Definisi, Ciri, & 23 Contoh Kalimat Aktif Transitif

Definisi, Ciri, & 23 Contoh Kalimat Aktif Transitif – Kalimat digolongkan menjadi dua jenis berdasarkan ada tidaknya unsur objek. Kalimat – kalimat tersebut disebut dengan kalimat aktif transitif dan kalimat aktif intransitif. Apakah itu kalimat aktif transitif dan apakah perbedaannya dengan kalimat aktif intransitive. Nah, artikel kali ini akan membahasa khsusus mengenai kalimat aktif transitif beserta contoh – contohnya. Berikut ini adalah penjelasannya:

Kalimat aktif adalah kalimat yang subjeknya melakukan suatu tindakan langsung. Nah, pada kalimat transitif subjek melakukan tindakan tersebut terhadap objeknya. Dengan kata lain, kalimat aktif transitif ini adalah kalimat aktif yang memerlukan objek.

Hal ini berbeda dengan kalimat aktif intransitif. Meskipun baik kalimat aktif transitif dan intransitif keduanya memeiliki subjek yang melkukakan tindakan, tetapi subjek kalimat aktif intransitif tidak memerlukan sebuah objek. Hal ini dikarenakan biasanya kalimat aktif intransitif melakukan tindakan yang berpengaruh kepada dirinya sendiri. Sedangkan, pada kalimat aktif transitif, subjek melakukan suatu tindakan atau interaksi terhadapa hal, benda, atau orang lain.

Perhatkanlah kalimat berikut ini!

Andi menangis dengan sangat keras
Andi menangisi Shinta karena kepergiannya yang tiba-tiba.

Kedua kalimat di atas sama – sama memiliki kata kerja menangis. Tetapi, pada kalimat pertama tidak ditemukan subjek sehingga disebut dengan kalimat aktif intransitif.

Baca Juga:  Batas-Batas dan Bentang Alam Kawasan Negara Perancis

Sedangkan pada kalimat kedua kita bisa menemukan objek di dalamnya, sehingga kalimat nomor dua adalah kalimat aktif transitif.

Andi = S
Menangisi = P
Shinta = O
dengan sangat keras = Ket.

Dikarenakan memerlukan objek di dalam kalimatnya, kalimat aktif transitif bisa dirubah ke dalam bentuk kalimat pasif, yaitu suatu kalimat yang subjeknya dikenai tindakan oleh objek. Sedangkan kalimat aktif intrasitif tidak bisa dirubah ke dalam bentuk pasif.

Perhatikan kalimat beriktu ini!

Ibu menyiram tanaman yang ada di kebunnya setiap hari. (aktif transitif)
S             P               O             Pel.                     K.

Tanaman yang ada di kebun disiram oleh ibu setiap hari.

Objek tanaman pada kalimat di atas berubah posisinya menjadi subjek dan subjek ibu berubah menjadi objek. Selain itu, imbuhan pada kata kerja meny- berubah menjadi di- yang menandakan kalimat tersebut adalah kalimat pasif.

Baca Juga:  Contoh Dialog Bahasa Inggris 2 Orang Tentang Liburan

Ciri – Ciri Kalimat Aktif Transitif

Kalimat aktif transitif memiliki beberapa ciri – cir sebagai berikut ini:

1. Kalimat aktif transitif memerlukan objek.
2. Kata kerja pada kalimat aktif transitif memiliki imbuhan me-, atau menge-.
3. Kalimat aktif transitif bisa diubah bentuknya ke dalam bentuk kalimat pasif.

Contoh – Contoh Kalimat Aktif Transitif

Setelah membaca pengertian dan ciri – ciri kalimat aktif transitif, kali ini adalah contoh – contoh kalimat aktif transitif. Semoga contoh – contoh ini bisa membuat Anda lebih memahami apa itu kalimat aktif transitif.

1. Desi mengambil buku bahasa Indonesia di dalam tas merahnya.
2. Ibu mengajak Adik pergi ke pasar untuk membeli sayuran.
3. Danang memaafkan perbuatan Doni yang tidak sengaja Doni lakukan.
4. Pak guru memberikan kami tugas yang sangat banyak.
5. Kepala sekolah meliburkan siswa – siswinya karena sekolah akan direnovasi.
6. Pak Raden mengembalikan buku dongeng yang dipinjamnya dari Buk Laili.
7. Adik memukul kucing itu hingga tewas.
8. Ayah selalu memberikan uang jajan kepada Andi.
9. Tukang bangunan itu membangun sebuah jembatan dalam kurun waktu 4 hari.
10. Dewi mendengarkan radio hinggat terlelap dalam tidurnya.
11. Pak Kosim mengusir anak – anak yang sedang bermain di depan rumahnya.
12. Buk Ijah memasak nasi goreng di dapur.
13. Kami menyapu lapangan sekolah hingga bersih bersama – sama.
14. Pak polisi memenjarakan gembog narkoba selama 15 tahun.
15. Pak hakim menjatuhi hukuman mati bagi pelaku pembunuhan terhadap saudaranya itu.
16. Dona membuat kerajinan tangan dari gulungan kertas yang tidakk terpakai.
17. Paman membajak sawah dengan menggunkan mesin traktor keluaran terbaru.
18. Kakek merenovasi rumah tuanya menjadi rumah yang bagus.
19. Kucing mengejar – ngejar tikus hingga masuk ke atas loteng.
20. Ikan arwana memakan katak yang diberi oleh ayah di dalam aquarium.
21. Petani sayur memanen sayuran – sayurannya yang telah siap panen.
22. Langit menghujani bumi dengan meteor – meteor yang besar sehingga menyebabkan dinosaurus punah.
23. Sungai Cimandi mengaliri sawah – sawah petani di Desa Suka Maju.

Baca Juga:  Definisi & 20 Contoh Kalimat Nominal