Kesalahan yang Paling Sering Terjadi Ketika Menulis Kalimat Bahasa Inggris

Kesalahan yang Paling Sering Terjadi Ketika Menulis Kalimat Bahasa Inggris – Bahasa Inggris merupakan bahasa internasional yang dipakai di seluruh dunia. Oleh karena itu bahasa Inggris disebut sebagai bahasa internasional (Lingua Franca). Akan tetapi, banyak dari orang Indonesia yang masih melakukan keasalah dalam penulisan bahasa Inggris. Hal itu disebabkan penulisan dan pengucapan dalam bahasa Inggris yang berbeda. Berikut adalah beberapa kesalahan yang paling sering terjadi ketika menulis kalimat bahasa Inggris.

1. Active and Passive

Dalam penulisan Bahasa Inggris, kalimat aktif (active sentence) lebih sering digunakan dari pada kalimat pasif (passive sentence).

Contoh:

The headmaster employed many new staff for this school. (Kepala sekolah mempekerjakan banyak pegawai baru untuk sekolah ini)

Lebih baik menggunakan kalimat aktif seperti tersebut di atas daripada kalimat pasif sebagai berikut.

Contoh:

Many new staff were employed by the headmaster for this school. (Banyak pegawai baru dipekerjakan oleh kepala sekolah untuk sekolah ini)

Jika kita ingin lebih fokus kepada objek dalam kalimat, kita lebih baik menggunakan kalimat pasif dan boleh tidak menggunakan subjek.

Contoh:

Many new staff were emploeyed for this school. (Banyak pegawai baru dipekerjakan untuk sekolah ini)

2. A and An

Masih banyak dari kita yang kurang mengerti perbedaan penggunaan artikel “a” dan “an”. Banyak yang memakai “an” untuk kata yang seharusnya memakai artikel “a”. Artikel “a” digunakan untuk kata benda (noun) yang berawalan huruf konsonan dan pengucapannya konsonan.

Baca Juga:  Cerita Bahasa Inggris Tentang Sahabat Abu Bakar As-Siddiq

Contoh:

• A girl (seorang perempuan)
• A morning show (sebuah pertunjukkan pada pagi hari)
• A usual morning show (sebuah pertunjukkan yang biasa ditampilkan pada pagi hari)

Note:

Pada frasa “a usual morning show”, kata ‘usual’ menggunakan artikel ‘a’ karena kata ‘usual’ dibaca /ˈjuː.ʒu.əl/ dan pengucapan huruf awalnya merupakan konsonan.

Artikel “an” digunakan untuk kata benda (noun) yang pengucapannya vokal.

Contoh:

• An orange (sebuah jeruk)
• An update news (sebuah berita yang terbarukan)
• An hour ago (satu jam yang lalu)

Note:

Pada frasa “an hour ago”, kata ‘hour’ menggunakan artikel ‘an’ karena kata ‘hour’ dibaca /aʊr/ , dan pengucapan kata awalnya merupakan vokal.

Jadi, bukan “a hour” dan “a honorable teacher”, tetapi yang benar adalah “an hour” dan “an honorable teacher”.

3. The dan An / A

A, an, dan the merupakan artikel dalam Bahasa Inggris. Terdapat perbedaan dalam penggunaanya antara a / an dan the. Artikel a / an digunakan untuk kata benda (noun) yang belum spesifik.

Contoh:

• A boy (seorang laki – laki)
• A school (sebuah sekolah)
• A bag (sebuah tas)

Sedangkan artikel the digunakan untuk kata benda (noun) yang sudah spesifik.

Contoh:

• The boy standing near the door. (Seorang laki – laki yang berdiri di dekat pintu)
• The school where she studies is good. (Sekolah dimana dia belajar bagus)
• The blue bag. (Tas yang berwarna biru)

Baca Juga:  Materi Tenses: Past Continuous

Penggunaan a / an dan the dalam sebuah paragraf:

A new girl was sitting in front of my school. She wore a blue dress. The girl had long black hair. She was holding a cup of tea. Suddenly, the girl dropped the cup by mistake because she saw me.

Note:

Dalam sebuah paragraf, jika sebuah kata benda (noun) belum disebutkan sebelumnya, maka kata benda tersebut memakai artikel a atau an. Tetapi jika sudah disebutkan, maka kata benda tersebut memakai artikel the.

4. Number dan Amount

Sering terdapat kesalahan dalam pemilihan kata amount atau number sebelum kata benda.

Contoh:

• Amount of book (jumlah buku) <salah>
• Amount of water (jumlah air) <benar>
• The number of milk (jumlah susu) <salah>
• The number of bag (jumlah tas) <benar>

Berdasarkan contoh di atas, kata amount digunakan untuk menyatakan jumlah benda yang tidak dapat dihitung (uncountable noun). Sedangkan kata number digunakan untuk menyatakan jumlah benda yang dapat dihitung (countable noun).

5. Less dan Fewer

Less dan fewer merupakan dua kata yang sering membingungkan.

Contoh:

• Less books (salah)
• Less sugar (benar)
• Fewer sugar (salah)
• Fewer books (benar)

Baca Juga:  2 Contoh Report Text tentang Tumbuhan dan Artinya

Dari contoh diatas, kita dapat mengetahui bahwa kata less digunakan untuk kata benda yang tidak dapat dihitung (uncountable noun), dan kata fewer digunakan untuk lata benda yang dapat dihitung (countable noun).

6. Between dan Among

Kedua kata tersebut sering membingungkan kita. Kata between digunakan untuk menjelaskan sesuatu diantara dua pihak.

Contoh:

The difference between male students and female students. (Perbedaan antara siswa laki – laki dan siswa perempuan)

Sedangkan kata among digunakan untuk menjelaskan sesuatu lebih dari dua pihak.

Contoh:

The difference among the level of students. (Perbedaan di antara tingkatan siswa)

Akan tetapi, jika pihak – pihak yang akan dijelaskan atau dibandingkan sudah jelas, maka yang dipakai adalah between.

Contoh:

The difference among the elementary school students, junior high school students, and senior high school students. (Perbedaan antara siswa SD, siswa SMP, dan siswa SMA).

Demikianlah beberapa kesalahan yang paling sering terjadi ketika menulis kalimat bahasa Inggris. Semoga menjadi informasi yang berguna bagi kalian dan semoga kalian dapat menghindari kesalahan – kesalahan tersebut dalam penulisan bahasa Inggris. Terima kasih.

Baca Juga:

Uraian 9 Jenis Pronoun dalam Bahasa Inggris
Definisi Parallel Verbs, Contoh & Soal
Soal Bahasa Inggris Tentang Find The Sentence’s Mistakes