Macam-Macam Majas Perbandingan dan Penjelasannya

Macam-Macam Majas Perbandingan dan Penjelasannya – Majas atau gaya bahasa merupakan pemanfaatan dan penggunaan ragam kekayaan bahasa untuk mendapatkan efek-efek tertentu yang mampu menghidupkan sebuah karya sastra. Dalam menyampaikan pikiran dan perasaan penulis sastra menyampaikannya melalui karakteristik bahasa yang khas baik secara lisan maupun tertulis. Kali ini kita akan membahas materi tentang majas perbandingan.

Majas perbandingan adalah ungkapan gaya bahasa yang mengiaskan pernyataan perbandingan untuk memberikan kesan dan pengaruh terhadap pendengar atau pembaca. Majas perbandingan terdiri atas majas perumpaan, majas metafora, majas personifikasi, majas alegori, majas simbolik, majas sinekdok, majas simile dan majas metonomia. Berikut penjelasan dan contohnya!

a. Majas Asosiasi / Perumpamaan

Majas asosiasi adalah jenis majas perbandingan yang membandingkan dua hal yang pada kenyataannnya berbeda, namun dinyatakan sama secara sifat dan karakter pada kedua hal tersebut. Dalam kalimat majas ini ditandai dengan penggunaan kata bagaikan, seumpama, umpama, laksana, dan seperti. Contoh:

1. Ia begitu keras kepala seperti batu.
2. Wajahnya selalu cemberut bagaikan kain kusut.

b. Majas Metafora

Majas metafora adalah jenis majas perbandingan yang memberi ungkapan gaya bahasa secara langsung berupa perbandingan analogis. Penggunaan kata dalam majas metafora bukanlah dalam artian yang sebenarnya, melainkan berdasarkan perbandingan atau persamaan dengan hal yang lain. Contoh :

Baca Juga:  Pengertian dan 30 Contoh Majas Simile

1. Dia sangat mempercayai sahabatnya sebagai tangan kanan dalam urusan pekerjaannya. (orang kepercayaan)
2. Malam nanti kita bisa melihat keanggunan sang dewi malam. (bulan)
3. Raja siang hari ini sangat terik sekali. (matahari)
4. Ardian adalah seorang anak yang berprestasi di sekolahnya, tak heran ia menjadi anak emas bagi guru dan kepala sekolahnya. (anak kesayangan)

c. Majas Personifikasi

Majas personifikasi adalah majas yang melakukan perbandingan dengan pemberian sifat-sifat manusia terhadap benda-benda menjadi seolah hidup. Contoh:

1. Tadi malam terjadi angin ribut di kawasan Hokaido Jepang.
2. Aku melihat ombak di pantai seolah menar-nari di hadapanku.
3. Aku duduk terdiam menunggunya di sini, aku malu terhadap dinding dan seisi ruangan yang sedari tadi mengejek dan menertawaiku.

d. Majas Alegori

Majas alegori merupakan jenis majas perbandingan yang memberi ungkapan berupa sebuah pernyataan dengan menggunakan perumpamaan atau kiasan yang tidak menyatakan maksud secara harfiah atau makna sebenarnya. Contoh:

1. Keterampilan seseorang bagaikan sebuah pisau, semakin diasah maka akan semakin tajam ia. Semakin seseorang memperdalam keahliannya, maka akan semakin terampil lah ia.
2. Generasi muda bagaikan bibit pada tumbuhan. Jika tiba saatnya nanti ia akan menggantikan tumbuhan yang sudah tua untuk memikul beban dan tumbuh tinggi menjulang menantang badai. Begitulah generasi muda, suatu saat ia akan meneruskan perjuangan para generasi tua mengabdikan diri kepada ibu pertiwi.

Baca Juga:  Batas-Batas dan Bentang Alam Kawasan Negara Perancis

e. Majas Simbolik

Majas simbolik adalah jenis majas perbandingan yang mendeskripsikan sesuatu dengan sesuatu hal lain berupa simbol, lambang, benda, dan lain-lain. Contoh:

1. Pria itu seorang lintah darat, sebaiknya jangan berurusan dengannya!
2. Warna ungu melambangkan kedewasaan dan kasih sayang.
3. Mawar ini melambangkan cintaku padamu yang semerbak nan indah.

f. Majas Metonomia

1. Paman selalu terbang menggunakan Sriwijaya Air ketika pergi ke Semarang.
2. Ayah selalu mengendarai Pajero Sport ke kantornya.
3. Adik sangat menyukai Pop mie goreng.

g. Majas Sinekdok

Majas sinekdok adalah majas yang menyatakan sebagian untuk mewakili keseluruhan dari sesuatu atau menyatakan keseluruhan dari sesuatu yang pada kenyataannya hanyalah sebagian dari sesuatu tersebut. Majas ini dibagi menjadi 2 jenis, yakni :

1. Majas pars pro toto

Majas ini menyatakan sebagian untuk mewakili keseluruhan dari sesuatu. Contoh:

Baca Juga:  Pengertian & Belasan Contoh Majas Metafora

– Sampai saat ini tak sehelai rambutpun ada orang yang menemukan bocah yang hilang itu.
– Kemana saja dia? Sudah siang masih saja belum terlihat batang hidungnya.
– Tiket menonton di bioskop itu cukup mahal, per kepala dihargai Rp 100.000,00.

2. Majas Totem Pro Parte

Majas ini menyatakan keseluruhan dari suatu hal namun pada kenyataannya hanyalah sebagian dari suatu hal tersebut yang dinyatakn dalam kalimat. Contoh :

– Pertandingan sepak bola HUT RI nanti sore yakni RT 032 melawan RT 033 kelurahan Kemiling Permai.
– Pada perempat final malam nanti Indonesia akan melawan Malaysia di kejuaraan Indonesia Open.

h. Majas Simile

Majas Simile adalah majas yang mengungkapkan perbandingan tentang dua hal yang memiliki kesamaan secara eksplisit. Majas ini menggunakan kata penghubung ibarat, umpama, laksana, bagaikan, dan seperti. Contoh :

– Mereka bagaikan anjing dan kucing, selalu saja tak pernah bisa akur.
– Nyalinya menciut ketika bertemu istrinya, bagaikan kerupuk di siram air.
– Ketika berada di lapangan, si kurus itu dapat berlari seperti macan.

Demikian beberapa penjabaran tentang materi majas perbandingan. Semoga bermanfaat dan selamat belajar!