Fungsi Jantung Sebagai Alat Sirkulasi Darah

Fungsi Jantung Sebagai Alat Sirkulasi Darah – Tubuh hewan yang dibangun oleh banyak sel harus berkoordinasi satu sama lain dalam menyokong kehidupan suatu organisme. Setiap sel akan melakukan metabolisme yang akan membutuhkan “bahan – bahan” dalam metabolisme tersebut. Selain itu, akan dihasilkan limbah metabolisme yang berasal dari reaksi tersebut di dalam sel. Sirkulasi merupakan suatu sistem yang berperan dalam transportasi nutrisi juga mengangkut limbah metabolisme. Pada beberapa hewan tingkat rendah, belum memiliki sistem sirkulasi yang sesungguhnya dikarenakan tubuhnya yang masih sangat sederhana. Proses sirkulasi pada hewan tersebut berlangsung dengan difusi, suatu transfer zat secara pasif antar sel penyusun tubuh.

Sirkulasi yang berlangsung pada tubuh hewan vertebrata disusun oleh sekumpulan organ yang memiliki fungsi yang sama yaitu untuk mengangkut zat di dalam tubuh. Jantung merupakan organ sirkulasi yang pertama kali terbentuk pada hewan vertebrata. Pembentukan jantung ini terjadi pada masa organogesis. Jantung memiliki peranan yang penting dalam sistem sirkulasi dan juga menentukan kehidupan suatu organisme. Jantung berfungsi sebagai pemompa darah yang akan menjalankan sistem sirkulasi.

Baca Juga:  Definisi, Ciri, & Contoh Kalimat Induktif

JANTUNG SEBAGAI PEMOMPA DARAH

Fungsi jantung pada sebagian hewan sangat penting. Hal ini dikarenakan jantung merupakan organ yang berperan sebagai pemompa darah dalam sistem sirkulasi. Jantung memompakan darah yang mengandung limbah metabolisme (karbondioksida) keluar tubuh serta memompa darah yang membawa nutrisi dan oksigen ke seluruh sel di dalam tubuh. Fungsi jantung dapat dianalogikan sebagai pompa air yang memompakan air dalam pipa – pipa. Aliran air tersebut sangat bergantung pada tekanan (pompa) dari mesin pompa air. Pipa – pipa akan menghantarkan air ke bagian yan ditentukan. Fungsi kerja mesin pompa air tersebut dapat menggambarkan bagaimana peranan jantung sebagai pemompa darah. Denyutan jantung yang ditimbulkan dari kerja otot jantung inilah yang menimbulkan gelombang arus aliran darah. Darah yang dipompakan oleh jantung ini akan bergerak mengalir sepanjang pembuluh darah menuju ke sel target.

Baca Juga:  Definisi, Ciri, & 23 Contoh Kalimat Aktif Transitif

Dalam memompakan darah, jantung disusun oleh struktur yang spesial yang mendukung kerja jantung sebagai pompa darah. Adapun struktur jantung manusia ialah sebagai berikut:

1. Memiliki empat ruang dengan sekat sempurna

Mulai dari kelas aves dan mamalia, termasuk manusia memiliki jantung dengan struktur yang kompleks. Jantung kelompok tersebut memiliki empat ruang yang terdiri dari dua serambi (atrium) bagian kanan dan kiri, serta dua bilik (ventrikel) bagian kanan dan kiri. Bagian jantung kanan dan kiri ini dipisahkan oleh sekat yang sempurna membagi jantung menjadi dua bagian utama. Dengan adanya sekat ini, maka tidak akan terjadi pencampuran antara darah kotor (mengandung karbondioksida) dengan darah bersih (mengandung oksigen). Sementara itu, antara serambi dengan biliki keduanya dipisahkan dengan sekat berkatup. Fungsi katup ini ialah sebagai pintu untuk aliran dari dari serambi ke bilik (klep membuka), serta mencegah aliran balik dari bilik ke serambi (klep menutup).

Ruang jantung memiliki fungsi yang khusus. Ruang serambi berfungsi untuk menerima darah dari pembuluh vena. Serambi kanan akan menerima darah kotor dari seluruh tubuh melalui vena cava. Sementara serambi kiri menerima darah bersih yang dibawa oleh vena dari paru – paru. Sedangkan ruang bilik akan menerima darah dari serambi kemudian memompakan darah tersebut ke luar jantung. Bilik kanan akan memompakan darah kotor menuju paru – paru, dan bilik kiri akan memompakan darah bersih dari serambi kiri menuju ke seluruh tubuh.

Baca Juga:  Penjelasan & Isi Perundingan Hooge Veluwe dan Perundingan Linggajati

2. Disusun oleh otot jantung

Sebagai pemompa darah maka jantung harus tersusun oleh otot yang menghasilkan tekanan yang kuat. Otot jantung merupakan otot involunter yang menyusun jantung. Struktur yang becabang pada otot jantung membuat banyak hubungan antar el jantung sehingga gerakan (kontraksi dan relaksasi) yang dihasilkan akan lebih besar dibanding otot lainnya. Selain itu otot jantung tidak mudah lelah. Karena harus terus bergerak, otot jantung harus disuplai oleh banyak nutrisi.