Pengertian Prinsip Ekonomi, Contoh, dan Ciri-Cirinya

Pengertian Prinsip Ekonomi, Contoh, dan Ciri-Cirinya – Dalam usaha pemenuhan kebutuhan hidupnya, manusia melakukan tindakan ekonomi dengan cara memilih beberapa pilihan yang paling menguntungkan bagi mereka. Tindakan – tindakan yang diambil tersebut harus dipilih dan disusun skala prioritasnya, seperti mana kebutuhan yang harus didahulukan dan kebutuhan mana yang dapat ditunda. Kegiatan menyusun skala prioritas ini harus didasari oleh tindakan rasional.

Tindakan rasional adalah tindakan yang dilakukan dengan cara membandingkan antara seberapa besar jumlah pengorbanan dengan seberapa besar jumlah hasil yang kemungkinan diperoleh. Jika dalam pelakanaan kegiatan ekonomi, jumlah pengorbanan ternyata lebih besar daripada jumlah hasil yang diperoleh maka kegiatan ekonomi tersebut adalah tindakan ekonomi yang tidak rasional. Sebaliknya, jika jumlah besaran hasil yang diperoleh lebih besar dari pada jumlah pengorbanan yang dikeluarkan, maka kegiatan ekonomi ini disebut dengan kegiatan ekonomi rasional.

Tindakan – tindakan rasional yang dilakukan oleh manusia dalam kegiatan ekonomi pada umumnya didasari oleh pilihan-pilihan tertentu. Manusia mengharapkan hasil atau tujuan yang maksimal dengan pengorbanan tertentu yang disebut dengan prinsip ekonomi. Jadi, prinsip ekonomi adalah pertimbangan – pertimbangan yang disertai dengan pengorbanan tertentu demi hasil yang maksimal.

Baca Juga:  Fungsi dan Mekanisme Kerja Otot

Pelaksanaan prinsip ekonomi memiliki hubungan yang kuat dengan tindakan memilih. Dalam memenuhi kebutuhan hidupnya, manusia memerlukan prinsip – prinsip ekonomi dengan cara menentukan pilihan dan pertimbangan yang disusun berdasarkan urutan yang paling mendesak, kurang mendesak, hingga tidak mendesak.

Jenis Prinsip Ekonomi dan Contohnya

Prinsip ekonomi berlaku bagi setiap manusia. Penerapan prinsip ekonomi ini dilakukan dalam beberapa contoh kegiatan ekonomi, seperti kegiatan konsumsi (konsumen), kegiatan produksi (produsen), dan kegiatan distribusi (distributor).

1. Prinsip Ekonomi Konsumen

Konsumen adalah orang yang mengkonsumsi barang atau jasa. Sebagai seorang konsumen, ada beberapa prinsip ekonomi konsumen yang dilakukan dengan memperhatikan hal beriktu ini:

a. Menyusun kebutuhan dengan menggunakan skala prioritas.

b. Mempertimbangkan kemampuan daya beli.

c. Memperhatikan manfaat atau nilai – nilai suatu barang atau jasa, dengan cara membandingkan pengorbanan dan hasil yang akan diperoleh.

Contohya, Andi akhirnya memutuskan untuk tidak membeli seragam sekolah baru karena dia masih bisa memakai seragam lamanya, dan memilih untuk membeli sepatu.

2. Prinsip Ekonomi Produsen

Produsen adalah seseorang yang menghasilkan barang atau jasa. Sebagai seorang produsen ada beberapa prisnsip – prinsip ekonomi yang harus mereka pertimbangkan, seperti berikut ini:

Baca Juga:  Materi Tenses: Past Perfect Continuous

a. Menggunakan bahan baku yang murah untuk menghasilkan produk yang berkualitas.

b. Menganalisis dan mempelajari kebutuhan pasar.

c. Memproduksi barang atau jasa sesuai dengan keinginan/selera konsumen.

d. Menawarkan barang atau jasa dengan harga yang bersaing.

e. Menentukan lokasi pabrik yang strategis.

f. Mengusahakan manfaat atau laba yang besar.

Contohnya adalah:

Misalnya, seorang produsen tempe akan mempertimbangkan untuk menggunakan kedelai dengan harga murah, namun kulitasnya baik. Dengan melihat kebutuhan pasar, mereka bisa membuat tempe dengan berbagai macam varian.

3. Prinsip Ekonomi Distributor/Pedagang

Distributor adalah pihak yang menyalurkan barang atau jasa. Sebagai seorang distributor, berikut ini adalah hal – hal yang bisa dipertimbangkan:

a. Barang atau jasa yang ditawaran harus sesuai dengan kebutuhan dan selera masyarakat.

b. Menyesuaikan alat distribusi dengan karakteristik barang.

c. Mengambil barang secara langsung dari produsen agar mendapatkan harga yang lebih murah.

Contohnya adalah seorang pedagang akan melihat kebutuhan pasar tentang barang atau jasa yang akan dia jual, kemudian dia akan mengambil barang dari produsen untuk mendapatkan harga yang murah.

Baca Juga:  Pengertian, Macam-Macam Alur, dan Contohnya

Berdasarkan penjelasan – penjelasan yang telah diuraikan di atas mengenai prinsip ekonomi, dapat kita simpulkan bahwa ada beberapa ciri – ciri yang dimiliki oleh seseorang yang menerapkan prinsip ekonomi dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Adapun ciri – ciri nya adalah sebagai berikut:

1. Rasional

Seseorang yang menerapkan prinsip ekonomi selalu bersikap rasional dalam menentukan prioritasnya, bukan berdasarkan hawa nafsu dan emosi saat memilih barang atau jasa yang mereka inginkan.

2. Bertindak ekonomis

Seseorang yang menerapkan prinsip ekonomi akan bertindak ekonomis. Mereka akan melakukan perhitungan yang cermat sebelum memutuskan barang atau jasa apa yang harus mereka penuhi.

3. Bersikap hemat

Seseorang yang menerapkan prinsip ekonomi akan berusaha untuk hidup hemat. Mereka akan menghindari pemborosan – pemborosan dengan membeli barang – barang yang mereka butuhkan saja.

4. Membuat skala prioritas

Seseorang yang menerapkan prinsip ekonomi akan menyusun skala prioritas dalam menentukan kebutuhan yang akan mereka penuhi.

5. Bertindak dengan prinsip cost and benefit

Seseorang yang menerapkan prinsip ekonomi akan melakukan kegiatan ekonomi dengan mempertimbangkan seberapa besar biaya yang dikeluarkan dan apa manfaat yang diterima dari kegiatan tersebut.