Pengertian & Peranan Virus dalam Kehidupan Manusia

Pengertian & Peranan Virus Dalam Kehidupan Manusia – Penemuan virus bermula dari ketertarikan seorang ilmuwan jerman bernama Adolf Meyer yang meneliti penyebab penyakit mozaik pada tanaman tembakau. Adolf Meyer menemukan fakta bahwa patogen yang menyebabkan penyakit mozaik merupakan lebih kecil dari bakteri. Pernyataan ini dinyatakan dikarenan patogen tersebut dapat lolos dari saringan bakteri. Penemuan Meyer kemudian mengundang ilmuwan lainnya untuk lebih dalam meneliti tentang patogen tersebut. Hingga pada tahun 1935 seorang ilmuwan Amerika Wendell Stanley berhasil mengkristalkan patogen tersebut yang diketahui sebagai virus.

Virus berasal dari kata virion yang berarti racun. Dinamakan demikian karena partikel ini memiliki aktivitas yang dapat merusak organisme. Virus tidak dapat digolongkan sebagai organisme (makhluk hidup) karena struktur tubuhnya yang bukan sel (acellular). Namun, virus memiliki materi genetik yang mengandung asam nukleat dan mampu mengendalikan organisme lain. Dengan materi gentik yang dimilikinya inilah, virus berkemampuan untuk menginfeksi organisme hidup. Dan para ahli kemudian menyebut virus sebagai metaorganisme atau organisme peralihan yang memiliki sifat menginfeksi dan juga dapat dikristalkan (nonaktif).

Penemuan virus tentu menjadi wawasan bagi perkembangan ilmu pengetahuan. Dengan mempelajari karakteristik virus, banyak hal yang diketahui mengenai peranan yang dapat dilakukan oleh virus dalam kehidupan manusia. Virus diketahui sebagai penyebab beberapa penyakit menular, namun tak hanya itu ternyata virus pula dapat berperan dalam beberapa hal yang dapat bermanfaat bagi kehidupan manusia. Berikut urainnya!

Pembuatan Vaksin

Vaksin merupakan jenis bakteri atau virus patogen yang telah dihilangkan kemampuan untuk menginfeksinya. Penemuan vaksin pertama kali ialah oleh edward jenner yakni membuat vaksin cacar. Pembuatan vaksin dengan virus yakni dengan menghilangkan materi genetiknya virus patogen tersebut. Virus tanpa materi genetik ibarat kapsul kosong yang tidak membahayakan jika masuk ke dalam tubuh. Vaksin akan dimasukkan ke dalam tubuh guna membentuk kekebalan aktif buatan. Sehingga apabila tubuh diserang oleh virus serupa, misal setelah divaksin polio tubuh akan membentuk antibodi untuk melawan virus polio. Dengan demikian jika tubuh benar – benar diserang oleh virus polio maka tubuh telah memiliki benteng pertahanan untuk virus tersebut. Pembuatan vaksin memerlukan waktu sekitar 10 – 20 tahun dengan beribu kali percobaan. Masih banyak penyakit – penyakit yang disebabkan oleh virus yang belum dapat ditemukan vaksinnya seperti penyakit hiv. Sementara itu beberapa vaksin yang telah ditemukan yaitu vaksin meningitis untuk mencegah meningitis, vaksin polio untuk polio, dan lainnya.

Baca Juga:  Dampak Positif dan Negatif Perdagangan Internasional

Agen Mutasi

Kemampuan menginfeksi organisme hidup yang dimiliki oleh virus dimanfatkan sebagai agen untuk mengubah susunan genetik suatu organisme. Teknik ini diterapkan pada bidang rekayasa genetik. Sebelumnya, materi genetik virus terlebih dahulu dibuang dan digantikan dengan materi genetik yang diinginkan. Misalnya dalam pembuatan antitoksin untuk melawan penyakit tertentu. Gen antitoksin dari manusia diambil dan dimasukkan ke dalam virus lisogenik. Kemudian virus jenis ini difungsikan untuk menginfeksi bakteri yang telah dipilih misal koloni bakteri E. coli. Kemudian virus akan menginfeksi bakteri dengan memasukkan gen antitoksin manusia yang akan bergabung dengan gen bakteri. Dengan demikian bakteri mengalami perubahan susunan gen. Adanya gen antitoksin yang diinjeksikan oleh virus, bakteri ini akan menghasilkan senyawa antitoksin, ketika bakteri bereproduksi maka akan menghasilkan bakteri – bakteri yang memiliki gen mutan yang mampu menghasilkan senyawa antitoksin. Contoh lainnya ialah dalam pembuatan hormon insulin. Selain contoh diatas, virus juga dapat digunakan sebagai agen untuk memutasikan bakteri patogen sehingga mengalami kemampuan untuk menginfeksi.

