Contoh Teks Pidato Tentang Hari Guru Nasional

Contoh Teks Pidato Tentang Hari Guru Nasional – Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa, dan untuk memberikan semangat dalam peringatan hari guru, kami ingin memberikan referensi pidato berikut sebagai contoh bagi Anda.

Assalamualaikum wr.wb

Selamat pagi dan salam sejahtera untuk kita semua

Kepada yang terhormat Bapak Kepala SMAN 1 Bandar Tingi, Bapak Azhari Nugraha, M. Pd
Yang terhormat Ibu Wakil Kepala SMAN 1 Bandar Tinggi, Ibu Shinta Ramadhani, M. Pd
Yang terhormat seluruh dewan guru dan staf SMAN 1 Bandar Tinggi
Serta teman – teman, Siswa-siswi SMAN 1 Bandar Tinggi yang saya banggakan

Marilah bersama-sama kita memanjatkan rasa puji syukur kita kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, Allah SWT karena berkat rahmat yang terus menerus diberikannya oleh Nya lah kita semua masih dapat berkumpul pada pagi hari yang cerah ini dengan keadaan sehat walafiat.

Tidak lupa pula, marilah kita sampaikan shalawat, salam serta doa kepada junjungan besar kita, Kanjeng Nabi Muhammad SAW yang telah berjasa membawa kita keluar dari jaman kegelapan menuju jaman yang penuh akan cahaya ini. Semoga kita semua akan diberikan syafaat olehnya di Yaumil Akhir kelak, Amin.

Baca Juga:  Pengertian dan 2 Contoh Karangan bebas (Tentang Liburan Sekolah)

Pada pagi hari yang cerah ini, izinkanlah saya menyampaikan sebuah pidato dalam rangka memperingati hari guru nasional, yang berjudul terimakasih bapak ibu guru pahlawan tanpa tanda jasa. Semoga apa yang akan saya sampaikan pada kesempatan kali ini dapat menjadi manfaat bagi kita semua dan dapat menjadi penyemangat untuk bapak dan ibu guru dalam melaksanankan tugasnya.

Para hadirin yang berbahagia,

Guru adalah pahlawan sejati yang telah banyak berkorban demi kita. Mereka adalah pahlawan yang sesungguhnya di dalam dunia ini. Kehadiran mereka bagaikan pelita di dalam kegelapan dan embun penyejuk dalam kehausan. Mereka pula lah patriot pahlawan bangsa pembina insan cendekia.

Bagi suatu bangsa, guru adalah bagian yang amat sangat penting dalam keberlangsungan suatu bangsa karena mereka adalah pencipta para generasi-generasi penerus bangsa yang memiliki ilmu yang berguna untuk menjalankan bangsa ini. Hal ini bisa dilihat dari apa yang dilakukan oleh kaisar Jepang pada saat negerinya luluh lantah dibom oleh pihak sekutu.

Baca Juga:  Berbagai Contoh Kalimat Ambigu & Definisi Lengkap

Beliau tidak mengkhawatirkan jumlah harta yang tersisa, jumlah prajurit dan tentara yang selamat, tetapi kaisar Jepang itu mengkhawatirkan berapa jumlah guru yang tersisa pada saat itu. Beliau sadar bahwa suatu hari bangsanya akan kembali berjaya dengan peran guru.

Hadirin yang berbahagia,

Tanpa guru mungkin kita semua bukan apa-apa. Begitu pula dengan profesi – profesi yang ada, seperti polisi, professor, bahkan presiden pun tidak akan ada tanpa usaha dan pengorbanan yang telah dilakukan oleh guru – guru mereka.

Gurulah yang telah mengajarkan mereka ilmu – ilmu yang bermanfaat seperti berhitung, membaca, menulis, dan masih banyak lagi. Meskipun mereka telah menjadi orang yang sukses, tetap saja jasa-jasa seorang guru tetap tidak dapat terbalasakan.

Hadirin yang berbahagia,

Selamat hari guru nasional bagi seluruh guru yang ada di Indonesia, khususnya guru – guru kami tercinta. Saya mewakili teman-teman mengucapkan rasa terimakasih kami yang tidak terhingga untuk kalian yang telah memberikan dan mengajarkan kami ilmu – ilmu yang bermanfaat.

Baca Juga:  Pengertian dan 30 Contoh Majas Litotes dalam Kalimat

Selain itu, kami juga memohon maaf atas kenakalan yang telah kami buat sehingga membuat bapak dan ibu guru semua jengkel. Kami tidak bisa membalas apa yang telah kalian berikan kepada kami selama ini, yang bisa kami dapatkan hanyalah berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa, semoga apa bapak dan ibu guru terus diberikan kesehatan dan kesabaran dalam mendidik putra dan putri calon penerus bangsa ini.

Sekali lagi saya mengucapkan selamat hari guru nasional untuk semua guru yang ada. Semoaga bapak dan ibu guru selalu diberikan semangat dalam menjalankan tugasnya untuk medidik kita semua.

Hadirin yang berbahagia,

Cukup sekian pidato yang dapat saya sampaikan pada kesempatan yang berbahagia ini. Apabila dalam menyampaikan pidato ini terdapat kesalahan dan menyinggung hati orang lain, saya memohon maaf yang sebesar – besarnya dan kepada tuhan saya memohon ampun.

Terimakasih atas kesempatan dan waktu yang telah diberikan semoga pidato kali ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Saya akhiri pidato ini.

Wabilahitaufik walhidayah wasssalamualaikum wr. wb.