Jenis-Jenis Manusia Purba di Indonesia dan di Dunia

Jenis-Jenis Manusia Purba di Indonesia dan di Dunia – Manusia Purba adalah manusia – manusia yang hidup pada masa pra sejarah. Ada banyak sekali jenis manusia purba yang diperkirakan pernah hidup di bumi pada zaman prasejarah dan sebagian mereka telah ditemukan oleh para ahli sejarah. Mereka melakukan penelitian dengan cara menggali wilayah – wilayah yang diperkirakan pernah menjadi tempat tinggal manusia purba.

Penggalian tersebut menghasilkan beberapa penemuan, seperti fosil – fosil hewan, tumbuhan, alat – alat kuno dan manusia purba. Dari hasil ini para ilmuan bisa mengidentifikasi jenis manusia purba apa yang tinggal di daerah tersebut dengan cara melihat ciri – ciri dan berapa umur mereka dengan melihat umur lapisan bumi di daerah tersebut.

Selama beberapa dekade, telah banyak ditemukan jenis manusia purba, baik di Indonesia maupun di luar negeri. Apa sajakah jenis – jenis manusia purba yang telah ditemukan itu ? Berikut ini adalah pembahasannya.

A. Manusia Purba di Indonesia

Indonesia diperkirakan memiliki kehidupan pra sejarah yang dibuktikan dengan penemuan – penemuan fosil dan barang – barang pra sejarah di beberapa daerah. Manusia – manusia purba yang pernah tinggal di Indonesia, antara lain :

1. Meganthropus Palaeojavanicus

Meganthropus Palaeojavanicus adalah salah satu jenis manusia purba, yang berarti manusia raksasa dari Jawa kuno. Manusia purba ini diperkirakan sebagai jenis manusia purba yang paling tua di Indonesia yang berumur sekitar 1-2 juta tahun. Manusia ini memiliki tubuh yang sangat besar dan berbadan tegap.

Baca Juga:  Pengertian Atmosfer, Sifat Atmosfer, dan Manfaatnya Bagi Kehidupan

Pada bagian belakang kepalanya ada sebuah tonjolan yang tajam. Selain itu, mereka juga memiliki tulang pipi yang tebal dengan tonjolan di kening yang terlihat sangat jelas, dan tidak memiliki dagu. Memiliki rahang dan gigi yang sangat besar dengan otot yang sangat kuat. Meganthropus Palaeojavanicus diperkirakan memakan jenis – jenis tumbuhan.

2. Pithecanthropus

Pithecanthropus disebut juga dengan manusia kera. Jenis manusia purba ini paling banyak di temukan di daerah Indonesia. Fosil mereka ditemukan pada lapisan pucangan dan kabuh pada permukaan bumi. Fosil ini diperkirakan berumur sekitar 30.000-2 juta tahun.

Manusia purba Pithecanthropus memiliki ciri – ciri berbadan tegap dengan tinggi tubuh sekitar 165 – 180 cm. Mereka memiliki tonjolan kening yang tebal pada pelipis, hidung yang lebar, dan tidak berdagu. Selain itu, mereka memiliki rahang dan otot kunyah yang tidak sekuat manusia purba Meganthropus. Mereka mengkonsumsi tumbuh – tumbuhan dan hewan buruan. Ada banyak sekali jenis manusia purba Pithecanthropus yang ditemukan di Indonesia. di antaranya adalah:

Pithecanthropus Erectus

Manusia ini disebut dengan manusia kera yang berjalan dengan tegap. Fosil mereka ditemukan di sekitar lembah sungai bengawan Solo pada tahun 1890 oleh Eugene Dubois.

Baca Juga:  Soal Sosiologi Kelas 12 Tentang Perubahan Sosial di Masyarakat

Pithecanthropus Mojokertensis

Manusia purba ini disebut dengan manusia kera dari Mojokerto. Fosil mereka ditemukan di daerah Mojokerto, pada tahun 1936 oleh Von Koenigswald.

Pithecanthropus Soloensis

Manusia ini disebut dengan manusia kera dari Solo karena ditemukan di tepi Bengawan Solo pada tahun antara 1931 – 1933. oleh Von Koenigswald dan Openorth.

3. Homo

Homo adalah jenis manusia purba termuda dari semua jenis manusia purba lainnya. Mereka disebut juga dengan Homo Erectus (manusia berjalan tegak) atau Homo Sapiens (manusia cerdas ). Fosil mereka ditemukan berada di lapisan Notopurpo dan diperkirakan berumur antara 25.000-40.000 tahun.

Manusia purba jenis ini memiliki tinggi tubuh sekitar 130 – 210 cm. Mereka memiliki otak yang lebih berkembang dibandingkan dengan jenis manusia purba lainnya. Tonjolan kening pada pelipis sudah tidak ditemukan lagi pada manusia purba jenis ini dan mereka juga sudah memiliki dagu. Selain itu, rahang dan otot kunyah mereka telah menyusut.

Ada beberapa jenis manusia purba homo yang ditemukan di Indonesia, di antaranya adalah:

Homo Soloensis

Fosil mereka ditemukan di daerah lembah Bengawan Solo pada tahun 1933 – 1034 oleh Von Koenigswald dan Weidenrich.

Homo Wajakensis

Fosil mereka ditemukan di daerah Wajak dekat Tulungagung oleh Dubois pada tahun 1889. Mereka sudah mengenal cara mengolah makanan dengan dimasak dan membuat alat – alat dari batu dan tulang.

Baca Juga:  9 Faktor Pendorong Perdagangan Internasional

B. Manusia Purba di Dunia

Selain di Indonesia, di beberapa belahan dunia lainnya ditemukan pula fosil – fosil manusia purba seperti di Indonesia, tetapi mereka memiliki ciri – ciri yang berbeda dengan manusia purba yang ditemukan di Indonesia. Jenis – Jenis manusia purba yang ditemukan di belahan dunia lainnya adalah:

1. Australopithecus Africanus

Fosil Australopithecus Africanus ditemukan oleh Raymond Dart, pada tahun 1924 di Taung, dekat Vryburg, Afrika Selatan. Manusia purba jenis ini diperkirakan hidup sekitar 2-3 juta tahun yang lalu.

2. Sinanthropus Pekinensis

Sinanthropus Pekinensis disebut juga dengan Homo Pekinensis. Fosil mereka ditemukan pada tahun 1927 oleh Davidson Black di dalam gua Choukoutien, Beijing, RRC.

3. Homo Neanderthalensis

Manusia jenis purba ini memiliki ciri – ciri Homo Wajakensis. Fosil mereka ditemukan di daerah lembah sungai Neandar, Jerman oleh Rudolf Virchow.

4. Homo Rhodesiensis

Fosil Homo Rhodesiensis ditemukan di gua Broken Hill, Zimbabwe pada tahun 1924 oleh Raymond Dart dan Robert Brom.

5. Homo Cro-Magnon

Homo Cro-Magnon ditemukan di dalam Gua Cro-Magnon, Perancis. Fosil mereka ditemukan pada tahun 1868. Jenis manusia purba ini mendekati ciri-ciri manusia modern.