Definisi & Daftar Kata Keterangan dalam Bahasa Indonesia

Definisi & Jenis/Daftar Kata Keterangan dalam Bahasa Indonesia – Kata keterangan merupakan kata yang memiliki fungsi sebagai penambahan keterangan pada kata yang lainnya seperti kata kerja (verba), kata sifat (adjektiva), terkecuali pada kata benda (nomina). Kata keterangan juga dapat dikatakan sebagai kata adverbia. Kata keterangan dalam bahasa Indonesia terbagi menjadi 13 macam yakni keterangan cara, keterangan alat, keterangan tujuan, keterangan sebab, keterangan akibat, keterangan tempat, keterangan waktu, keterangan syarat, keterangan derajat, keterangan perlawanan, keterangan pelaku, keterangan perbandingan, dan keterangan kepastian.

Berikut penjelasan tentang beberapa macam kata keterangan!

  1. Keterangan Cara

Kata keterangan jenis ini melakukan pemberian atau penambahan keterangan cara pada  suatu peristiwa atau kejadian .  Dalam kalimat yang menggunakan keterangan cara memiliki ciri-ciri menggunakan kata “dengan” dan “secara.”

Contoh:

  • Adik berjalan dengan begitu lambat.
  • Dia terbiasa belajar secara
  • Aksi mahasiswa yang menuntut turunnya harga BBM kepada pemerintah dilakukan secara
  • Rudi membersihkan sepeda motornya dengan menggunakan kain lap.

Perhatikan beberapa contoh di atas! Kalimat-kalimat tersebut menggunakan kata “secara” dan “dengan.” Kata keterangan tersebut menyatakan suatu cara yang digunakan terhadap suatu peristiwa yang terjadi, sehingga kalimat tersebut dapat disimpulkan sebagai kalimat yang menggunakan kata keterangan cara.

  1. Kata Keterangan Alat

Kata keterangan / adverbial ini menjelaskan tentang suatu sarana/ alat yang digunakan pada sebuah kejadian / peristiwa. Kata keterangan alat menggunakan kata “dengan”, “menggunakan,” atau “dengan menggunakan.”

Baca Juga:  Pengertian dan Fungsi Hormon Auksin & Giberelin pada Tumbuhan

Contoh :

  • Para nelayan itu menangkap ikan menggunakan alat penangkap ikan tradisional yakni kail dan jala.
  • Ia mengganjal meja belajarnya yang miring dengan menggunakan sebuah buku kecil.
  • Ibu menampung semua cetakan kue dengan sebuah wadah besar mirip gentong.
  1. Kata Keterangan Tujuan

Kata keterangan jenis ini melakukan penambahan informasi tujuan terhadap kalimat. Kata-kata yang digunakan pada keterangan tujuan berupa untuk, supaya, agar.

Contoh :

  • Dian berlatih karate setiap hari agar ia dapat memenangkan kejuaraan silata tingkat provinsi.
  • Syarifudin belajar setiap hari agar ia bisa lulus ujian seleksi perguruan tinggi negeri.
  • Suaminya begitu bertanggungjawab sehingga rela bekerja kasar untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.
  1. Kata Keterangan Sebab

Kata keterangan jenis ini melakukan penambahan sebab terhadap kalimat yang menyertainya. Kata-kata yang digunakan pada keterangan sebab berupa karena.

Contoh :

  • Rusmiati bersedih karena ditinggalkan suaminya merantau ke luar negeri.
  • Mata Sarinah merah dan terasa perih karena semalaman ia tak bisa tidur.
  1. Kata Keterangan Akibat

Kata keterangan jenis ini menggunakan penambahan keterangan akibat yang diakibatkan oleh sebuah kejadian / peristiwa. Kata keterangan akibat memiliki ciri khas dengan penggunaan kata akibatnya, sehingga, dan menjadi.

