Pengertian dan 91 Contoh Kata Baku dan Tidak Baku

Pengertian dan Contoh Kata Baku dan Tidak Baku – Kata adalah satuan unit terkecil dari sebuah bahasa. Kata – kata inilah yang nantinya akan tarangkai dan menjadi sebuah kalimat utuh yang memiliki gagasan di dalamnya. Kita sering sekali menggunakan atau menemukan kata – kata di dalam hidup kita. Namun, tahukah Anda ? Tidak semua kata yang sering kita gunakan maupun dengar merupakan kata baku. Lalu, manakah yang merupakan kata baku dan kata tidak baku?

Sebelum kita mengetahuniya, ada baiknya terlebih dahulu kita mencari tahu makna kata baku. Apakah yang dimkasud dengan kata baku tersebut ? Jadi, kata baku adalah kata – kata yang benar menurut aturan kaidah bahasa Indonesia yang telah ditentukan dan tercantum dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Sedangkan, kata tidak baku sendiri adalah kata – kata yang tidak sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia dan tidak tercantum dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia.

Sebenarnya, baku atau tidak baku suatu kata bergantung pada penggunaannya. Kata baku selalu digunakan dalam acara – acara formal contohnya pidato, seminar, dan tulisan – tulisan akademik seperti thesis, karya ilmiah, buku, dan lain – lain.

Baca Juga:  Struktur Dan Ciri Bahasa Teks Laporan Hasil Observasi

Sementara itu kata tidak baku sering sekali ditemukan dalam acara non formal atau percakapan sehari – hari dengan teman. Oleh karena itu, kata tidak baku disebut juga denan kata – kata yang tidak resmi dan tidak boleh digunakan pada acara – acara formal: dan tulisan – tulisan akademik.

Namun demikian, kata baku berbeda dengan kata efektif. Kata – kata efektif adalah kata – kata yang bisa dipahami dan mudah dimengerti oleh pendengar dan pembacanya. Jadi, meskipun kata yang digunakan telah benar dan baku menurut EYD, jika pendengar tidak memahaminya, maka kata baku tersebut bukanlah kata efektif.

Faktor Terjadinya Kata Baku dan Tidak Baku

Karena bahasa merupakan suatu hal yang dinamis, maka bahasa terus mengalami perkembangan dengan bertambah atau bermunculan kosa kata baru. Nah, dari perkembangan ini akan muncul kata – kata baku dan tidak baku. Hal ini dikarenakan beberapa faktor, di antaranya adalah:

1. Penutur tidak mengetahui cara penulisan kata yang baru muncul atau terserap ke dalam bahasa Indonesia.
2. Munculnya kata – kata gaul yang tidak sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia.
3. Salah kaprah, kesalahan yang terjadi tanpa disadari namun tetap dilakukan secara terus menerus.

Baca Juga:  Daftar Kata Baku dan Tidak Baku A-Z dalam Bahasa Indonesia

Penggunaan Kata Baku

Karena telah sesuai dengan aturan Bahasa Indoenseia, kata – kata baku digunakan untuk hal – hal formal sebagai berikut:

1. Tulisan ilmiah
2. Surat lamaran kerja
3. Acara – acara resmi
4. Pidato resmi
5. Acara kenegaraan
6. Artikel pada majalah dan koran
7. Surat-surat resmi dan dokumen Negara

Daftar Kata Baku dan Tidak Baku

Setelah membaca penjelasan di atas, tentunya Anda telah mengetahui apa itu kata baku dan tidak baku. Nah, kali ini adalah daftar kata baku beserta kata tidak baku yang mungkin sering salah kita gunakan dalam percakapan sehari – hari.

  1. Ciyus: Serius
  2. Paragraf: Paragraf
  3. Teknik: Tekhnik
  4. Kualitas: Kwalitas
  5. Kuantitas: Kwantitas
  6. Jadwal: Jadual
  7. Apotek: Apotik
  8. Maksimal: Maksimun
  9. Minimal: Minimum
  10. Fitnah: Pitnah
  11. Silakan: Silahkan
  12. Datang: Dateng
  13. Angkat: Angkut
  14. Cenderamata: Cinderamata
  15. Telur: Telor
  16. Anugerah: Anugrah
  17. Aktif: Aktip
  18. Pasif: Pasip
  19. Nasihat: Nasehat
  20. Lembap: Lembab
  21. Tangkap: Tangkep
  22. Tengok: Nengok
  23. Antena: Antene
  24. Harfiah: Harafiah
  25. Jum’at: Jumat
  26. Sabtu: Sebut
  27. Senin: Senen
  28. Rabu: Rabo, Rebo
  29. Serius: Ciyus
  30. Sontek: Contek
  31. Efektif: Efektive
  32. Berbicara: Ngomong, Ngobrol
  33. Dengan: Sama
  34. Karir: Karier
  35. Zaman: Jaman
  36. Tukar: Tuker
  37. Datang: Dateng
  38. Rizki: Rezeki
  39. Menemukan: Nemu
  40. Melihat: Liyat
  41. Membuat: Bikin
  42. Aktivitas: Aktifitas
  43. Organisasi: Organisation
  44. Sewa: Boking
  45. Malas: Males
  46. Angkat: Tenteng
  47. Hijau: Ijo
  48. Tenang: Kalem
  49. Kacau: Kaco
  50. Ngasal: Ngaco
  51. Bundar: Bunder
  52. Debit: Debet
  53. Karier: Karir
  54. Telepon: Telefon
  55. Dekret: Dekrit
  56. Pusing: Pening
  57. Kaus: Kaos
  58. Berkata: Bilang
  59. Datang: Dateng
  60. Deskripsi: Diskripsi
  61. Museum: Musium
  62. Terampil: Trampil
  63. Desain: Disain
  64. Nonton: Tonton
  65. Menoleh: Menengok
  66. Dengar: Denger
  67. Bus: Bis
  68. Saraf: Sarap
  69. Antri: Antre
  70. Bosan: Bosen
  71. Pensil: Pinsil
  72. Tanam: Tanem
  73. Atmosfer: Atmosfir
  74. Cedera: Cidera
  75. Kempis: Kempes
  76. Sahabat: Sohib
  77. Pahit: Pait
  78. Praktek: Praktik
  79. Teman: Temen
  80. Terkilir: Keseleo
  81. Asam: Asem
  82. Negeri: Negri
  83. Bidik: Keker
  84. Menyeret: Menseret
  85. Definisi: Difinisi
  86. Sportif: Sportip
  87. Kencang: Kenceng
  88. Di rumah: Dirumah
  89. Asas: Azas
  90. Ingat: Inget
  91. Takut: Ngeri
Baca Juga:  Contoh Cerpen Anak Sekolah Tentang Persahabatan di SMP