Contoh Teks Laporan Hasil Observasi tentang Hewan Langka di Dunia

Contoh Teks Laporan Hasil Observasi tentang Hewan Langka di Dunia – Teks laporan hasil observasi adalah teks yang berisikan klasifikasi tertentu bersifat umum dan objektif tentang sesuatu berdasarkan hasil penelitian lapangan dan lain-lain yang bertujuan melaporkan hasil temuan-temuan di lapangan secara sitematis dan objektif untuk menyelesaikan suatu permasalahan atau menguji hipotesis tertentu. Teks laporan memiliki ciri umum yakni objektif, universal, faktual, dan sitematis. Teks laporan juga bisa dikatakan sebagai teks yang memuat pengelompokan terhadap sesuatu. Struktur teks laporan terdiri atas pernyataan klasifikasi dan aspek yang dilaporkan. Teks ini lebih menekankan pada pengkasifikasian suatu hal sehingga terbagi ke dalam jenis-jenis sesuai dengan konsepnya. Berikut merupakan contoh teks laporan hasil observasi tentang hewan langka di dunia!

Contoh:

Sepuluh Hewan Langka di Dunia

Planet bumi adalah merupakan planet yang di tempati oleh makluk hidup yang terbanyak. Daratan dan lautan yang terbentang luas menjadi tempat hidup biotic dan abiotik. Komponen abiotik terdiri dari suhu, minyak bumi, timah nikel, sampai cahaya matahari yang bersinar cerah bersahabat. Biotik adalah keanekaragaman flora dan fauna beribu macam dari vasiasi spesies sampai yang berlainan populasi. Negara yang memiliki dataran dan perairan yang luas menjadi habitat utama. Habitat hidup yang layak dapat melindungi keanekaragaman flora dan fauna dari kepunahan. Berbagai negara di dunia mengupayakan cagar alam, hutan lindung dan berbagai upaya menjaga kelestarian habitat aslinya. Berbagai negara yang harus mengupayakan di antaranya Indonesia, Amerika, Brazil, Cina, India. Negara tersebut merupakan negara yang kaya sumber daya alam baik biotik maupun abiotik.

Baca Juga:  Penjelasan, Fungsi Jaringan Ikat, dan Jenisnya

Seiring berjalanya waktu terdapat fauna dan flora yang tidak dapat di pertahankan. Keberadaanya semakin sedikit dan terancam punah, baik di akibatkan cuaca alam yang ekstrim maupun aktivitas perburuan yang dilakukan oleh manusia. Pada kesempatan kali ini kita akan membahas keberadaan fauna langka yang ada di Indonesia yang populasinya semakin sedikit. Fauna adalah keseluruhan kehidupan hewan suatu habitat, daerah, atau strata geologi tertentu atau bisa di sebut dunia hewan (artikata.com). fauna langka yang ada di Indonesia adalah sebagai berikut:

1. Saola adalah sejenis kambing yang hidup di daerah Vietnam dan laos. Bentuknya mirip kambing tapi tingginya 3 meter. Ekornya kecil, telinganya panjang akan tetapi warnanya bintik putih serta garis serta garis – garis pada bagian wajahnya.
2. Dugong masuk dalam 10 hewan langka dunia. Hewan ini hidup di laut. Tubuhnya panjang dan berwarna abu – abu. Siripnya menuju ke kepala. Sepintas terlihat seperti lumba-lumba akan tetapi mulutnya kesamping. Dugong juga termasuk binatang aneh di dunia.
3. Baiji adalah lumba-lumba di sungai Yangtze China. Karena hebatnya yang berbeda dengan aslinyahewan ini masuk 10 hewan langka di dunia.
4. Kakapo adalah jenis kakaktua yang hidup di selandia baru. Hewan ini sangat langka di dunia karena merupakan kakatua yang tidak bisa terbang.
5. Badak Jawa (Rhinoceros sondaicus); Disebut juga sebagai Badak Bercula Satu, Binatang endemik jawa yang hanya bisa dijumpai di Taman Nasional Ujung Kulon (Banten) dengan populasi hanya 35 hingga 45 ekor saja (hasil sensus Badak 2011).
6. Kanguru Pohon Wondiwoi (Dendrolagus mayri) atau Wondiwoi Tree-kangaroo; Salah satu jenis kanguru pohon asal Papua ini populasinya diperkirakan sekitar 50 ekor saja.
7. Pesut Mahakam (Orcaella brevirostris) atau Irrawaddy Dolphin; Merupakan mamalia air tawar yang unik. Di Indonesia hidup di Sungai Mahakam dengan populasi sekitar 70 ekor.
8. Macan Tutul Jawa (Panthera pardus melas) atau Javan Leopard; Disebut juga Macan Kumbang dengan jumlah populasinya diperkirakan di bawah 250 ekor (IUCN 2008).
9. Badak Sumatera (Dicerorhinus sumatrensis) atau Sumatran Rhinoceros; Merupakan badak bercula dua yang populasinya diperkirakan tidak lebih dari 275 ekor.
10. Kura-kura Hutan Sulawesi (Leucocephalon yuwonoi) atau Sulawesi Forest Turtle; Kura-kura endemik sulawesi yang pernah terdaftar sebagai The World’s 25 Most Endangered Tortoises and Freshwater Turtles—2011 dengan populasi kurang dari 250 ekor.

Baca Juga:  Naskah Drama Cerita Rakyat Bawang Merah Bawang Putih