Pengertian dan Ciri Perusahaan Dagang

Pengertian dan Ciri Perusahaan Dagang – Jika dipelajari secara mendalam, kegiatan sebuah perusahaan bisa diklasifikasikan ke dalam tiga macam diantaranya yakni perusahaan dagang, perusahaan jasa, dan perusahaan pabrikasi. Dalam sektor real, pasar dibedakann atas dua jenis yakni pasar berbentuk barang dan pasar dalam bentuk jasa. Sekilas tentang perusahaan jasa berkenaan dengan pengertiannya ialah perusahaan yang dibangun oleh perseorangan atau kolektif yang aktivitas utamanya adalah pergerakan dibidang penjualan jasa atau melayani jasa tertentu. Pendapatan yang didapatkan melalui perusahaan jasa tersebut yakni berupa hasil dari penjualan jasa. Contohnya pada perusahaan konsultasi belajar atau bimbingan belajar yang menjual jasa bimbingan belajar intensif, kursus bahasa asing, ojek online, pijat refleksi, perusahaan travel haji dan umroh, jasa titipan kilat, lembaga pelatihan kepemimpinan, event organizer, dan lain sebagainya. Pernyataan serta contoh tadi sedikit menggambarkan mengenai perbedaan antara perusahaan barang dan jasa. Sekilas melalui pernyataan tersebut menggambarkan tentang seperti apa perusahaan jasa. Berikut ini merupakan pembahasan mengenai pengertian perusahaan dagang beserta ciri-ciri umumnya!

Baca Juga:  Peran Nilai dalam Kehidupan Masyarakat

A. Pengertian Perusahaan Dagang

Selanjutnya perusahaan dagang merupakan perusahaan yang memilki aktivitas pokok yang mengerjakan pembelian sebuah barang yang selanjutnya akan diperjualkan kembali baik dengan perubahan bentuk fisik maupun tidak. Selain itu juga fungsi dari barang tersebut bisa jadi diubah atau pun tidak bergantung dari keterbutuhan konsumen. Perusahaan jenis ini mendapatkan penghasilan melalui penjualan barang dagangan untuk kebutuhan konsumsi. Contoh dari perusahaan jenis ini diantaranya yakni toko perlengkapan sekolah, toko buku, toko mainan, toko konveksi, warung masakan padang, toko peralatan olah raga, toko peralatan musik dan lain-lain.

B. Ciri Perusahaan Dagang

Perusahaan dagang mempunyai ciri dan karakteristik yang berbeda dari perusahaan jasa dan perusahaan industry . Oleh karenanya, perusahaan dagang dalam hal siklusnya memiliki karakteristik yang khas. Karakteristik atau ciri-ciri perusahaan dagang, adalah sebagai berikut!

Baca Juga:  Soal Geografi Kelas 12 Tentang Keruangan Desa & Kota

– Pada aktivitas usahanya yakni mengerjakan pembelian serta penjualan barang tanpa mengerjakan proses produksi atau tanpa adanya proses produktivitas.
– Omset atau pendapatan pokok didapatkan melalui aktivitas perdagangan barang.
– Nilai persedian awal + Pembelian Bersih -Persediaan Akhir = barang memiliki harga pokok.
– Penjualan bersih – Harga pokok barang yang dijual = Laba kotor
– Melakukan aktivitas transaksi jual beli barang dagang, baik secara tunai / langsung ataupun secara berangsur-angsur / kredit.
– Membayarkan hutang yang disebabkan modal usaha untuk berbagai aktivitas jual beli dalam sebuah perusahaan.
– Melakukan aktivitas penyimpanan / penyetokan barang dagang yang akan dijual sebagai bahan konsumsi untuk konsumen.
– Catatan administrasi yang ada pada perusahaan dagang biasanya meliputi pembelian barang, retur, pengurangan harga pembelian, persediaan barang dagangan, potongan pembelian, penjualan, retur dan pengurangan harga penjualan, beban angkut pembelian, harga pokok penjualan, potongan penjualan, dan beban angkut penjualan.
– Beban usaha pada perusahaan dagang umumnya diklasifikasikan menjadi dua kelompok, yakni beban administrasi umum dan beban pemasaran.

Baca Juga:  Sejarah Kerajaan Majapahit, Silsilah Raja, Keruntuhan, dan Peninggalannya

a. Beban pemasaran ialah keseluruhan beban yang dikeluarkan untuk penyerahan barang dagangan terhadap konsumen. Dengan pengertian lain yakni biaya operasional yang harus dikeluarjan sebagai kompensasi atas aktivitas penjualan. Contohnya gaji karyawan bagian marketing, biaya transportasi, biaya produksi dan lain-lain.

b. Beban administrasi umum ialah biaya yang dibebankan atau dikeluarkan dalam rangka operasional pengelolaan / manajerial perusahaan contohnya misalnya gaji karyawan bagian administrasi kantor dan biaya operasional penggunaan fasilitas kantor.

Sumber :
Nur Aisyah, Mimin dkk, 2009, Ekonomi Untuk SMA dan MA kelas XII, Jakarta, CV Sahabat.