Pengertian dan Fungsi Enzim Amilase

Pengertian dan Fungsi Enzim Amilase – Amilase merupakan kelompok enzim yang berperan dalam mengkatalisis karbohidrat kompleks berupa amilum menjadi karbohidrat yang lebih sederhana. Istilah amilase diambil dari nama substratnya yaitu amilum dan diakhiri dengan sufiks –ase yang merupakan ciri khas nama enzim. Enzim amilase memiliki peranan penting di dalam tubuh. Enzim ini dihasilkan oleh organ – organ pencernaan untuk membantu mengkatalisis pemecahan senyawa makanan secara kimiawi. Kelenjar liur atau saliva mensekretkan ludah yang mengandung enzim amylase atau yang lebih dikenal sebagai ptyalin. Sementara kelenjar pankreas mensintesis enzim amylase yang disekresikan melalui dinding usus dua belas jari (duodenum).

Amilase dikenal sebagai enzim pemecah karbohidrat. Keberadaan enzi amilase di dalam tubuh diketahui ternyata terdapat dalam berbagai ragam. Keragaman enzim amilase di dalam tubuh dapat dibedakan menjadi:

a. α- Amilase

Jenis amilase ini disebut juga sebagai glykogenase. a-Amilase adalah enzim amilase yang bekerja dengan kalsium (kalsium mettaloenzim). Peran kalsium bagi kinerja enzim ini ialah sebagai kofaktor penyusun enzim. Sehingga apabila tidak ada atau kekurangan senyawa kalsium dapat berdampak pada kerja enzim yang tidak mampu mengkatalisis reaksi kimia. Enzim amilase ini merupakan jenis amilase paling utama pada hewan yang bekerja optimum pada pH netral (6,5 – 7). Meski demikian, enzim ini juga ditemukan pada kelompok tumbuhan, fungi, dan bakteri.

Baca Juga:  29 Contoh Kalimat Verbal dan Definisi

b. ß- Amilase

Jenis amilase ini disintesis oleh kelompok tumbuhan, fungi, dan bakteri. kelompok hewan tidak memiliki jenis amilase ini. b-Amilase bekerja pada lingkungan yang sedikit asam yaitu ph 4-5. Amilase ini banyak ditemukan pada biji tumbuhan. Amilase memecah amilum menjadi maltosa atau glukosa untuk memenuhi perkecambahan biji.

c. y- Amilase

Kelompok enzim ini adalah enzim amilase yang paling asam. Derajat keasaman (pH) yang optimum bagi enzim amilase ini ialah 3. Terdapat pada kelompok bakteri asidofilik, dan beberapa fungi.

Telah diuraikan sebelumnya bahwa enzim amilase sangat erat kaitannya dengan fungsi katalisis senyawa kompleks dalam saluran pencernaan. Enzim – enzim karbohidrat dihasilkan oleh sel – sel kelenjar yang berhubungan dengan pencernaan. Amilase memiliki peranan yang penting bagi kehidupan organisme, yaitu:

Baca Juga:  Jenis-Jenis Pola Pengembangan Paragraf (Penjelasan Lengkap)

1. Memecah Tepung

Peran utama enzim amilase ialh memecah zat tepung (amilum, pati) yang merupakan senyawa karbohidrat kompleks menjadi senyawa yang lebih sederhana. Pada sistem pencernaan hewan (manusia), enzim ini disekresikan di dalam rongga mulut dan lumen duodenum. Dengan adanya enzim amilase, zat tepung dapat diolah menjadi senyawa yang lebih sederhana untuk dicerna lebih lanjut atau diserap oleh tubuh sebagai sumber utama nutrisi sel untuk menghasilkan energi.

2. Fermentasi Glukosa

Pada kelompok organisme anaerob yaitu yang menghasilkan energi melalui jalur anaerob (tanpa udara) enzim ini berperan dalam memecah zat tepung menjadi zat yang lebih sederhana yaitu glukosa. Seperti yang terjadi pada kelompok fungi dan bakteri. Aktivitas organisme tersebut dimanfaatkan untuk pengolahan / pembentukan makanan fermentasi seperti tape, sake, bir. Hasil dari fermentasi ini akan dihasilkan makanan yang telah difermentasi menjadi manis, dan mendapatkan alkoholnya.

Baca Juga:  Soal Biologi Kelas 11 Tentang Struktur dan Fungsi Sel

3. Applikasi Medis

Penelitian menemukan manfaat enzim amilase dalam dunia medis. Diketahui bahwa enzim ini dapat menjadi anti-inflamasi yang disebabkan oleh paparan antigen yang menyebabkan sekresi histamin. Enzim amilase diketahui mampu mengatasi masalah yang terjadi pada kulit, seperti alergi, dermatitits, eksim dan lainya. Penemuan lain mengenai penggunaan enzim amilase ialah sebagai terapi penderita radang pankreas. Enzim amilase juga dihasilkan oleh kelenjar pankreas. Pada penderita radang pankreas (pankreatitis) mengalami masalah dengan pencernaan karbohidratnya. Hal ini dapat diukur dari kadar enzim amilase di dalam darah, jika kadar enzim amilase kurang dari normal maka menunjukkan terjadinya kelainan pencernaan karbohidrat. Pemberian enzim amilase bagi penderita pankreatitis dapat membantu mengatasi masalah metabolisme karbohidratnya.