Pengertian & Macam-Macam Gerak Pada Tumbuhan

Pengertian & Macam-Macam Gerak Pada Tumbuhan – Salah satu cirri dari makhluk hidup ialah bergerak, tak terkecuali tumbuhan. Banyak yang mendefinisikan bergerak dengan berpindah tempat. Pengertian tersebut tidaklah sepenuhnya benar, lantaran bibit tanaman mangga yang kita tanam di depan rumah akan tetap berada di posisi yang sama sampai berbuah. Lantas bagaimana tumbuhan bergerak? Dan apakah tumbuhan benar – benar bergerak? Berikut ialah artikel lengkap yang mengupas secara tuntas perihal gerak tumbuhan.

Pengertian Gerak Tumbuhan

Gerak pada tumbuhan diartikan sebagai suatu perpindahan posisi atau kedudukan seluruh tubuh atau pada bagian tubuh tumbuhan. Jika kita membahas pergerakan pada tumbuhan, maka tidak tepat jika kita membandingkan dengan kelompok hewan yang memiliki alat gerak. Pada beberapa kelompok tumbuhan tingkat rendah, mereka mampu berpindah posisi maupun kedudukannya.

Sementara pada kelompok tumbuhan tingkat tinggi seperti tumbuhan berbiji, akan ditemukan hanya pada bagian tubuh tumbuhan. Pergerakan tubuh disebabkan oleh adanya rangsangan baik dari luar maupun dari dalam. Pergerakannya (seluruh tubuh maupun bagian tertentu dari tumbuhan) ini dapat mendekati atau menjauhi arah datangnya rangsang.

Macam – Macam Gerak Pada Tumbuhan

Adapun macam gerak pada tumbuhan berdasarkan arah rangsang dan gerak tubuh dapat dibedakan menjadi:

1. Gerak Endonom

Baca Juga:  Pengertian dan 21 Contoh Kalimat Deskripsi

Gerak endonom merupakan gerak tumbuhan yang berasal dari dalam tubuh. Maksudnya gerakan ini berasal dari rangsangan di dalam tubuh. Gerakan ini dipengaruhi oleh kadar air maka disebut juga gerak hidroskopis. Contoh gerakan ini ialah memecahnya biji tanaman kacang – kacangan atau pecahnya kotak spora yang disebabkan oleh berkurangnya kadar air sehingga menyebabkan kotak atau bungkusnya pecah. Dengan demikian, biji ataupun spora akan keluar dari dalam kotak spora.

2. Gerak Eksonom

Gerakan eksonom atau esionom ialah gerakan tumbuhan yang rangsangnya berasal dari luar tubuh tumbuhan. Gerakan ini dapat berupa gerakan seluruh tubuh atau hanya bagian dari tubuh tumbuhan. Berdasarkan gerakannya, gerakan eksionom dibedakan menjadi:

a. Taksis

Ialah gerakan seluruh tubuh tumbuhan mendekati atau menjauhi sumber rangsang. Artinya dalam gerakan ini seluruh tubuh tumbuhan bergerak “pindah”, baik mendekati ataupun menjauhi sumber rangsang. Berdasarkan jenis rangsang yang datang, gerakan taksis dibedakan menjadi:

a.1. Fototaksis

Ialah gerakan taksis yang dipengaruhi oleh rangsang cahaya. Contoh dari gerakan fototaksis ialah gerakan Euglena sp, yang mendekati sumber cahaya datang.

a.2. Kemotaksis

Adalah gerakan taksis yang dipengaruhi oleh rangsang senyawa kimia. Contoh gerakan ini ditunjukkan oleh sperma lumut atau tumbuhan paku atau spora yang jatuh di kepala putih. Kemudian bergerak mencari ovum dengan dipandu oleh senyawa kimia dari ovum.

Baca Juga:  Jalannya Perang Dunia 2 dan Negara yang Terlibat Perang Dunia 2

b. Tropisme

Merupakan gerakan sebagian tubuh tumbuhan yang arahnya dipengaruhi oleh rangsang. Berbeda dengan taksis, gerakan tropisme hanya dilakukan oleh bagian tubuh saja. Jika gerakannya mendekati sumber rangsang maka disebut tropisme positif, sementara jika sebaliknya maka disebut tropisme negatif. Berdasarkan jenis rangsangnya, gerakan tropisme dibedakan menjadi:

b.1. Fototropisme

Fototropisme merupakan gerakan tumbuhan yang dipengaruhi oleh rangsang cahaya. Fototropisme positif ditunjukkan oleh gerakan ujung batang yang selalu mendekati arah datangnya cahaya, sementara fototropisme negatif ditujukkan oleh arah gerakan akar yang selalu menjauhi sumber cahaya.

b.2. Geotropisme

Geotropisme ialah gerakan tropisme yang disebabkan oleh rangsang gravitasi bumi. Geotropisme positif ditujukkan oleh arah gerakan tumbuh akar yang selalu mendekati sumber gravitasi, sebaliknya gerakan ujung batang yang selalu menjauhi gravitasi disebut geotropisme negatif.

b.3. Hidrotropisme

Hidro berarti air. Oleh karenanya, hidrotropisme merupakan gerakan yang dipengaruhi oleh air. Hidrotropisme positif ditunjukkan oleh gerakan akar yang selalu mendekati sumber air yang biasanya searah dengan gravitasi.

b.4. Tigmotropisme

Tigmotropisme ialah gerakan tropisme yang dipengaruhi oleh rangsang sentuhan. Gerakan ini ditunjukkan pada tumbuhan sulur atau merambat. Tumbuhan tersebut selalu mendekati atau melilit bagian yang menyentuhnya. Misalnya pada kacang – kacangan, daun sirih, anggur, timun, dan lainnya.

Baca Juga:  Pengertian, Ciri-Ciri Zaman Paleolitikum, Hasil Kebudayaan, dan Manusia Pendukung

c. Nasti

Berbeda dengan kedua jenis gerakan sebelumnya, gerakan nasti tidak dipengaruhi oleh arah datangnya rangsang. Gerakan ini adalah gerak sebagian tubuh tumbuhan terhadap suatu rangsang. Berdasarkan jenis rangsangannya, gerakan nasty dibedakan menjadi:

c.1. Termonasti

Termonasti merupakan gerakan nasti yang dipengaruhi oleh rangsangan suhu. Gerakan ini ditunjukkan pada bunga tulip yang mekar ketika musim semi tiba di Belanda.

c.2. Niktinasti

Niktinasti atau disebut juga gerakan tidur. Hal ini dikarenakan gerakan ini terjadi ketika adanya rangsang cahaya gelap. Fenomena ini terjadi pada suku pete – petean, dimana daun- daun akan menutup ketika senja datang. Sehingga seolah – seolah tumbuhan tersebut tertidur.

c.3. Fotonasti

Yakni gerakan nasti yang dipengaruhi oleh rangsangan cahaya. Contoh gerakan ini ditunjukkan oleh mekarnya bunga pukul 4 sore yang disebabkan oleh rangsangan cahaya pada jam – jam tersebut.

c.4. Seismonasti

Seismonasti adalah gerakan tubuh tumbuhan yang disebabkan oleh rangsang sentuhan. Contohnya ialah menguncupnya daun putri malu ketika mendapat sentuhan.

Demikian penjelasan mengenai gerakan pada tumbuhan. Dengan demikian, jelaslah sudah bahwa tumbuhan juga melakukan pergerakan yang juga menjadi salah satu cirri makhluk hidup. Sekian, semoga bermanfaat.