Baca Juga:  5 Perbedaan Prosa lama dengan Prosa Baru

Patogen Penyakit

Yang diterangkan pada poin pertama dan kedua merupakan peranan positif virus dalam kehidupan manusia. Virus pertama kali dikenal sebagai partikel yang menyebabkan kerusakan, penyakit pada tubuh organisme. Berbagai penyakit yang disebabkan oleh virus yaitu:

1.AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrom) – HIV Virus

Merupakan penyakit penurunan daya tahan tubuh yang disebabkan oleh serangan virus HIV (Human immunodeficiency syndrom). Virus ini menyerang sistem kekebalan tubuh (sel darah putih) sehingga dengan terserang virus ini sistem pertahanan tubuh akan lumpuh total yang menyebabkan munculkan penyakit kronik lainnya akibat tubuh tidak mampu lagi melumpuhkn patogen. Sampai saat ini belum ditemukan vaksin untuk penyakit ini. Penyakit ini dapat ditularkan melalui kontak darah dengan penderita seperti melakukan hubungan seks dengan penderita HIV, transfusi darah, menggunakan jarum suntik yang sama dengan penderita, hubungan prenatal (janin – ibu).

2. Cacar – Virus Cacar

Disebabkan oleh virus cacar yang ditularkan oleh cairan tubuh penderita. Penyakit ini menyebabkan penderita akan mengalami demam, muncul bintik – bintik bening berair. Tubuh akan langsung membentuk kekebalan aktif alami setelah terserang virus ini.

3. Ebola – Virus Ebola

Ebola merupakan penyakit yang menyerang sistem saraf dan sistem pertahanan. Penyakit ini disebabkan oleh virus ebola yang ditularkan dari cairan tubuh penderita.

Baca Juga:  Pengertian dan 3 Contoh Surat Keterangan Karyawan

4. Gondong – Mumps Virus

Gondong merupakan penyakit yang menyerang kelenjar ludah di dekat telinga. Penyakit ini disebabkan oleh virus mumps yang menyerang kelenjar ludah sehingga menjadi bengkak.

5. Hepatitis – Virus Hepatitis

Hepatitis merupakan penyakit yang menyerang organ hati disebabkan oleh virus hepatitis. Gejala dari penyakit ini akan menyebabkan hati membengkak, bocornya kantung empedu sehingga membuat cairan empedu perembes pada pembuluh darah yang menyebabkan warna pembuluh darah menjadi kuning.

7. Herpes – Virus Herpes Simplex

Herpes merupakan penyakit yang menyerang membran mukusa atau kulit pada mulut, alat kelamin atau kulit lainnya. Penderita akan memunculkan bintik – bintik kemerahan. Penyakit ini disebabkan oleh virus herpes yang dapat ditularkan melalui seks atau kontak dengan penderita.

8. Influenza – Virus Influenza

Flu disebabkan oleh virus influenza. Penyakit ini menular melalui media udara dengan sangat cepat. Belum ditemukan vaksin influenza, meski virus ini menyerang tubuh berkali – kali namun tubuh tidak mampu membuat antibodi yang dapat menolak serangan kembali dari virus yang sama. Pasalnya virus influenza mudah sekali bermutasi menjadi jenis baru.

9. Kanker – Human Papiloma Virus

Virus yang menyebabkan kanker ialah jenis papiloma. Contoh kanker kulit yang disebabkan oleh human papiloma virus yang bermula dari kutil kemudian terjadi pertumbuhan yang tidak terkendali sehingga terbentuk jaringan abnormal.

10. Polio – Polio Virus

Polio merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus polio. Virus ini menyerang sistem saraf sehingga menyebabkan kelumpuhan pada tulang anggota gerak. Penyakit ini dapat dicegah dengan memberikan vaksin polio pada saat perkembangan bayi.