Pengertian Gagasan Utama dan Contohnya (Lengkap)

A. Pengertian Gagasan Utama

Pada bahasan lalu berkaitan dengan paragraf, sedikit banyak kita telah menyinggung tentang gagasan utama. Pada artikel ini kita akan memelajari secara mendalam tentang apa itu gagasan utama beserta contohnya. Gagasan Utama / Ide pokok/ pokok pikiran adalah inti pembahasan dalam sebuah pernyataan kalimat. Gagasan utama juga bisa berarti hal yang ingin disampaikan oleh penulis. Kalimat yang memuat gagasan utama disebut dengan kalimat utama atau kalimat topik.

Gagasan utama bisa terletak di awal kalimat (deduktif), di akhir kalimat (induktif), dan di awal serta di akhir kalimat ( deduktif-induktif). gagasan utama juga ada yang terletak di tengah paragraf, paragraf ini merupakan jenis paragraf deskripsi.

Gagasan utama/ ide pokok / pokok pikiran dalam kalimat utama memiliki ciri yang paling umum di antara kalimat-kalimat lainnya. Kalimat-kalimat lainnya merupakan kalimat penjelas yang bersifat menerangkan maksud dari gagasan utama yang berada di dalam kalimat utama.

B. Pembahasan dan Contoh

Contoh 1 :

Bulan suci ramadhan merupakan momentum yang tepat untuk memperbaiki kualitas dan memperbanyak kuantitas ibadah kepada Allah SWT. Di bulan-bulan sebelumnya banyak sekali kekurangan dalam melakukan ibadah. Harus diakui bahwa shalat berjamaah di masjid, shalat sunnah rawatibb, tilawah al-qur’an, dan ibadah lainnya sangat kurang sekali jika ditinjau dari segi kualitas dan kekhusukannya. Bahkan kalau kita mau jujur, banyak diantara kaum muslimin yang justru terang-terangan meninggalkan ibadah wajibnya. Hal ini sungguh disayangkan, dalam hal kuantitas tentu masih sedikit sekali ibadah sunnah yang kita kerjakan. Kita perlu memperbaiki ibadah kita baik dari segi kualitas maupun kuantitas.

Baca Juga:  Persamaan dan Perbedaan Respirasi Aerob dan Anaerob

Gagasan utama pada paragraf di atas terletak di akhir paragraf di dalam kalimat utama “Bulan suci ramadhan merupakan momentum yang tepat untuk memperbaiki kualitas dan memperbanyak kuantitas ibadah kepada Allah SWT”. Gagasan utama dalam kalimat utama tersebut adalah “Ramadhan momentum untuk memperbaiki ibadah.” Selanjutnya gagasan utama diperkuat dengan kalimat penjelas setelah kalimat utama.

Contoh 2 :

Pembelajaran yang menarik sangat diperlukan dalam dunia pendidikan Indonesia. Para praktisi pendidikan berpendapat bahwa proses pembelajaran akan disukai dan mudah dipahami oleh peserta didik apabila dijalankan dengan inovatif. Banyak diantara peserta didik yang cepat jenuh dan malas untuk belajar, karena pola pembelajaran yang tidak menyenangkan dan membosankan. Perlu adanya inovasi seperti permainan dalam pembelajaran. Tentu bukan berarti belajar sambil main-main, tetapi belajar yang menyenangkan. Misalnya sesekali mengajak siswa belajar di alam terbuka dan disisipkan beberapa permainan yang mengandung unsur pembelajaran di dalamnya. Jika siswa menyukai belajar, tentu materi yang disampaikan guru akan dengan mudah mereka terima dan hasil pembelajaran juga akan menunjukkan hasil yang optimal.

Baca Juga:  11 Faktor Pendorong Perubahan Sosial Budaya

Gagasan utama pada paragraf di atas terletak di awal paragraf di dalam kalimat utama “Pembelajaran yang menarik sangat diperlukan dalam dunia pendidikan Indonesia” yaitu “perlunya pembelajaran yang menarik”. Selanjutnya gagasan utama diperkuat dengan kalimat penjelas setelah kalimat utama.

Contoh 3 :

Pelayanan birokrasi di Indonesia dipenuhi oleh pegawai yang tak taat kode etik dengan segala carut-marutnya. Sudah menjadi rahasia umum bagi masyarakat bahwa pelayanan birokrasi sangat jauh dari kata “melayani.” Mulai dari jam buka pelayanan yang ngaret, pegawai yang sering absen, pegawai yang tidak ramah, bahkan ada yang suka marah-marah. Belum lagi sebagian besar pegawai yang meminta uang kepada warga setelah melaksanakan tugasnya. Hal tersebut sangat mudah ditemui di kantor-kantor kelurahan dan pelayanan lainnya. Birokrasi seharusnya menjadi lembaga yang berisikan orang-orang yang siap melayani kebutuhan masyarakat dan bertanggung jawab serta berdedikasi terhadap pekerjaannya.

Gagasan utama pada paragraf di atas terletak di akhir paragraf di dalam kalimat utama “Birokrasi seharusnya menjadi lembaga yang berisikan orang-orang yang siap melayani kebutuhan masyarakat dan bertanggung jawab serta berdedikasi terhadap pekerjaannya. Gagasan utama dalam kalimat utama tersebut adalah “Birokrasi seharusnya melayani dan berdedikasi terhadap masyarakat.” Selanjutnya gagasan utama diperkuat dengan kalimat penjelas setelah kalimat utama.

Baca Juga:  Pengertian & Metagenesis Tumbuhan Lumut Beserta Gambarnya

Contoh 4 :

Olah raga adalah suatu aktivitas yang sangat bermanfaat. Olah raga yang bersifat permainan bisa berupa sepak bola, tenis meja, bola basket, bola voli, dan semua jenis permainan olah raga lainnya. Jika dirasa permainan olah raga cukup merepotkan dengan membutuhkan lapangan, bola, serta peralatan olah raga lainnya, kita bisa melakukan hal-hal yang ringan dalam berolah raga lain seperti lari marathon atau sprint. Bisa juga dengan melakukan push up, sit up, dan lainnya. Hal yang terpenting adalah kita sangat membutuhkan olah raga untuk menjaga kesehatan dan kebugaran fisik kita.

Gagasan utama pada paragraf di atas terletak di akhir paragraf di dalam kalimat utama “Hal yang terpenting adalah kita sangat membutuhkan olah raga untuk menjaga kesehatan dan kebugaran fisik kita”. Gagasan utama dalam kalimat utama tersebut adalah “olah raga sangat penting bagi kesehatan dan kebugaran.” Selanjutnya gagasan utama diperkuat dengan kalimat penjelas setelah kalimat utama.

Demikian beberapa contoh tentang pembahasan gagasan utama. Beberapa catatan penting yang perlu diingat adalah gagasan utama merupakan pokok masalah / inti utama yang menjadi bahasan dalam sebuah paragraf. Semoga bermanfaat dan selamat belajar!