Definisi, Ciri Ciri Pithecanthropus Erectus, dan Jenis-Jenisnya

Definisi, Ciri Ciri Pithecanthropus Erectus, dan Jenis-Jenisnya – Pada saat zaman batu, bumi dihuni oleh manusia – manusia purba yang mendiami sebagian wilyahnya. Salah satu jenis dari manusia purba itu adalah pithecanthropus erectus. Nama ini berasal dari bahasa Latin yang berarti manusia kera yang berjalan tegak.

Fosil mereka pertama kali ditemukan oleh Eugene Dubois pada tahun 1890 di sekitar desa Trinil, wilayah Ngawi, Jawa Timur di sekitar Lembah Sungai Bengawan Solo. Manusia purba Pithecanthropus Erectus memiliki kedudukan diantara manusia dan kera, dengan kata lain mereka mirip seperti kera tetapi dapat berjalan seperti manusia.
Manusia purba pithecanthropus erectus hidup pada masa Pleistosen Awal, Pleistosen Tengah, dan Pleistosen Akhir. Pada masa – masa itu, daerah tempat tinggal mereka diperkirakan masih berupa padang rumput dengan pepohonan yang tidak terlalu padat.

Dalam aktivitas sehari –harinya, mereka sudah mampu membuat alat – alat sederhana dari bahan batu – batuan, seperti kapak penetak (chopping tool), kapak perimbas (chopper), dan alat penyerpih yang terbuat dari tulang hewan (flake).

Manusia purba jenis ini sangat bergantung dengan ketersediaan sumber daya alam. Pithecanthropus Erectus memenuhi kehidupan sehari – harinya dengan cara mengambil bahan – bahan yang telah disediakan oleh alam, seperti berburu dan mengumpulkan makanan. Karena pola hidup ini lah mereka selalu berpindah – pindah dari suatu tempat ke tempat lain (nomaden). Apablia suatu daerah sudah tidak lagi mampu mencukupi kebutuhan hidupnya, maka mereka akan pindah ke tempat lain yang memiliki sumber daya alam yang melimpah.

Baca Juga:  Pengertian, Ciri Kalimat Perintah, dan Jenis-Jenisnya

Dalam kehidupan sosial mereka, Pithecanthropus Erectus hidup berkelompok dan telah mengenal sistem pembagian tugas kerja. Para lelaki bertugas memburu binatang, sedangkan para wanita bertugas untuk mengumpulkan makanan baik tumbuh – tumbuhan maupun buah – buahan.

Ciri – Ciri Pithecanthropus Erectus

Berdasarkan fosil – fosil yang telah ditemukan, dapat diketahui bahwa Pithecanthropus Erectus memiliki ciri – ciri yang khas. Adapun ciri – ciri mereka adalah sebagai berikut ini:

a. Pithecanthropus Erectus memiliki tubuh yang tingginya kira-kira 165-180 cm.
b. Memiliki badan yang tegap, tetapi tidak setegap tubuh Meganthropus.
c. Memiliki tonjolan yang tebal pada kening dan melintang di sepanjang pelipis.
d. Memiliki otot kunyah yang tidak sekuat milik Meganthropus.
e. Memiliki volume otak sekitar 900 cc.
f. Memiliki hidung yang lebar dan tidak memiliki dagu.
g. Mengkonsumsi makanan – makanan yang bervariasi, seperti tumbuhan dan daging binatang.

Baca Juga:  Contoh Procedure Text How to Use Microsoft Word

Jenis – Jenis Pithecanthropus Erectus

Manusia purba Pithecanthropus Erectus memiliki beberapa jenis yang diklasifikasikan berdasarkan tempat atau daerah ditemukannya fosil mereka. Adapun jenis – jenis manusi purba ini antara lain:

Pithecanthropus Mojokertensis

Fosil manusia purba Pithecanthropus Mojokertensis ditemukan pada tahun 1936 oleh Weidenreich, di sekitar desa Jetis, Mojokerto. Fosil tersebut berupa tulang – tulang tengkorak dan tulang paha yang digali dalam perut bumi. Adapun ciri – ciri dari manusia purba Pithecanthropus Mojokertensis, adalah sebagai berikut:

1. Memiliki tubuh yang tegak
2. Tidak memiliki dagu
3. Kening menonjol
4. Memiliki tinggi badan sekitar 165 – 180 cm
5. Memiliki volume otak sekitar 750 – 1.300 cc
6. Memiliki tulang rahang dan geraham yang cukup kuat
7. Memiliki tulang tengkorak yang tebal
8. Memiliki bentuk tengkorak yang lonjong
9. Hidup sekitar tahun 2 – 2,5 juta tahun yang lalu

Baca Juga:  Definisi dan Jenis Metode Penelitian Sosiologi

Pithecanthropus Soloensis

Pithecantropus Soloensis disebut juga denga manusi kera dari Solo. Fosil mereka ditemukan oleh G.H.R. Von Koeningswald, Oppenorth, dan Ter Haar di sekitar lembah Sungai Bengawan Solo, sekitar tahun 1931-1934. Manusia purba jenis ini diperkirakan hidup sekitar 900.000 sampai 200.000 tahun yang lalu dan diperkirakan juga terdapat di daerah Sumatera, Kalimantan, bahkan Cina.

Pithecanthropus Robustus

Fosil Pithecanthropus Robustus pertama kali ditemukan oleh weidenreich dan Von koenigswald pada tahun 1939 di lembah Bengawan Solo. Fosil ini ditemukan setelah menggali permukaan kulit bumi hingga lapisan pleistosen bawah. Berdasarkan fosil tersebut, Von koenigswald menganggap fosil Pithecanthropus Robustus merupakan jenis yang sama dengan pithecanthropus Mojokertensis.

Selain ditemukan fosil mereka, penelitian tersebut ditemukan fosil alat – alat purba. Adapun fosil alat – alat yang ditemukan diantaranya adalah:

– Kapak penetak
– Kapak perimbas
– Pahat gengam
– Kapak gengam
– Alat serpih
– Alat-alat tulang