Pengertian Kerangka Karangan dan Manfaatnya

Pengertian Kerangka Karangan dan Manfaatnya – Kerangka karangan atau outline tentunya sudah tidak asing lagi kita dengar. Namun, apakah Anda sudah mengatahui apakah yang dimaksud dengan kerangka karangan tersebut ? Kemudian apakah manfaatnya ? Nah, artikel kali ini akan membahas segala hal mengenai kerangka karangan. Baiklah, mari kita mulai pembahasan mengenai kerangka karangan ini.

Pengertian Kerangka Karangan

Apakah yang dimaksud dengan kerangka karangan ? Apabila dilihat dari arti katanya, kerangka adalah susunan, rencana, atau rancangan awal. Sedangkan karangan adalah tulisan. Jadi, kerangka karangan adalah suatu rencana atau rancangan awal karangan yang merupakan kumpulan topik – topik yang akan dikembangkan. Topik – topik tersebut disusun secara urut, dimulai dari topik yang penting terlebih dahulu atau topik yang umum ke topik – topik khusus.

Selain itu, kerangka karangan juga mengandung rencana kerja untuk mengembangkan suatu topik. Kerangka karangan memastikan topik – topik tersebut tersusun secara teratur dan logis. Kerangka karangan juga memungkinkan penulis untuk membedakan topik – topik utama dan topik – topik penjelasnya.

Sebuah kerangka karangan tidak bisa dijadikan sebagai panutan yang kaku. Namun, kerangka karagan bisa mengalami perubahan – perubahan, seperti penambahan maupun pengurangan topik sehinga menjadi suatu kerangka karangan yang sempurna.

Baca Juga:  Pengertian, Contoh Kata Depan, dan Fungsinya

Kerangka karangan dapat dibuat menjadi seperti catatan – catatan yang sederhana, tetapi bisa juga dibaut mendetail dan disusun dengan cermat.

Berdasarkan pembahasan di atas, Singkatnya, kerangka karangan dapat diartikan sebagai suatu perencanaan kerja yang mengandung garis besar dari karangan yang akan dibuat.

Manfaat Kerangka Karangan

Membuat kerangka sebelum menyusun sebuah karangan sangat dianjurkan. Mengapa hal ini demikian ? Metode kerangka karangan ini ternyata sangat membantu para penulis, terutama bagi para penulis baru dan belum berpengalamanm dalam membuat sebuah karangan agar mereka bisa terhindar dari kesalahan – kesalahan yang dapat terjadi ketika menulis sebuah karangan. Berikut ini adalah manfaat – manfaat kerangka karangan :

  1. Membantu penulis menyusunan karangan agar teratur

Kerangka karangan atau outline memudahkan penulis dalam menemukan gasgan – gagasan dengan tepat dan cepat, sehingga dapat terbentuk suatu hubungan timbal balik yang harmonis dan padu antar gagasan – gagasan tersebut. Hasilnya, karangan akan menajdi karangan yang padu.

Singkatnya, kita bisa mengetahui apakah gagasan utama sudah dikembangkan secara maksimal dan apakah urutannya sudah teratur dan menggunakan pola yang baik atau tidak, dan juga apakah setiap gagasan tambahan telah dikembangkan secar terperinci dan urut.

Baca Juga:  Pengertian dan Contoh Majas Repetisi dalam Kalimat

2. Membantu penulis menciptakan klimaks yang beragam

Setiap karangan dikembangkan ke arah suatu klimaks utama. Namun untuk mencapai klimaks tersebut, ada bagian atau pengantar – pengantar yang mengarahkan kita ke klimaks utama. Bagian – bagian tersebut memiliki fungsi dan peran yang berbeda – beda terhadap klimaks utama. Nah, tiap – tiap bagian tersebut mempunyai klimaks tersendiri yang berkaitan dengan klimaks utama.

Agar pembaca bisa terdorong untuk terus menerus membaca suatu karangan, maka klimaks – klimaks pada tiap bagian yang menghantarkan ke klimak utama haruslah menarik dan menimbulkan rasa penasaran. Dengan kerangka karangan ini, klimaks – klimaks kecil tersebut bisa diatur dan disusun semenarik mungkin sehingga akan terbentuk klimaks – klimaks kecil yang menarik pembaca.

3. Menghindari penulis membahas topik berkali – kali

Ketika menyusun karangan ada kemungkinan suatu topik dibahas lebih dari satu kali. Pengulangan topik dalam sebuah paragraf sangat tidak dianjurkan karena akan membuat karangan menjadi tidak efektif dan membingungkan. Selain itu, bisa juga terjadi topik – topik yang dibahas malah tidak saling mendukung atau bertentangan. Topik sama yang saling bertentangan ini tidak bisa diterima dalam sebuah karangan.

Baca Juga:  Isi Perundingan Renville, Dampak, Tujuan, Tempat, dan Tokoh-Tokohnya

Di lain pihak, penggarapan topik yang sama lebih dari dua kali hanya akan membuang – buang waktu, tenaga, dan pikiran. Nah, dengan kerangka karangan ini, maka penulis bisa memiliki kontrol yang akan mencegah mereka melakukan kesalahan ini.

4. Memudahkan penulis mengembangkan topik utama

Dengan menggunakan kerangka karangan, penulis akan lebih mudah untuk mencari data – data pendukung seperti fakta, maupun contoh. Penggunaan data, fakta, dan contoh ini berfungsi untuk mendukung pendapat atau memperjelas pendapat yang diajukan oleh pengarang. Hal ini dilakukan agar karagan yang Anda buat menjadi karangan yang baik karena didukung oleh data – data yang valid.

Demikianlah pengertian dari kerangka karangan dan manfaat – manfaatnya. Dilihat dari banyaknya manfaat yang dimilikinya, menulis kerangka karangan ini sangat dianjurkan sebelum membuat karangan, terutama bagi para penulis pemula.