Contoh :

  • Ia berolah raga secara berlebihan sehingga membuatnya justru dirawat di rumah sakit.
  • Ardi memiliki sifat yang malas, akibatnya ia tak naik kelas.
  • Rian selalu rajin belajar sehingga saat ini ia bisa menjadi siswa teladan.
  1. Kata Keterangan Tempat

Kata keterangan jenis ini menggunakan penambahan keterangan tempat terhadap kejadian / peristiwa. Kata keterangan tempat mempunyai ciri dengan penggunaan kata di, ke, dan dari.

Baca Juga:  8 Hambatan Perdagangan Internasional

Contoh :

  • Aku membeli ikan hias itu di pasar malam.
  • Ayah akab pergi ke Palembang nanti malam.
  • Ardian adalah seorang mahasiswa yang berasal dari
  1. Kata Keterangan Waktu

Kata keterangan jenis ini menggunakan penambahan keterangan waktu tentang terjadinya suatu kejadian / peristiwa. Kata-kata yang digunakan dalam keterangan waktu berupa kemarin, besok, lusa, dan hari tertentu.

Contoh :

  • Kami akan mengadakan pelatihan public speaking pada hari minggu.
  • Besok akan diagendakan acara bersih-bersih bersama.
  • Hujan turun begitu deras kemarin
  1. Kata Keterangan Syarat

Kata keterangan jenis ini menggunakan penambahan keterangan syarat terjadinya suatu kejadian / peristiwa. Keterangan syarat ditandai dengan adanya kata “jika” dalam sebuah kalimat.

Contoh :

  • Paman akan pergi ke kampungnya jika urusannya di kota telah selesai.
  • Ayah akan membelikan sepeda baru jika aku mendapatkan ranking 1 di kelas.
  • Rudi tidak akan dihukum jika ia tak membolos sekolah.
  1. Kata Keterangan Derajat / Kuantitas

Kata keterangan jenis ini menggunakan penambahan keterangan kuantitas pada kalimat yang menyertainya. Kata keterangan derajat / kuantitas ditandai dengan adanya kata-kata seperti “sebesar”, “sebanyak-banyaknya”, “empat kalis sehari”, dan lain-lain.

Baca Juga:  Pengertian Sinonim dan Antonim Serta Contohnya

Contoh :

  • Atasanku memberikan dua kali lipat gajiku sebesar Rp 5.000.000,00 karena prestasiku yang luar biasa.
  1. Kata Keterangan Perlawanan

Kata keterangan jenis ini menggunakan penambahan informasi perlawana dalam suatu kalimat. Kata keterangan perlawanan ditandai dengan penggunaan kata “meskipun,”tetapi,”melainkan”, dan lain-lain.

Contoh :

Aku tak akan pernah menyerah meskipun semua orang meremehkan dan menggejekku.

  1. Kata Keterangan Pelaku

Kata keterangan jenis ini menggunakan penambahan informasi pelaku atau seseorang yang terlibat dalam sebuah kejadian / peristiwa. Kata keterangan pelaku ditandai dengan penggunaan kata “yaitu,”oleh,” dan “dari.”

Contoh :

  • Artikel ini ditulis oleh seorang kolumnis handal.
  • Sepatu ini pemberian dari
  1. Kata Keterangan Perbandingan

Kata keterangan jenis ini menggunakan penambahan informasi dengan membandingkan satu hal dengan hal yang lain. Kata keterangan perbandingan ditandai dengan penggunaan kata “bagaikan”, “laksana”, “seperti,” dan lain-lain.

Contoh :

  • Canda tawamu bagaikan mata air pegunungan, begitu sejuk dan menyegarkan.
  • Wajahmu laksana rembulan, bercahaya nan meneduhkan.
  1. Kata Keterangan Kepastian

Kata keterangan jenis ini menggunakan penambahan keterangan berupa kepastian dalam suatu kalimat. Penggunaan kata “mungkin” menandai kata keterangan kepastian dalam kalimat.

Contoh :

  • Budi tidak bisa mengahdiri resepsi pernikahanku, mungkin saja ia sedang ada keperluan mendadak.
  • Pak Guru belum juga datang, mungkin ia terlambat karena hari sedang turun hujan.