Pengertian & Contoh Kalimat Homograf Terbaru

Pengertian & Contoh Kalimat Homograf Terbaru – Homograf adalah kata yang memiliki ejaan sama namun berbeda dalam pengucapannya, juga memiliki makna yang berbeda. Perbedaan makna tersbut akan tampa pada konteks yang digunakan dalam kalimat dimana homomgraf itu digunakan.

Contoh Kalimat Homograf

1. Apel: upacara
Para taruna polisi itu wajib apel di pagi dan sore hari sebagai latihan kedisiplinan.

Apel: nama buah
Apel merah adalah buah kesukaan Dini sejak kecil.

2. Seminar: bersinar-sinar
Wajah Tika seminar setelah dinyatakan lulus dari sekolah pascasarjana.

Seminar: pertemuan ilmiah
Sebagai persyaratan lulus sekolah pascasarjana, kami harus mengikuti setidaknya 4 kali seminar internasional.

3. Teras (kayu): inti kayu
Para penebang pohon liar itu mengambil teras untuk dijadikan ornament rumah tangga ataupun benda lainnya yang bisa dijual.

Teras (rumah): bagian depan rumah (beranda)
Karena lupa membawa kunci rumah, Temi menunggu ibu pulang di teras sendirian.

Baca Juga:  Materi Tenses: Simple Past Tense

4. Keset: Keadaan dimana benda tidak licin atau bersih.
Bibi Yuyun sangat rajin menyikat kamar mandi hingga keset.

Keset: Sebuah benda untuk menghilangkan kotoran sebelum masuk rumah.
Banyak keset di dalam rumah kami karena ibu adalah orang yang sangat menjaga kebersihan.

5. Memerah: Kegiatan mengambil susu pada sapi atau kambing.
Meskipun diawali dengan rasa takut, Reisa akhirnya berani untuk belajar memerah sapi dengan Pak Gunawan, sang pemilik peternakan.

Memerah: Warna pada wajah yang timbul akibat rasa malu atau iritasi.
Pipiku memerah ketika ia memuji kecantikanku.

6. Tahu: Makanan dari sari kedelai yang diendapakan
Tahu adalah makanan yang terbuat dari kedelai. Banyak wisatawan asing yang menyukai tahu dan membawa sebagai oleh-oleh untuk kerabatnya.

Tahu: Menyadari atau mengetahui akan suatu hal yang terjadi.
Kami tidak tahu bahwa sudah banyak perubahan besar di negeri ini sejak kami pergi keluar negeri untuk menuntut ilmu.

Baca Juga:  Pengertian, Penyebab Pencemaran Udara, Dampak dan Cara Mengatasi

7. Serang: Melawan atau menghancurkan musuh.
Beberapa anak tikus diserang kucing yang melintas di dapur rumah nenekk.

Serang: Ibukota Provinsi Banten.
Poniem tinggal di kota Serang sejak tahun 1967.

8. Seni: Zat sekresi yang dikeluarkan oleh tubuh dalam bentuk air.
Tes bebas antinarkotika biasanya dengan mengetes air seni.

Seni: Suatu keindahan yang bisa dirasakan oleh indera manusia.
Di jaman ini, seni musik sudah berkembang dengan pesat yang ditandai dengan munculnya berbagai aliran musik baru.

9. Per: Suatu benda yang berbentuk spiral dan bisa meregang.
Kursi di ruang tamu Wendi menggunakan per. Pantas saja kursi itu terasa sangat empuk.

Per: Jumlah satuan yang menyatakan tiap-tiap
Pendapatan per kapita tiap daerah di Indonesia berbeda-beda. Hal tersebut bergantung pada pendapatan daerah, jumlah penduduk, dan potensi daerahnya.

Baca Juga:  Batas-Batas, Bentang Alam Kawasan Negara Belanda, dan Ciri-Cirinya

10. Semi: Musim dimana semua tumbuhan tumbuh atau berbuunga setelah musim gugur.
Musim semi akan segera tiba. Dijah sudah merancang beberapa kegiatan untuk musim tersebut selama berada di Amerika Serikat.

Semi: Setengah atau sebagiannya saja.
Tim sepak bola sekolah kami hanya bertahan hingga babak semi final. Lawan yang dihadapi sangat tangguh sehingga tim kami tidak dapat melanjutkan ke babak grand final.

11. Seri: Keadaan dimana tidak ada yang menag dan kalah.
Skor yang dihasilkan dari pertandingan tennis antara Negara Perancis dan Indonesia adalah seri.

Seri: Ekspresi yang ditunjukan ketika amat sangat senang.
Tina tampak berseri-seri di hari pernikahannya.

12. Mental: Psikis atau rohani
Untuk memenangkan kompetisi cerdas cermat di tingkat nasional, kita harus memiliki mental yang kuat.

Mental: gerakan terlempar jauh.
Ia mental hingga 5 meter saat meloncat di atas balon ajaib.