Pengertian, Contoh Kata Depan, dan Fungsinya

Pengertian, Contoh Kata Depan, dan Fungsinya – Anda pasti sering mendengar dan menemukan kata depan dalam percakapan sehari – hari. Namun, apakah yang dimaksud dengan kata depan, dan seperti apakah contoh – contohnya? Nah, artikel kali ini akan khusus membahas tentang kata depan dalam bahasa Indonesia. Berikut ini adalah pembahasan lengkapnya:

Kata depan atau disebut juga dengan preposisi adalah kata – kata yang secara sintaksis berada di depan kata benda, kata kerja, dan kata sifat sedangkan secara semantis kata depan menunjukan hubungan – hubungan makna antara kata depan dengan kata yang berada di depan preposisi dan kata yang berada di belakang preposisi tersebut.

Dalam penggunaanya, sering sekali terjadi kesalahan dalam menulis kata depan, terutama kata depan di dan ke. Perhatikan kalimat berikut ini !

1. Ibu memasak di dapur.
2. Ibu memasak didapur.
3. Buku itu di ambil oleh ayah.
4. Buku itu diambil oleh ayah.

Kalimat no 1 benar karena kata depan di ditulis terpisah dengan kata yang mengikutinya. Sedangkan kalimat no 4 benar karena di bukanlah kata depan melainkan imbuhan.

Selain ditulis terpisah, kata depan di tulis dengan menggunakan huruf kecil apa bila digunakan dalam penulisan judul. Perhatikanlah contoh di bawah ini !

Baca Juga:  Teks Pidato Bahasa Indonesia Tentang Kedisiplinan

Surat Khusus Untuk Ibu

Penulisan judul di atas salah karena kata depan selalu ditulis dengan menggunakan huruf kecil, kecuali jika letaknya di depan kalimat. Seharusnya judul tersebut ditulis secara demikian.

Surat Khusus untuk Ibu

Jenis – Jenis Kata Depan

Ada beberapa macam kata depan apa bila diklasifikasikan berdasarkan fungsi – fungsinya di dalam kalimat. Berikut ini adalah jenis – jenis kata depan:

1. Kata depan sebagai penunjuk arah asal

Kata depan yang menyatakan arah asal yaitu dari.

Contoh :

Pamanku datang dari kampung halaman membawa oleh – oleh untuk aku.
Anak baru itu datang dari Jakarta.
Retakan yang ada di tembok itu dimulai dari bawah hingga ke atas.
Acara itu berlangsung cukup lama dimulai dari pukul 08. 00 hingga pukul 10. 00 wib.

2. Kata depan sebagai penunjuk tempat keberadaan.

Kata – kata depan yang menunjukan tempat keberadaan diantaranya adalah pada, di, dalam, antara, dan atas.

Contoh :

Aku akan pergi bertamasya bersama ayah pada hari minggu.
Sakira sedang sakit dan dirawat di rumah sakit umum.
Shinta tiba – tiba muntah dalam perjalanannya dari rumah ke sekolah.
Rumah Budi terletak antara rumah Dani dan rumah Diki.
Aku belum mengetahui dengan jelas atas keberadaannya di turnamen itu.

3. Kata depan sebagai penunjuk pelaku

Baca Juga:  Contoh Majas Perumpamaan dan Penjelasannya

Kata depan yang digunakan untuk menunjukan pelaku adalah oleh.

Contoh :

Bunga itu ditanama oleh Ibu di vas bunga.
Buku Arum dipinjam oleh Soni.
Aku dipanggil oleh bapak kepala sekolah di ruangannya.

4. Kata depan penunjuk arah tujuan

Kata depan yang digunakan untuk menunjukan arah tujuan diantaranya adalah kepada, akan, ke, dan terhadap.

Contoh:

Ayah mengajakku pergi ke rumah nenek di Surabaya.
Bunga ini diberikan kepada Shinta oleh Dika melalui diriku.
Semua yang bernyawa pada akhirnya akan kembali ke asalnya.
Ayah sangat tidak menyukai terhadap rencana itu.

5. Kata depan penanda alat atau cara

Kata depan yang digunakan untuk menandakan alat atau cara, diantaranya adalah dengan dan berkat.

Contoh :

Ayah memotong rumput di depan rumah dengan menggunakan gunting besar.
Budi belajar dengan sangat serius agar naik kelas.
Semua yang terjadi ini berkat doa dan usaha diriku selama ini.
Kemenangan Budi ini diraih berkat kerja kerasnya.
Budi membuka botol minuman itu dengan alat pembuka botol.

6. Kata depan penunjuk suatu permasalahan

Kata depan yang digunakan untuk menunjukan suatu permasalahan diantaranya adalah mengenai dan tentang.

Baca Juga:  Contoh Kalimat Tunggal dan Pengertiannya Adalah

Contoh :

Ibu bertanya kepadaku mengenai masalah yang tengah aku hadapi.
Rapat itu membahas mengenai rencana liburan yang akan datang.
Kamu harus mengklarifikasi mengenai gosip yang beredar ini.
Ibu guru menjelaskan kami pelajaran tentang cara hidup sehat.
Pembicaraan ini membahas tentang lomba 17 Agustus.

7. Kata depan penanda hubungan perbandingan

Kata depan yang digunakan untuk mendadakan hubungan perbandingan adalah daripada.

Contoh :

Shinta lebih tinggi 2 cm daripada Sonia.
Jarak rumahku ke sekolah lebih jauh daripada rumah Budi.
Lebih baik datang terlambat daripada tidak sama sekali.

8. Kata depan penanda hubungan sebab – akibat

Kata depan yang digunakan untuk menandai hubungan sebab – akibat adalah hingga dan sampai.

Contoh :

Kemarau tahun ini sangat panjang hingga menyebabkan kekeringan.
Shinta menangis hingga suranya menjadi serak.
Penjahat itu dipukuli oleh masyarakat sampai babak belur.
Api itu sangat besar membakar hutan sampai habis tidak tersisa.

9. Kata depan penunjuk tujuan atau maksud

Kata depan yang digunakan untuk menunjukan tujuan atau maksud adalah untuk, buat, bagi,dan guna.

Contoh :

Ayah bekerja keras untuk menghidupi keluarga tercintanya.
Shanti membeli sepeda buat adiknya.
Bantuan ini dikhususkan bagi para korban bencana.
Rajin – rajinlah menabung guna masa depan yang cerah.