Pengertian, Ciri, & 4 Contoh Paragraf Sebab Akibat

Pengertian, Ciri, & 4 Contoh Paragraf Sebab Akibat – Pada bahasan lalu kita sudah belajar tentang paragraf induksi. Dalam paragraf induksi terdiri dari kalimat-kalimat penjelas di awal paragraf kemudian diakhiri dengan kalimat utama di akhir paragraf. Paragraf yang menggunakan pola induksi lainnya ialah paragraf induksi, analogi, sebab-akibat dan akibat-sebab. Dalam artikel ini secara intensif kita akan memelajari tentang paragraf sebab-akibat beserta contohnya. Berikut pembahasannya!

Paragraf sebab akibat merupakan paragraf yang menggunakan pola khusus-umum (induktif) yang memiliki gagasan utama di akhir paragraf. Paragraf sebab-akibat menggunakan hubungan kausatif antara fakta khusus dan umum yang terletak di awal dan di akhir kalimat. Fakta khusus sebagai sebab di awal kalimat kemudian diakhiri dengan fakta umum di akhir kalimat.

Ciri-Ciri Paragraf Sebab Akibat

1. Paragraf sebab- akibat mengikuti pola induksi. Pada awal kalimat merupakan kalimat penjelas yang merupakan sebab, kemudian di akhir kalimat merupakan kalimat utama yang juga sebagai akibat.

2. Paragraf sebab-akibat menggunakan banyak contoh masalah atau peristiwa khusus dalam pemaparannya yang bermuatan sebab di awal paragraf dan akibat di akhir paragraf.

3. Paragraf sebab-akibat memiliki Gagasan utama yang terletak pada akhir kalimat

4. Antara kalimat yang menjadi sebab dan akibat saling berkaitan.

Contoh Paragraf Sebab Akibat

Contoh 1 :

Berkembangnya peradaban umat manusia tak lepas dari perilaku konsumtif yang mengikutinya. Semakin besar jumlah populasi manusia, semakin besar pula pola konsumsi yang terjadi. Manusia secara konsumtif membutuhkan makan untuk hidup. Makanan didapatkan dari alam yang berupa buah-buahan dan lain-lain. Manusia juga membutuhkan rumah untuk berlindung. Karenannya manusia mebutuhkan kayu dari pohon untuk dijadikan bahan dasar membuat rumah. Dari kedua ilustrasi yang digambarkan, semuanya mengorbankan sumber daya alam dalam upaya memenuhi hajat hidup manusia. Semakin besar populasi manusia, maka akan semakin besar pola konsumsi yang terjadi sehingga berdampak pada perluasan lahan dan penebangan pohon. Penebangan pohon tentu akan berdampak besar pada kelangsungan hidup manusia dan binatang. Perilaku konsumtif manusia jika tidak dikontrol dengan bijak maka dalam jangka panjang akan mengakibatkan malapetaka yang sangat besar.

Baca Juga:  Pengertian, Ciri, & Contoh Paragraf Analogi

Pada paragraf di atas terdiri dari sebab-sebab yang mengakibatkan kerusakan lingkungan seperti penebangan hutan untuk memenuhi hasrat konsumtif manusia yang dijelaskan opleh beberapa kalimat penjelas. Selanjutnya diakhiri dengan kalimat utama di akhir paragraf yang menjelaskan tentang akibat dari perilaku konsumtif yang tidak disikapi secara bijak.

Contoh 2 :

Pengguna jalan raya seperti sepeda motor dan mobil dewasa ini banyak yang tidak mengindahkan peraturan lalu lintas yang berlaku. Seperti menerobos lampu merah yang masih menyala, memacu kendaraan diatas batas maksimal, saling mendahului, bahkan ada yang merebut hak pejalan kaki dengan mengendarai sepeda motor di atas trotoar. Perilaku semacam ini sangat merugikan baik bagi pengendara itu sendiri maupun orang lain disekitarnya. Tak heran angka kecelakaan lalu lintas di Indonesia semakin meningkat setiap tahunnya.

