Pengertian & Daftar Kata Kerja dalam Bahasa Indonesia

Pengertian & Daftar Kata Kerja dalam Bahasa Indonesia – Kata kerja atau verba merupakan suatu kelompok kelas kata yang menyatakan sesuatu hal yang dilakukan oleh subjek terhadap objeknya dalam hal perlakuan, proses, pekerjaan, dan lain-lain. Bedasarkan bentuknya kata kerja dibagi menjadi 2 yakni kata kerja dasar dan kata kerja berimbuhan. Sedangkan berdasarkan jenisnya kata kerja dapat dibagi menjadi 2 jenis yakni kata kerja transitif dan kata kerja Intransitif.

A. Kata Kerja Berdasarkan Bentuk

1. Kata Kerja Dasar

Kata kerja dasar adalah kata kerja yang masih dalam bentuk asli dan belum mengalami pengimbuhan.

Contoh :

– Adil

Penjelasan :

Kata “adil” merupakan kata dasar yang masih asli, yang berarti belum mengalami pengimbuhan baik awalan, akhiran maupun sisipan. Perhatikan contoh kata kerja dasar lainnya berikut ini!

– Aduk
– Ajek
– Ampun
– Beri
– Beli
– Bayar
– Bisik
– Banting
– Bangun
– Makan
– Minum
– Tidur
– Mandi
– Naik
– Turun
– Lari
– Pergi
– Datang
– Pulang
– Bawa
– Kunyah
– siram

Baca Juga:  Penjelasan Macam-Macam Modal dan Contoh Kalimatnya
2. Kata Kerja Berimbuhan

Kata berimbuhan adalah kata yang telah mengalami pengimbuhan baik berupa awalan, akhiran, maupun sisipan.

Contoh :

Awalan = me + ambil = mengambil
Di + siram = disiram
Ber + suara = bersuara

Akhiran = Pukul + an = pukulan
Tidur + an = tiduran
Makan + an = makanan

Awalan / akhiran = me + guna + kan = menggunakan
Be + pikir + an = berpikiran
Me + urus + i = mengurusi

Penjelasan :

Kata kerja pada contoh di atas merupakan kata kerja yang telah mendapatkan imbuhan. Pada contoh 1 imbuhan awalan berupa kata “mengambil”, pada contoh 2 imbuhan akhiran berupa kata “pukulan”, dan contoh terakhir imbuhan awalan / akhiran berupa “menggunakan”.

Selanjutnya perhatikan contoh kata kerja berimbuhan lainnya di bawah ini!

– Disirami
– Dikurang
– Diambah
– Diambil
– Dikosongkan
– Diisi
– Diberikan
– Dipukuli
– Digunduli
– Direnovasi
– Didengarkan
– Dilihat
– Dihisap
– Mendaftar
– Memanggil
– Merusak
– Mengurusi
– Menyimpan
– Melanggar
– Menyambungkan
– Mengangkat
– Menganggap
– Mengupayakan
– Mengusahakan
– Membelikan
– memberikan

Baca Juga:  Pengertian Jaringan Otot dan Jenis-Jenisnya

B. Kata Kerja Berdasarkan Jenis

1. Kata Kerja Transitif

Kata kerja transitif adalah kata kerja yang memerlukan objek yang menyertai kata kerja. Contoh :

– Memotong

Penjelasan:

Kata kerja “memotong” memerlukan objek jika diterapkan dalam sebuah kalimat. Misalnya :

Adik memotong rumput.

Kata kerja pada kalimat tersebut membutuhkan objek yang meneyertainya, yakni rumput. Selanjutnya perhatikan contoh kata kerja transitif lainnya di bawah ini!

– Membeli
– Menyiram
– Mengangkat
– Menaiki
– Mendengar
– Menyeret
– Menuruni
– Menaiki
– Melihat
– Mendengar
– Melompati
– Melangkahi
– Mendahului
– Menyimpan
– Mencium
– Mengaduk
– Menabrak
– Merapikan

2. Kata Kerja Intransitif

Kata kerja intransitif adalah kebalikan dari kata kerja intransitif yakni kata kerja yang tidak memerlukan objek yang menyertai kata kerja. Karakteristik dari kalimat yang memuat kata kerja intransitif tidak dapat dipasifkan dikarenakan tidak adanya objek yang menyertai kata kerja.

Baca Juga:  Proses Pencernaan Makanan Pada Mulut

Contoh :

– Tergores
– Terluka
– Terawat
– Tertindih
– Terabaikan
– Teriris
– Terungkap
– Terharu
– Tersedu
– Tersandung
– Terdiam
– Bersedih
– Berlari
– Berjuang
– Berjanji
– Berjasa
– Berkarya
– Berbusana
– Berpakaian
– Berlomba