Pengertian Nilai, Ciri Nilai Sosial, Jenis-Jenis, dan Contohnya

Pengertian Nilai, Ciri Nilai Sosial, Jenis-Jenis, dan Contohnya – Apakah yang dimaksud dengan Nilai Sosial ? Pengertian nilai sendiri adalah sebuah standar, kualitas, atau prinsip dasar yang dianggap berharga bagi sebagian orang. Oleh sebab itu, nilai sangat diharapkan dan diusahakan oleh sebagian besar orang yang menginginkannya. Sementara itu, sosial adalah suatu hal yang umum dilakukan oleh masyarakat.

Jadi, nilai sosial secara umum adalah kualitas sikap, perilaku, pemikiran, dan karakter yang dipandang baik oleh masyarakat sekitar. Oleh karena itu, nilai sosial ini patut untuk ditiru oleh khalayak umum karena sesuai dengan norma – norma sosial yang berlaku di dalam masyarakat.

Ciri-Ciri Nilai Sosial

Nilai – nilai sosial yang ada di masyarakat memiliki ciri – ciri yang dapat kita ketahui. Adapun ciri – ciri dari nilai sosial adalah sebagai berikut:

1. Nilai sosial diterapkan melalui proses interaksi antar sesama manusia yang dilakukan secara berkesinambungan .
2. Nila sosial ditanamkan melalui proses pemebelajaran di dalam kehidupan. Proses pembelajaran tersebut adalah sosialisasi, enkulturasi, dan difusi. Misalnya, nilai untuk menghargai sebuah persahabatan dipelajari dari pergaulan dengan teman, baik di sekolah maupun di luar sekolah
3. Nilai – nilai sosial dapat menjadi ukuran dari sebuah peraturan sosial yang turut mengarahkan individu untuk berperilaku yang baik. Contohnya, nilai sosial dalam menghargai antrean menjadi aturan yang harus dikuti sekaligus menjadi ukuran ketertiban seseorang.
4. Setiap kelompok masyarakat memiliki nilai – nilai sosial yang berbeda – beda, bergantung dengan kondisi sosial dan geografisnya. Contohnya masyarakat Jepang sangat menghargai budaya malu, sehingga mereka rela mengakhiri hidupnya daripada hidup menanggung malu. Hal ini berbanding terbalik dengan masyarakat Indonesia yang terkadang tidak memiliki rasa malu ketika berbuat salah.
5. Nilai sosila memiliki dampak yang berbeda-beda terhadap perilaku manusia. Misalnya, nilai yang menganggap uang adalah sumber kebahagian membuat manusia untuk mengumpulkan uang sebanyak – banyaknya.
6. Nilai sosial dapat mempengaruhi sikap individu dalam bermasyarakat. Contohnya, nilai – nilai yang lebih mengutamakan kebersamaan akan menghasilakan individu – individu yang memiliki tenggang rasa yang tinggi.

Baca Juga:  Definisi Stratifikasi Sosial Dan Proses Terbentuknya

Jenis – Jenis dan Contoh Nilai Sosial

Nilai – nilai sosial yang ada di dalam masyarakat terbagi ke dalam beberapa jenis. Seorang ahli yang bernama Notonegoro membagi nilai sosial menjadi tiga mcam, yaitu nilai material, vital, dan kerohaniaan.

1. Nilai material

Nilai material adalah segala hal yang dianggap berguna bagi kehidupan manusia. Contohnya adalah uang yang dianggap dapat membantu manusia memenuhi kebutuhan hidupnya.

2. Nilai vital

Nilai vital adalah semua hal yang dianggap berguna bagi manusia dalam melaksanakan aktivitas atau kegiatannya. Contohnya adalah kendaraan bermotor yang saat ini dianggap penting sebagai alat transportasi dan mobilitas manusia.

3. Nilai kerohanian

  • Nilai kerohanian adalah segala hal yang dianggap berguna bagi rohani manusia. Nilai kerohanian dapat diklasifikasikan ke dalam empat jenis, diantaranya adalah nilai kebenaran, keindahan, kebaikan, dan religius.
  • Nilai kebenaran (kenyataan), yaitu nilai yang berdasarkan pada unsur akal manusia. Contohnya seseorang yang dianggap bersalah, tetapi belum terbukti secara hukum masih memiliki hak untuk menjalani proses pengadilan.
  • Nilai keindahan, yaitu nilai yang berdasar pada perasaan manusia. Misalnya, lingkungan akan menjadi asri dan nyama apabila tidak ada sampah yang berserakan.
  • Nilai kebaikan, yaitu nilai yang berdasarkan kehendak atau kemauan manusia itu sendiri. Misalnya Budi mendonorkan darahnya untuk membantu orang yang membutuhkan.
  • Nilai religius, yaitu nilai – nial yang berdasarkan asas ketuhanan. Contohnya umat Islam mengakui bahwa Allah SWT adalah Tuhannya, umat Kristen mengakui Yesus Kristus adalah Tuhannya.
Baca Juga:  Definisi, Ciri, & Cara Membuat Ringkasan

Sementara itu, menurut Walter G. Everett, nilai – nilai sosial yang ada di dalam masyarakat terbagi ke dalam beberapa jenis. Adapun jenis – jenis nilai sosial menurut beliau adalah sebagai berikut:

1. Nilai-nilai ekonomis (economic values),
Nilai ekonomis adalah nilai – nilai yang berhubungan dengan sistem ekonomi. Nilai-nilai ini mencakup aktivitas jual beli dan juga mengikuti keadaan pasar.

2. Nilai-nilai rekreasi (recreation values),
Nilai rekreasi adalah nilai-nilai yang berhubungan dengan permainan – permainan di kala waktu luang. Nilai ini dianggap bisa memberikan kesenangan atau kesegaran pada jasmani dan rohani manusia.

3. Nilai-nilai perserikatan (association values),
Nilai perserikatan yaitu nilai – nilai yang berhubungan dengan perserikatan manusia, seperti persahabatan, kehidupan keluarga, kehidupan internasional.

4. Nilai-nilai kejasmanian (bodily values),
Nilai – nilai kejasmanian yaitu nilai yang meliputi pengetahuan dan pencarian akan suatu kebenaran.

Baca Juga:  Pengertian & 31 Contoh Kalimat Majemuk Rapatan

5. Nilai-nilai watak (character values)
Nilai watak yaitu nilai yang termasuk tantangan dalam hidup bersosialisasi di masyarakat, seperti nilai keadilan, tolong – menolong, kontrol diri, dan kecintaan akan kebenaran.