Contoh Teks Laporan Hasil Observasi Tentang Tumbuhan Langka di Indonesia

Contoh Teks Laporan Hasil Observasi Tentang Tumbuhan Langka – Teks laporan hasil observasi adalah teks yang berisikan klasifikasi tertentu bersifat umum dan objektif tentang sesuatu berdasarkan hasil penelitian lapangan dan lain-lain yang bertujuan melaporkan hasil temuan-temuan di lapangan secara sitematis dan objektif untuk menyelesaikan suatu permasalahan atau menguji hipotesis tertentu. Teks laporan memiliki ciri umum yakni objektif, universal, faktual, dan sitematis. Teks laporan juga bisa dikatakan sebagai teks yang memuat pengelompokan terhadap sesuatu. Struktur teks laporan terdiri atas pernyataan klasifikasi dan aspek yang dilaporkan. Teks ini lebih menekankan pada pengkasifikasian suatu hal sehingga terbagi ke dalam jenis-jenis sesuai dengan konsepnya.

Tumbuhan Langka Di Indonesia

Indonesia merupakan negara yang kaya akan sumber daya alamnya. Berbagai macam dan jenis tumbuh-tumbuhan hidup di Indonesia. Hal demikian tentu tidaklah mengherankan mengingat di Indonesia dikenal akan tanahnya yang subur. Walaupun demikian, terdapat beberapa spesias tumbuhan yang keberadaannya terancam kepunahan akibat aktivitas penebangan liar, perubahan iklim, dan lain sebagainya. Beberapa tumbuhan langka tersebut berada di Indonesia dan sangat sulit sekali ditemukan sehingga perlu adanya perhatian dari kita semua untuk melestarikan tanaman langka tersebut.

Baca Juga:  Fungsi Saluran Eustachius, Gendang Telinga, Koklea, Daun Telinga, & Rumah Siput

Bunga Bangkai, Bunga yang memiliki nama latin rafflesia arnoldy ini memiliki bentuk yang sama seperti bunga pada umumnya namun bunga ini memiliki ukuran yang besar serta mengeluarkan bau busuk yamg menyengat. Bau yang menyengat ini memiliki fungsi sebagai perlindungan dan penarik perhatian bagi kumbang, lalat, dan serangga lainnya untuk membantu proses peyerbukan. Bunga bangkai berhabitat asli di hutan sumatra, akan tetapi saat ini mulai dikonservasikan di banyak tempat seperti di Taman Hutan Raya Ir. Djuanda Bandung. Dalam pertumbuhannya bunga ini mampu menjulang tinggi sampai pada ketinggian 4 meter. Pada saat bunga ini mekar bagiann kelopak luarnya berwarna putih sedangkan mahkotanya berwarna merah tua keunguan. Meskipun ukurannya cukup besar dan terlihat kokoh, namun bunga ini tak mampu bertahan lebih dari 1 minggu / 7 hari dan kemudian akan mati. Oleh karenanya tumbuhan ini masuk ke dalam kategori tumbuhan langka.

Tumbuhan Damar, Tumbuhan ini dahulu sangat mudah dijumpai di beberapa daerah Indonesia seperti di Buru, Ternate, Samar, dan Lampung. Dalam pertumbuhannya, pohon damar bisa mencapai ketinggian 60 meter. Tumbuhan damar menjadi semakin langka akibat pengeksploitasian secara besar-besaran terhadap tumbuhan ini. Pohon damar dapat dimanfaatkan getahnya sebagai bahan baku pembuatan kaca, vernis, dan cairan pelapis kertas.

Baca Juga:  Bagian-Bagian Hidung dan Fungsinya Masing Masing

Kantong Semar, Tumbuhan ini merupakan tumbuhan karnivora yakni tumbuhan yang hidup dengan memangsa serangga-serangga kecil seperti lalat, lebah, kumbang, dan lain-lain. Tumbuhan ini memangsa serangga dengan cara membuka mulutnya lebar-lebar. Ketika ada serangga yang masuk, tumbuhan ini lanngsung menutup kelopaknya yang menyerupai mulut. Diberbagai daerah di Indonesia telah banyak dilakukan konservasi terhadap tumbuhan ini agar terjaga kelestariannya.

Ulin, tumbuhan ulin juga biasa disebut dengan bulian atau kayu besi. Tumbuhan Ulin merupakan tumbuhan endemik pulau kalimantan. Pohon ulin dikenal dengan kualitas hasil kayunya yang kuat sehingga banyak digunakan untuk konstruksi bangunan. Salah satu penyebab hampir punahnya tanaman ini yakni akibat penebangan liar terhadap pohon ulin untuk dimanfaatkan kayunya.

Cendana, Tumbuhan cendana merupakan jenis pepohonan yang memiliki banyak manfaat diantaranya yakni sebagai bahan baku pembuatan dupa, aroma terapi, rempah-rempah, dan lain-lain. Demikian banyaknya kegunaan yang bisa didapatkan dari pohon cendana mengakibatkan terjadinya pengeksploitasian secara besar-besaran terhadap tananaman ini. Selain itu tanaman ini juga tidak mudah untuk dibudidayakan, sehingga membuat populasi tanaman cendana semakin berkurang dan terancam punah.

Baca Juga:  Penjelasan dan Contoh Hewan Herbivora, Karnivora, Omnivora

Anggrek Tebu, tanaman ini masih satu rumpun dengan bunga anggrek yang memiliki berat lebih dari 1 ton dengan panjang mencapai 3 meter. Karena ukurannya yang besar, anggrek tebu juga biasa disebut dengan anggrek raksasa. Bunga anggrek tebu sangat sedikit keberadaannya karena sulit untuk dibududayakan. Oleh karenya tanaman ini termasuk ke dalam tanaman langka di Indonesia.

Edelweiss Jawa, tanaman ini juga disebut dengan bunga senduro. Tanaman ini hidup di daerah pengunungan di pulau Jawa. Keradaannya yang sedikit dan sulit dibudidayakan menjadikan tanaman ini sebagai tanaman yang langka di Indonesia. Bunga ini hanya dapat mekar pada bulan-bulan tertentu yakni pada bulan April sampai bulan Agustus.

Demikian beberapa tanaman langka yang ada di Indonesia yang saat ini terancam punah. Marilah bersama-sama menjaga kelestarian alam dengan tidak mengekpoitasi secara besar-besaran untuk kepentingan pribadi demi terjaganya lingkungan yang asri dan lestari.

    1. sri wahyuni rahmadani July 25, 2016

    Add Your Comment