Penjelasan Unsur Ekstrinsik Cerpen (Lengkap)

Penjelasan Unsur Ekstrinsik Cerpen – Pada artikel lalu kita telah membahas tentang pengertian cerpen dan unsur instrinsik dalam cerpen. Masih berkaitan dengan pembahasan pada artikel sebelumnya, kali ini kita akan mempelajari tentang cerpen dan unsur ekstrinsik dalam cerpen. Jika kita memahami bahwa unsur intrinsik cerpen terdiri dari tema, alur / plot, penokohan / perwatakan, latar, sudut pandang, amanat, dan gaya penceritaan, maka pada unsur ekstrinsik cerpen kita akan membahas tentang latar belakang masyarakat, latar belakang, penulis, dan nilai-nilai yang terkandung dalam cerpen.

Sebelum lebih jauh membahas tentang unsur ekstrinsik cerpen, sebaiknya kita mengulas terlebih dahulu tentang definisi cerpen. Cerpen adalah sebuah jenis karya sastra yang menjelaskan tentang bentuk tuliusan yang diwujudkan sebagai sebuah cerita / kisah pendek secara padat dan ringkas. Cerpen adalah karangan pendek yang berbentuk prosa. Kosasih dkk mengatakan bahwa (2004:431) dalam cerpen dipisahkan sepenggal kehidupan tokoh, yang penuh pertikaian, peristiwa yang mengharukan atau menyenangkan, dan mengandung kesan yang tidak mudah dilupakan. Cerpen juga bisa dikatakan sebagai sebuah prosa fiksi yang berisikan tentang kisah yang pusat perhatiannya terdapat pada konflik / masalah. Dengan kata lain, cerpen adalah sebuah cerita pendek yang memuat satu konflik dalam alur ceritanya.

Baca Juga:  Contoh Pidato Singkat Tentang Kesehatan Terbaru

Dalam cerita pendek (cerpen), terdapat dua macam unsur yang menjadi kesatuan di dalamnya yakni unsur instriksik dan unsur ekstrinsik. Pada bahasan kali ini kita akan mempelajari secara intensif tentang unsur ekstrinsik cerpen. Pembahasannya sebagai berikut!

Unsur ekstrinsik cerpen dibagi menjadi tiga, yaitu :

1. Latar Belakang Mansyarakat

Unsur latar belakang masyarakat merupakan hal- hal yang terdiri dari faktor-faktor yang terdapat dalam lingkungan masyarakat yang ikut mempengaruhi penulis dalam menuliskan cerita pendeknya. Aspek kultural dalam lingkungan masyarakat sangat mungkin mempengaruhi penulis dalam menulis cerpen. Berikut ini adalah beberapa hal yang mempengaruhi penulis dalam menulis cerpennya!

– Ideologi Suatu Negara

Setiap negara pasti memiliki ideologi tertentu dalam pandangan politiknya. Dalam aspek kepenulisan, merupakan hal yang wajar apabila seorang penulis cerpen pada hasil karyanya sedikit banyak memuat ideologi negaranya. Oleh karena itu, ideologi tertentu dalam sebuah negara dimana penulis berasal sangat berpengaruh terhadap hasil karya dari penulis cerpen.

– Kondisi Politik

Kondisi politik dalam sebuah wilayah negara berpengaruh pada hasil karya cerepn yang ditulis oleh penulis. Misalnya dalam sebuah negara sedang terjadi pergolakan politik, seorang penulis sangat mungkin terpengaruh oleh pergolakan politik yang terjadi di negaranya dalam menuliskan hasil karyanya.

Baca Juga:  Perbedaan Teks Laporan dan Teks Deskripsi dalam Bahasa Indonesia

– Kondisi Ekonomi

Kodisi perekonomian secara global di suatu negara yang ditinggali oleh penulis juga sangat mempengaruhi hasil karya sastra dalam hal ini cerpen yang dituliskan oleh penulis. Misalnya sedang terjadi krisis besar di negara penulis, tentu sedikit banyak penulis akan terpengaruh dengan krisis ekonomi yang sedang melanda negerinya dalam menuliskan karya sastranya.

– Kondisi Sosial

Selain faktor-faktor di atas, kondisi sosial juga sangat mungkin mempengaruhi penulis dalam penulisan karya sastranya.

2. Latar Belakang Penulis

Latar belakang penulis sangat berkaitan erat dengan diri penulis itu sendiri yang mempengaruhinya dalam menuliskan cerpennya. Latar belakang penulis ini dapat dibagi menjadi beberapa faktor, diantaranya adalah:

– Riwayat Hidup Penulis

Riwayat hidup penulis berkaitan dengan rekam jejak atau perjalanan hidup penulis yang membuahkan pengalaman serta prinsip tertentu dalam hidupnya yang mempengaruhi karya yang dibuatnya. Faktor ini seringkali mempengaruhi penulis untuk membuahkan karakteristik tertentu hasil tulisan karya sastranya

– Kondisi Psikologis

Kondisi psikologis berkaitan dengan psikologi penulis dalam menuliskan cerpennya. Misalnya, jika penulis sedang merasakan kegelisahan yang begitu dalam, hal ini sedikit banyak akan tergambarkan dengan jelas melalui karya sastra yang dibuatnya.

Baca Juga:  Pengertian, Cara Kerja Enzim, Fungsi, dan Sifat Enzim

– Aliran Sastra Penulis

Aliran Sastra merupakan ideologi tertentu yang dianut penulis. Hal ini tentu akan berpengarug pada karya sastra yang dibuatnya. Misalnya penulis merupakan seorang tokoh pergerakan muslim moderat, sedikit banyak penulis akan terpengaruh dengan ideologinya dalam menuliskan karya sastra.

3. Nilai-Nilai yang Terkandung dalam Cerpen

– Nilai Agama

Nilai agama berkaitan dengan norma yang dianut oleh penulis yang tentu saja akan berpengaruh pada hasil karya sastra yang ditulis.

– Nilai Sosial

Nilai Sosial adalah nilai-nilai yang berada dalam lingkungan penulis. Hal ini tentu sangat berpengaruh terhadap karya sastra yang dituliskannya.

– Nilai Moral

Nilai moral adalah suatu nilai yang termuat di dalam sebuah cerita pendek yang berkaitan erat dengan norma dan etika dalam kultur masyarakat. Nilai moral dibagi menjadi dua jenis yakni nilai yang baik dan nilai yang buruk.

Demikian penjelasan dan uraian tentang materi unsur ekstrinsik cerpen. Mudah-mudahan dapat menjadi sarana pembelajaran yang baik. Semoga bermanfaat dan selamat belajar!

http://www.berpendidikan.com/2015/05/unsur-ekstrinsik-cerpen-pengertian-dan-macamnya.html