Definisi, Fungsi Kromosom, & Macam-Macam Kromosom pada Manusia

Definisi, Fungsi Kromosom, & Macam-Macam Kromosom pada Manusia – Keberagaman yang dimiliki oleh makhluk hidup merupakan cerminan dari keberagaman urutan kode genetik dalam makhluk hidup tersebut. Kromosom suatu kumpulan materi genetik yang mengkode semua sifat yang dimiliki oleh makhluk hidup. Dapat kita cermati dalam penurunan sifat yang terjadi dalam suatu silsilah kekeluargaan, menunjukkan kemiripan sifat dan ini mencerminkan kemiripan struktur kode genetik dalam kromosom. Dalam artikel kali ini kita akan membahas mengenai kromosom dan jenis – jenisnya. Berikut uraiannya!

A. DEFINISI KROMOSOM

Kromosom merupakan substansi genetik yang tersusun atas protein histon dan rantai DNA yang mengandung kode – kode genetik. Rantai helix DNA yang panjang, tersusun melililit protein histon yang globular, sehingga ukurannya menjadi pendek. Bayangkan sebuah tali panjang yang dililitkan pada suatu kayu bundar. Maka akan terbentuk struktur pendek, padat, dan berbentuk batang ini disebut kromosom. Ketika sel sedang mengadakan pembelahan (reproduksi sel), maka kamu akan dapt melihat kromosom karena strukturnya akan lebih padat akibat penduplikatan, serta kemampuan kromosom yang menyerap warna (kroma= warna; soma= tubuh). Kromosom terletak di dalam intisel, merupakan substansi yang berperan dalam pewarisan sifat dari induk ke keturunannya.

B. FUNGSI KROMOSOM

Fungsi kromosom sangat penting, antara lain:

1. Menyimpan informasi genetik

Kromosom yang tersusun atas untaian rantai DNA mengandung informasi genetik seseorang. Kode – kode genetik tiap individu ialah unik, maka dapat digunakan untuk melacak silsilah kekerabatan dalam dunia kedokteran ataupun kepolisian. Informasi genetik yang tersimpan dalam kromosom dapat juga dijadikan acuan untuk memeriksa kelainan – kelainan bawaan atau buatan dalam tubuh seseorang.

Baca Juga:  6 Ciri Khas Kawasan Asia Tenggara yang Harus Diketahui

2. Mengatur metabolisme sel

Kromosom terletak di dalam inti sel, dan semua aktivitas sel di atur oleh inti sel sebenarnya ialah atas kontrol dari kromosom. Sintesis protein pada organisme dapat berlangsung dengan menggunakan cetakan kode genetik yang tersimpan dalam kromosom.

3. Agen pewarisan sifat

Saat sel mengadakan pembelahan sel baik mitosis ataupun meisosis maka akan terjadi tahap duplikasi kromosm. Hal ini bertujuan untuk membagiakan informasi genetik yang sama kepada sel baru. Sementara pada sel gamet yang merupakan sel seks memiliki hanya separuh informasi dari tubuh induk. Sebab pada fertilisasi akan terjadi penyatuan sel gamet. Individu baru yang terbentuk memiliki informasi dari kedua belah induk.

C. MACAM – MACAM KROMOSOM

Berdasarkan fungsinya, kromosom manusia dapat digolongkan menjadi:

1. Kromosom s*ks (gonosom)

Yaitu kromosom yang mengatur jenis kelamin. Kromosom ini jumlahnya hanya sepasang pada sel tubuh. Sementara jumlahnya tunggal pada sel gamet. Peristiwa gagal berpisah pada saat gametogenesis dapat menyebabkan kelainan jumlah kromosom seks. Pada laki – laki kromosom seksnya ialah XY, sementara kromosom seks pada wanita ialah XX. Sehingga terdapat sperma X dan sperma Y, namun hanya akan ada satu ovum X. Kromosom Y merupakan faktor pembentukan jenis kelamin.

Baca Juga:  Bagian-Bagian Hidung dan Fungsinya Masing Masing

2. Kromosom tubuh (autosom)

Yaitu kromosom yang mengatur semua sifat di dalam tubuh manusia kecuali jenis kelamin. Contohnya ialah bentuk rambut, warna kulit, bentuk hidung dan sebagainya. Jumlah kromosom tubuh pada sel tubuh manusia ialah 22 pasang atau 44. Sementara jumlahnya pada sel gamet baik ovum maupun sperma ialah 22.

Berdasarkan letak sentromernya, kromosom dibedakan menjadi:

1. Metasentrik

Yaitu kromosom yang letak sentromernya tepat berada di tengah. Sehingga kromosom ini memiliki bentuk seperti huruf “v” jika kromosom tunggal, atau bentuk “x” jika kromosom menduplikat.

2. Submetasentrik

Dikatakan submetasentrik karena letak sentromernya hampir seperti metasentrik yaitu sentromer di tengah. Pada submetasentrik letak sentromer membelah kromosom membentuk lengan yang tidak sama panjang, sehingga menyerupai bentuk “l” jika kromosom tunggal atau menyerupai sayap kupu – kupu jika kromosom menduplikat.

3. Akrosentrik

Yaitu kromosom yang letak sentromernya hampir ke ujung salah satu sisi kromosom, sehingga membelah lengan kromosom yang tidak sama panjang dengan perbandingan 1:3. Bentuk kromosom ini menyerupai huruf “j” jika dalam kromosom tunggal.

4. Telosentrik

Telonsentrik merupakan kromosom yang letak sentromernya di ujung salah satu sisi kromosom. Sehingga kromosom jenis ini hanya memiliki satu lengan. Bentuknya menyerupai huruf “i” atau tanda “!”.

Baca Juga:  Contoh Teks Laporan Hasil Observasi tentang Hewan Langka di Dunia

D. KARIOTYPE KROMOSOM MANUSIA

Kariotype merupakan susunan kromosom suatu makhluk hidup. Kromosom akan disusun dan dikelompokkan berdasarkan struktur fisik kromosom pada tubuh makhluk hidup. Manusia memiliki 46 kromosom (2n) atau 23 pasang kromosom dalam sel tubuh manusia. (semua sel selain sel gamet ialah sel tubuh). Sel tubuh manusia memiliki kromosom dalam bentuk berpasangan (dua set) atau lebih dikenal dengan diploid. Namun, pada sel gamet jumlah kromosomnya setengah dari sel tubuh. Artinya sel gamet memiliki kromosom hanya 23 kromosom (n). Karyotipe kromosom pada manusia akan dikelompokkan berdasarkan jenis kromosomnya.

1. Karyotipe sel tubuh

Sel tubuh memiliki kromosom berjumlah 46 kromosom atau 23 pasang kromosom. Jumlah ini terdiri atas 22 pasang kromosom autosom atau 44 kromosom autosom (sering ditulis 22aa atau 44a), dan sepasang kromosom seks atau gonosom. Pada laki – laki kromosom seks berbeda jenis yaitu XY sementara kromosom seks wanita ialah XX.

2. Karyotipe sel gamet

Seperti yang telah dijelaskan bahwa sel gamet memiliki kromosom separuh dari sel tubuh. Oleh karena itu, jumlah kromosom sel gamet ialah 23 kromosom, yang terdiri atas 22 kromosom autosom (22a) dan satu kromosom seks (pada wanita X, pada laki – laki X atau Y).