Teks Pidato Tentang Sholat Sebagai Tiang Agama

Teks Pidato Tentang Sholat Sebagai Tiang Agama – Sholat adalah tonggak penopang agama. Ia ibarat tiang-tiang yang menjadi penguat. Tanpa adanya sholat sebagai tiangnya, maka agama seseorang akan hancur dan hilanglah kecintaannya kepada Islam. Pidato berikut ini, akan memberikan sebuah anjuran mengenai perilaku mengedepankan sholat, karena sholat adalah tiang agama.

Assalamualaikum wr. wb
Selamat pagi dan salam sejahtera bagi kita semua

Kepada yang terhormat Bapak Abdul Kadir, M. Pd selaku kepala SMAN 1 Kota Tua
Yang terhormat Ibu Sutiyah Sulastri, M. Pd selaku wakil kepala SMAN 1 Kota Tua
Yang terhormat bapak ibu dewan guru beserta seluruh staff
Dan teman – teman yang saya banggakan,

Pertama – tama marilah kita panjatkan rasa puji dan syukur kita kehadirat Allah SWT, Tuhan yang maha besar yang selalu memberikan kita nikmat sehat setiap harinya sehingga kita semua dapat berkumpul di dalam ruangan ini dalam keadaan sehat walafiat.

Selain itu, tidak lupa pula shawalat teriring salam kita sanjungkan kepada junjungan besar kita Nabi Muhammad SAW yang telah menyelamatkan kita dari panasnya api neraka. Semoga kita semua termasuk ke dalam golongan orang – orang yang akan diberikan syafaatnya di Hari Akhir kelak, Amin ya rabbal alamin.

Baca Juga:  Definisi, Ciri-ciri, dan Syarat Paragraf yang Baik

Pada kesempatan yang berbahagia ini saya akan menyampaikan sebuah pidato yang berjudul shalat sebagai tiang agama dalam rangka memperingati isra miraj Nabi Muhammad SAW. Semoga apa yang akan saya sampaikan ini dapat berguna bagi kita semua yang hadir di sini.

Hadirin yang berbahagia,

Diperintahkannya Nabi Muhammad SAW untuk melakukan perjalanan Isra Miraj adalah untuk menerima perintah ibadah Shalat bagi para umatnya. Sebegitu pentingnya ibadah ini hingga nabi Muhammad harus pergi ke langit ke tujuh bersama dengan Malaikat Jibril.

Tahukah kalian bahwa pada mulanya, Allah SWT memerintahkan kita untuk melaksanakan shalat selama 50 kali dalam sehari. Namun, akhirnya berkat Nabi Muhammad SAW kita mendapatkan keringanan untuk mengerjakan shalat selama 5 kali dalam sehari. Melaksanakan shalat selama 5 kali dalam sehari saja sangatlah berat bagi sebagian orang lain, bayangkan apabila kita diperintahkan untuk mengerjakan shalat selama 50 kali dalam sehari.

Hadirin yang berbahagia,

Ibadah shalat merupakan ibadah yang sangat penting dalam agama kita. Hukumnya adalah fardu ain, yaitu akan mendapatkan pahala bila dikerjakan dan mendapatkan dosa apabila ditinggalkan. Oleh karena hukumnya yang wajib, shalat diumpamakan sebagai tiangnya agama.

Baca Juga:  Contoh Teks Laporan Hasil Observasi Tentang Banjir

Apabila rumah atau bangunan tiada memiliki tiang, maka rumah atau bangunan tersebut akan runtuh. Begitu pula dengan agama, apabila seseorang yang mengaku beragama islam tidak melaksanakan ibadah shalat, maka agamanya akan runtuh.

Perintah mengerjakan shalat ini bahkan ada di dalam rukun islam yang ke dua, yaitu mengerjakan sholat lima waktu dalam sehari. Di mulai dari sholat Shubu, Dzuhur, Ashar, Maghrib, dan Isya. Apabila kita melakasanakan perintah shalat ini dengan sungguh – sungguh maka kita akan mendapatkan pahala yang sempurna dari Allah SWT.

Hadirin yang saya hormati,

Banyak sekali hikmah yang bisa kita dapatkan dari melaksanakan perintah shalat lima waktu, adapun hikmah melaksanakan perintah shalat lima waktu di antaranya adalah:

Mendekatkan diri dengan Allah SWT

Sholat merupakan sarana bagi kita untuk mendekatkan diri kepada Allah. Karena dengan sholat, seolah – olah kita berkomunikasi dengan pencipta kita. Oleh karena itu, sholat bisa membuat kita semakin dekat dengan Allah SWT.

Menjaga kesadaran dan pengendalian diri

Ibadah sholat akan membuat hati manusia selalu terpaut dengan Allah SWT, sehingga kita senantiasa dapat menjaga diri kita dari hawa nafsu yang dapat menjerumuskan kita dari perbuatan dosa.

Baca Juga:  Berbagai Contoh Kalimat Sinonim dan Antonim Lengkap

Mencegah perbuatan keji dan munkar

Dengan menyadari bahwa Allah SWT adalah Tuhan Yang Maha Kuasa dan manusia sebagai hamba yang lemah di hadapannya, akan membuat kita selalu terjaga dan terhindar dari perbuatan keji dan munkar.

Sebagaimana firman Allah SWT, “ Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al Kitab (Al Quran) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan- perbuatan) keji dan mungkar… “ ( QS.Al Ankabut 45 ).

Menanamkan perilaku disiplin diri terhadap waktu

Allah SWT memerintahkan kita untuk sholat di waktu – waktu tertentu. Hal ini akan membuat kita disiplin dalam kehidupan kita, sehingga perilaku disiplin tersebut akan menjadi kebiasan hidup kita.

Hadirin yang berbahagia,

Sebenarnya masih banyak sekali hikmah dan manfaat sholat lima waktu yang bisa kita dapatkan. Oleh karena itulah, sebagai hamba Allah SWT, hendaknya kita mengerjakan sholat lima waktu agar kita mendapat pahala dan terhindar dari api neraka.

Sampai di sini apa yang dapat saya sampaikan, mohon maaf apabila ada kesalahan dalam penyampaiannya dan terimakasih atas perhatiannya.

Saya akhiri
Wabilahitaufik walhidyah wassalamualaikum wr. wb.