Baca Juga:  Pengertian Tata Surya Dan Anggota-Anggotanya Lengkap

Pada paragraf di atas terdiri dari sebab-sebab yang mengakibatkan kecelakaan lalu lintas seperti menerobos lampu merah, saling mendahului dan lainnya yang dijelaskan oleh beberapa kalimat penjelas. Selanjutnya diakhiri dengan kalimat utama di akhir paragraf yang menjelaskan tentang akibat dari perilaku tersebut yaitu angka kecelakaan lalu lintas di Indonesia semakin meningkat setiap tahunnya.

Contoh 3 :

Pak Suparman adalah seorang guru bidang studi matematika di SMN 09 Fajar Semesta. Ia dikenal sebagai guru yang ramah, baik hati dan cerdas. Ia sangat piawai dalam mengajarkan materi pada peserta didiknya. Beliau tidak pernah marah-marah jika ada murid yang kurang jelas terhadap materi yang diajarkannya, dengan sabar beliau ulangi kembali materi tersebut sampai murid benar-benar memahami materi yang diajarkannya. Selain itu beliau dikenal sebagai guru yang tegas dan disiplin dalam hal apapun. Beliau sangat penyabar dan selalu murah senyum kepada siapapun, bahkan pada guru yang benci karena iri dengan prestasinya. Ia sangat disayangi murid-muridnya dan tak sedikit murid-muridnya yang telah meraih kesuksesan. Tak heran dinas pendidikan setempat memberi penghargaan kepada beliau sebagai guru teladan dan terfavorit se-provinsi.

Pada paragraf di atas terdiri dari sebab-sebab khusus yang melatarbelakangi dinobatkannya pak Suparman sebagai guru teladan dan terfavorit se-provinsi yang dijelaskan oleh beberapa kalimat penjelas. Selanjutnya diakhiri dengan kalimat utama di akhir paragraf yang menjelaskan tentang (akibat) hasil dari kepribadian pak Suparman sebagai guru matematika yaitu pak suparman mendapatkan penghargaan dari dinas pendidikan provinsi.

Baca Juga:  Tata Cara & Adab Makan Minum dalam Islam

Contoh 4 :

Ardi adalah seorang anak yang nakal. Ia selalu menjahili teman-temannya ketika sedang serius belajar. Dalam kelas ia selalu membuat gaduh sehingga banyak guru yang tak tahan dengan tingkahnya dan memilih untuk keluar kelas atau menghukumnya. Ia juga sering membolos sekolah dan pergi bermain game online. Pergaulannya dengan anak-anak nakal membuatnya terbiasa merokok dan minum-minuman keras. Tak jarang ia terlibat perkelahian dengan teman sepermainannya akibat pengaruh alkohol. Suatu ketika ia pernah ketahuan membawa sebotol minuman keras di dalam tasnya. Karena tak pernah belajar dan membolos sekolah nilai raportnya hampir semuanya merah. Ditambah lagi dengan kepribadiannya yang buruk ia pun tak naik kelas dan terancam dikeluarkan dari sekolah.

Paragraf di atas menjelaskan tentang kenakalan-kenakalan yang dilakukan Ardi di lingkungan sekolahnya pada kalimat penjelas. Kalimat penjelas memuat sebab-sebab yang mengakibatkan Ardi tidak naik kelas dan terancam dikeluarkan. Kalimat Utama berada di akhir kalimat yang menjelaskan tentang akibat dari kenakalan Ardi.

Beberapa contoh dari paragraf sebab akibat telah kita pelajari bersama pada artikel ini. Sebuah catatan penting yang perlu diingat bahwa paragraf sebab akibat merupakan bagian dari paragraf yang menggunakan pola pengembangan induksi (khusus-umum) dan memiliki gagasan utama di akhir paragraf. Semoga bermanfaat dan selamat belajar!

Sumber :

http://www.kelasindonesia.com/2015/03/pengertian-dan-contoh-paragraf-sebab-akibat-beserta-ciri-cirinya.html?m=1