Penjelasan Sistem Pernapasan pada Ikan Secara Detail

Penjelasan Sistem Pernapasan pada Ikan Secara Detail – Hidup di air membuat ikan memiliki sistem pernapasan yang berbeda dengan hewan daratan lainnya. Respirasi merupakan suatu aktivitas fisiologis yang sangat penting bagi makhluk hidup, mengingat melalui reaksi ini akan dihasilkan sejumlah energi untuk memenuhi proses metabolisme lainnya di dalam tubuh. Kadar oksigen di perairan tidak sebebas seperti di daratan. Oksigen di lingkungan perairan terikat dengan senyawa H2O (air). Dengan demikian, membutuhkan organ respirasi yang tepat untuk mengikat oksigen terlarut. Berikut uraian mengenai sistem pernapasan ikan.

SISTEM PERNAPASAN IKAN

Setiap makhluk hidup akan melakukan adaptasi terhadap lingkungan kehidupannya. Habitat ikan ialah perairan, dan menurut sejarah evolusi perairan ialah habitat pertama kali terbentuknya kehidupan. Sama seperti organisme lainnya, ikan harus memenuhi kebutuhan energi untuk melakukan metabolisme di dalam tubuh. Ikan merupakan kelompok organisme aerob yaitu organisme yang menggunakan oksigen untuk proses pembentukan energi (respirasi aerob).

Hidup diperairan memberikan keuntungan dan kerugian bagi biota yang hidup di dalamnya. Termasuk ikan. Keuntungan yang diperoleh ialah lingkungan berair sehingga tubuh senantiasa lembab. Namun, kerugiannya ialah suplai oksigen sangat terbatas. Udara mengandung 21% senyawa oksigen, dan kandungan oksigen di air jauh lebih rendah dibanding udara. Semakin hangat atau semakin asin suatu perairan maka kandungan oksigennya akan semakin sedikit. Oleh karena itu, ikan dan beberapa invertebrata perairan lainnya memiliki alat respirasi khusus yang mampu mengikat oksigen terlarut yaitu insang.

Baca Juga:  5 Tahap Pengolahan Informasi Geografi

ORGAN PERNAPASAN IKAN

1. Mulut

Pada ikan, mulut turut membantu dalam proses pernapasan. Tidak seperti vertebrata daratan, dimana udara akan masuk melalui hidung dan mengalami beberapa tahap penyaringan, sistem pernapasan ikan bertujuan untuk mengikat oksigen yang terikat dalam air. Jika anda pernah mengamati gerakan mulut ikan yang menyembul-nyembulkan mulut maju ke depan dan masuk kembali, itu adalah gerakan memompa air agar masuk ke dalam rongga mulut. Gerakan memompa yang dilakukan oleh mulut, selain untuk memasukkan air juga untuk memasukkan makanan (pada ikan herbivora). Sementara pada ikan predator seperti hiu, air akan masuk seiring dengan bukaan mulut.

2. Faring

Faring merupakan saluran pendek setelah mulut, dan merupakan perantara insang dengan rongga mulut. Faring akan meneruskan partikel makanan masuk ke esofagus, dan partikel bukan makanan akan dialihkan masuk ke dalam insang. Dengan demikian, kelebihan air yang masuk akan dialirkan masuk ke dalam insang.

Baca Juga:  Pengertian dan Contoh Majas Repetisi dalam Kalimat

3. Insang

Insang merupakan organ respirasi yang sesungguhnya pada ikan. Sama seperti manusia yang memiliki paru – paru, ikan memiliki insang dimana tempat pengikatan oksigen, pertukaran gas, dan pembuangan karbondioksida terjadi. Insang merupakan organ respirasi yang paling cocok bagi organisme yang hdup di perairan seperti ikan. Insang tersusun atas ratusan filamen yang mana memiliki pelekukan yang disebut lamella yang mengandung kapiler. Dengan demikian pertukaran gas terjadi di lamella insang. Jumlah komponen ini sangat bervariasi pada jenis ikan. Kelompok ikan bertulang sejati memiliki empat lengkung insang yang tiap lengkung insang memiliki jutaan filamen dengan pelekukan lamella. Adanya lamella membuat luas penampang pertukaran gas akan semakin luas.

Operkulum merupakan penutup insang yang strukturnya mirip dengan mulut. Kelompok ikan bertulang sejati seperti ikan mas memiliki operkulum. Sehingga insangtidak terlihat dari luar. Namun pada kelompok ikan bertulang rawan seperti hiu dan pari, tidak memiliki operkulum. Oleh karenanya kita dapat melihat celah insang yang terlihat dari sisi tubuh kelompok ikan tersebut. Keberadaan operkulum pada ikan bertulang sejati membantu proses pernapasan. Hal ini terkait dengan gerakan pemompaan yang dilakukan oleh mulut. Ketika mulut membuka, maka operkulum akan menutup. Hal ini akan memaksimalkan aliran air di insang. Dan begitu sebaliknya, ketika mulut menutup maka operkulum akan membuka, membuang limbah metabolisme berupa karbondioksida dan kelebihan garam.

Baca Juga:  Pengertian, Cara Kerja Enzim, Fungsi, dan Sifat Enzim

Mekanisme Lawan Arus (Countercurrent exchange)

Konsentrasi oksigen terlarut dalam air sangat sedikit. dengan demikian diperlukan adaptasi fisiologis untuk mengatasi hal ini. mekanisme pertukaran gas dengan arus yang berlawanan ialah cara untuk memaksimalkan pengikatan oksigen terlarut dalam air. mekanisme ini dilakukan yaitu terjadi perlawanan arus air dengan aliran darah di pembuluh kapiler lamella insang.

Darah yang mengalir di kapiler insang memiliki arus yang berlawanan dengan air yang masuk melewati insang. Dengan cara ini akan terjadi difusi antara oksigen dan karbondioksida. Oksigen yang terlarut dalam air akan berdifusi secara maksimal masuk ke dalam kapiler insang. Sementara karbondioksida akan dilepaskan dari kapiler ke luar insang bersama air. Dengan demikian, ikan dapat memenuhi kebutuhan akan oksigen di dalam tubuh.

Selain berfungsi sebagai organ pernapasan, insang ikan juga berfungsi sebagai organ ekskresi yang mengeluarkan limbah metabolisme berupa kelebihan garam, karbondioksida, dan buangan protein (ammoniak).

Sumber : http://www.earthlife.net/fish/gills.html