Pengertian, Ciri, & 24 Contoh Kalimat Langsung dalam Bahasa Indonesia

Pengertian, Ciri, & 24 Contoh Kalimat Langsung dalam Bahasa Indonesia – Berdasarkan cara penyampaiannya, kalimat dalam bahasa Indonesia dibagi menjadi dua jenis kalimat, yaitu kalimat langsung dan kalimat tidak langsung. Nah, sebelumnya apakah kalian masih ingat apa pengertian dari kalimat? Ya, kalimat adalah rangkaian kata yang memiliki makna dan bertujuan untuk menyampakan suatu informasi.

Nah, kalimat langsung adalah kalimat yang berasal dari ujaran langsung si pembicara. Dengan kata lain, kalimat langsung merupakan kalimat asli yang belum dirubah atau diedit oleh sang penulis di dalam suatu tulisan atau paragraf. Sedangkan, jika apa yang disampaikan oleh pembicara ditulis kembali dengan cara diedit, maka kalimat tersebut merupakan kalimat tidak langsung.

Ciri-Ciri Kalimat Langsung

Suatu kalimat dapat dikatakan sebagai kalimat langsung jika memiliki cirri-ciri sebagai berikut ini:

1. Menggunakan tanda petik dua sebagai penanda bagian kalimat langsung.
2. Pada kalimat pertama menggunakan huruf kapital, meskipun terletak di tengah tulisan dan bukan nama orang, tempat, dan lain-lain.
3. Antara kalimat langsung dan kalimat pengiringnya dipisahkan dengan tanda baca koma.
4. Kalimat langsung dibaca dengan intonasi yang berbeda dengan kalimat lain. Dengan kata lain, intonasinya lebih tinggi.
5. Jika berbentuk dialog, kalimat langsung dipisahkan dengan tanda titik dua.

Baca Juga:  Pengertian dan 6 Komponen Penginderaan Jauh

Bentuk atau Susunan Kalimat Langsung

Perhatikan contoh berikut ini:

Pak guru mengatakan kepada kami semua, “Besok kita akan melaksanakan ulangan harian.”

Kalimat langsung pada contoh di atas adalah:
Besok kita akan melaksanakan ulangan harian

Kalimat pengantar pada contoh di atas adalah:
Pak guru mengatakan kepada kami semua.

Contoh di atas adalah bentuk dari kalimat langsung, sedangkan berikut ini adalah susunan kalimat langsung di dalam sebuah tulisan atau paragraf:

Kalimat Pengantar, “Kalimat langsung.”
Contoh: Ibu berkata bahwa, “Hari ini akan hujan deras.”

“Kalimat langsung,” kalimat pengantar.
Contoh: “Hari ini akan hujan deras,” kata ibu.

“Kalimat langsung,” kalimat pengantar, “kalimat langsung.”
Contoh: “Hari ini akan hujan deras,” kata ibu dan juga ayah mengatakan, “Jangan pulang terlambat.”

Contoh-Contoh Kalimat Langsung

1. Kakak berkata kepadaku, “Belajar yang rajin agar kamu menjadi anak yang pintar.”
2. Andi berkata kepada Ria, “hari ini aku tidak akan pergi ke sekolah karena sakit.”
3. Ayah berkata kepada adik, “Ambilkan ayah buku yang berwarna putih di atas meja!”
4. Ibu berkata kepada kami semua, “Hari ini ibu akan memasak sayur asam.”
5. “Jangan datang terlambat,” kata pak guru kepada kami semua.
6. “Buanglah sampah pada tempatnya,” pesan pak kepala sekolah ketika upacar.
7. Nenek berpesan kepadaku, “Jangan pernah meninggalkan sholat!”
8. “Aku akan menjemputmu sekitar jam 8 malam,” pesan Andi kepada Ria.
9. “Jangan lupa mengunci rumah sebelum tidur,” pesan ayah sebelum pergi.
10. “Kamu harus minum obat secara teratur,” pesan dokter kepada adikku.
11. Ibu guru berpesan, “Selesaikan tugas nomor satu dan kumpul di atas meja ibu!”
12. Paman menyuruh aku, “Belikan paman obat sakit kepala di warung!”
13. “Jauhi narkoba dan minuman – minuma keras!” perintah ketua kepada kami.
14. “Bangunkan kakak dan suruh merapihkan tempat tidurnya!” perintah Ayah kepadaku.
15. “Ambilkan aku segelas air putih,” pinta Andre.
16. “Tolong segera kumpulkan tugas-tugas yang telah ibu berikan besok!” perintah ibu guru.
17. Bapak kepala sekolah mengumumkan, “Hari ini kalian semua belajar di rumah masing-masing.’
18. Ayah mengumumkan, “ Besok kita akan pergi menjenguk nenek di kampong.”
19. Andika bertanya, “Kapan kita akan pergi berkunjung ke Yogyakarta?”
20. Kakak bertanya kepadaku, “Apakah kamu melihat buku berwarna putih di atas meja?”
21. “Sudahkah kamu menyelesaikan semua tugas-tugasmu?” tanya ibu guru kepada kami.
22. “Dimanakah kamu meletakkan bukuku?” tanya Siska kepadaku.
23. “Apakah kamu sudah makan hari ini?” tanya ibu kepadaku.
24. Sebelum pergi ayah berkata, “Jaga diri kalian baik-baik,” dan juga berpesan, “Jangan pernah meninggalkan sholat.
25. Andi berkata, “Kita harus bersemangat sebagai anak muda,” di juga menyeru, “Jangan sekali-kali menggunakan narkoba!”

Baca Juga:  Pengertian Gelombang Elektromagnetik, Ciri, & Jenisnya

Demikianlah pengertian dan contoh kalimat langsung di dalam bahasa Indonesia. Kalimat langsung biasanya di tulis untuk menyampaikan pesan atau maksud perkataan sang pembicara tanpa merubah atau menambahkan apapun.