Pengertian & 20 Contoh majas Paradoks

Pengertian & 20 Contoh majas Paradoks – Majas merupakan bahasa indah yang digunakan untuk mempercantik susunan kalimat yang tujuan akhirnya ialah untuk memperoleh efek tertentu agar tercipta sebuah kesan imaginatif bagi penyimak atau pendengarnya, baik secara lisan maupun tertulis.

Selain itu, terdapat pengertian lain mengenai majas, yaitu pemanfaatan gaya bahasa untuk memperoleh nuansa tertentu sehingga menciptakan kesan kata-kata yang lebih imajinatif.Sedangkan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, majas adalah cara melukiskan sesuatu dengan jalan menyamakannya dengan sesuatu yang lain. Sederhananya, majas adalah pengibaratan dan majas seringkali disebut sebagai kiasan.

Adapun majas paradoks adalah majas yang mengandung makna yang bertentangan dengan fakta-fakta yang ada. Majas paradoks merupakan salah satu dari jenis majas pertentangan.

Perhatikan kalimat di bawah ini!

Sepinya transaksi tak menyurutkan ramainya pedagang yang menjajakan dagangannya di pasar ini.

Kalimat di atas bermakna pedagang ramai menjajakan barang dagangannya padahal tidak banyak yang membelinya. Dua kondisi yang berbeda, dimana pedagang ramai sedangkan pembeli sedikit sehingga mengakibatkan sepinya transaksi yang terjadi di pasar tersebut.Umumnya pedagang akan ramai dan bersemangat menjajakan dagangannya ketika banyak calon pembeli yang lewat di depan tokonya. Kalimat tersebut mengandung majas paradoks.

Baca Juga:  Pengertian Jaringan Pengangkut (Xilem & Floem) dan Fungsinya

Perhatikan kembali kalimat berikut ini!

Kehidupan tak ubahnya seperti kematian bagi si pecandu narkoba.

Nah, kalimat di atas juga mengandung majas paradoks yang menggambarkan kondisi yang bertentangan antara kehidupan dan kematian. Secara logika, seseorang yang masih bernyawa tidak mungkin dikatakan telah mati namun kondisi tertentu menyebabkan seorang pengguna narkoba diibaratkan sama dengan orang yang telah mati.

Perhatikan kalimat berikutnya agar lebih paham!

Jiwa muda membuatnya seolah tak pernah tua.

Kalimat di atas juga mengandung majas paradoks. Ada kata yang berlawanan di dalamnya, yaitu muda dan tua. Pada umumnya, jiwa muda dimiliki oleh orang yang juga berusia muda. Namun dalam kalimat ini, kenyataannya berbeda. Usia tua justru tetap membuatnya berjiwa muda.

Contoh-contoh kalimat yang mengandung majas paradoks:

1. Kecerdasannya membuatnya lupa untuk berpikir.
2. Kekayaan bukanlah jaminan hati seseorang terbebas dari kemiskinan.
3. Kesakitannya membuatnya tetap bahagia karena ia terus bersama orang yang dicintainya.
4. Mahalnya biaya penyediaan fasilitas umum oleh pemerintah tak membuat warga bermental kaya, mereka tetap suka merusak dibandingkan menjaga.
5. Kejeniusan Albert Einstein telah mengantarkannya dikeluarkan dari sekolah.
6. Kemiskinan mendorongnya untuk terus berusaha menjadi kaya.
7. Masih banyak warga Indonesia yang hidup dalam kekurangan di negeri dengan kekayaan alam yang luar biasa ini.
8. Dinginnya jeruji besi tak membuatnya jera menjadi pengedar narkoba.
9. Narkoba adalah racun yang mengobati bagi pecandunya.
10. Ketampanan Andi tak menjamin ia mempunyai kekasih hati.
11. Mencintai berarti kerelaan untuk tak memiliki bagi sebagian orang.
12. Kemajuan teknologi sering kali mengakibatkan kemunduran nilai sosial.
13. Meski kehidupannya serba bercukupan, Budi tetaplah orang yang rendah hati.
14. Memberi berarti mendapat yang lebih besar bagi seorang politikus licik.
15. Di balik wajah seramnya, ia memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
16. Tubuh Rudi tetap kurus meski nafsu makannya tinggi.
17. Pendidikannya yang tinggi tak berbanding lurus dengan karirnya.
18. Suramnya langit hari ini terbayarkan oleh cerahnya wajah Nina yang mengabarkan ia mendapat beasiswa ke luar negeri untuk kuliahnya.
19. Kemudahan tak selalu berarti kegembiraan bagi para pecinta tantangan.
20. Pemberian adalah bentuk simpanan bagi orang-orang dermawan.

Baca Juga:  Materi Tenses: Present Continuous Tense