Contoh Pidato Tentang Puasa Bulan Ramadhan Singkat

Contoh Pidato Tentang Puasa Bulan Ramadhan Singkat – Untuk meningkatkan semarak pada bulan Ramadhan kali ini, saya ingin mempersembahkan pidato bulan ramadhan berikut sebagai referensi bagi Anda. Tentunya pidato berikut bisa Anda bawakan pada acara-acara besar peringatan bulan Ramadhan. Semoga bermanfaat.

Assalamualaikum wr. wb

Alhamdulillahirobbil ‘alamin wabihinasta’inu ‘ala umuu riddunya wadin, wa’ala aalihii washohbihi azma’in. Amma ba’du.
Kepada yang terhormat Bapak Ibnu Baihaqi, M. Pd selaku kepala SMAN 2 Tanjung Heran
Yang terhormat Bapak Robby Ismail, M. Pd selaku wakil kepala SMAN 2 Tanjung Heran
Yang terhormat bapak, ibu dewan guru dan seluruh staff

Serta teman – teman yang saya banggakan

Marilah kita haturkan rasa puji dan syukur kita kehadirat Allah SWT, tuhan semesta alam yang tidak henti – hentinya mencurahkan rahmat, hidayah, dan nikmat sehat kepada kita semua sehingga kita dapat kembali berkumpul di dalam ruangan ini dalam kondisi sehat walafiat.

Tidak lupa shalawat serta salam selalu kita sanjungkan kepada nabi besar kita, Muhammad SAW yang telah berjasa menuntun kita keluar dari jalan yang dimurkai Allah SWT ke jalan yang diridhoi oleh Allah SWT. Semoga kita semua termasuk ke dalam golongan umatnya yang akan diberikan syafaatnya di Yaumil Akhir kelak, Amin.

Baca Juga:  Contoh Karangan tentang Lingkungan Sekolah dalam Bahasa Indonesia

Hadirin yang berbahagia,

Pada kesempatan yang baik ini, saya akan menyampaikan sebuah pidato dalam rangka menyambut bulan suci ramadahan yang akan tiba beberapa hari lagi, agar kita semua dapat menjalankan ibadah puasa di bulan ramadhan nanti dengan semangat. Semoga apa yang akan saya sampaikan ini dapat bermanfaat untuk kita semua.

Hadirin yang berbahagia,

Marhaban Ya Ramadhan

Sebentar lagi kita akan memasuki bulan yang sangat sangat mulia. Bulan yang di dalamnya terdapat malam yang lebih baik daripada malam seribu bulan. Pada bulan inilah semua pintu amal akan dibuka, semua perbuatan baik akan dilipat gandakan pahalanya, dan semua syaitan akan dikurung oleh Allah SWT.

Semua muslim di dunia ini sangat menanti – nantikan bulan yang penuh dengan rahmat ini karena pada bulan inilah kita harus menjalankan sebuah ibadah yang termasuk ke dalam rukun islam yaitu puasa.

Puasa merupakan ibadah wajib bagi setiap muslim yang mampu melaksanakannya, sebagaimana yang tercantum dalam suarah Al-Baqarah ayat 183 yang berbunyi “Hai orang-orang yang beriman! diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa,”

Baca Juga:  Pengertian, Jenis, dan Contoh Majas Pertautan

Ayat di atas memerintah kita untuk berpuasa di bulan ramadhan, terutama bagi seorang muslim dan muslimah. Selain wajib bagi muslim dan muslimah, ada beberapa syarat sah dan wajib bagi seorang muslim yang diharuskan untuk berpuasa di bulan suci ramadhan, yaitu: baligh atau sudah cukup umur, tidak sedang dalam keadaan haids, berakal sehat, dan tidak sedang sakit.

Ibadah puasa dilakukan dengan cara menahan makan, minum, dan hawa nafsu dari terbitnya matahari hingga terbenam. Selain itu, kita juga harus mencegah dari segala macam bentuk perbuatan yang membatalakan puasa dan menghilangkan pahala puasa.

Hal – hal yang dapat membatalkan puasa adalah makan dan minum dengan sengaja selama berpuasa, melakukan hubungan suami istri pada siang hari, muntah dengan sengaja, keluarnya air mani secara sengaja, haids bagi wanita, dan hilang kewarasan.

Adapun yang mengurangi pahala puasa adalah berbohong, bergunjing, bertengkar, dan perbuatan lain yang dapat menimbulkan dosa. Jika kita melakukan perbuatan – perbuatan tersebut, maka puasa kita akan menjadi sia – sia. Yang kita dapat hanyalah rasa lapar dan dahaga tetapi tidak mendapatkan pahala dari Allah SWT.

Baca Juga:  20 Contoh Pantun Nasehat Pendidikan Bersajak aaaa & abab

Hadirin yang berbahagia,

Marilah kita jadikan momentum bulan ramadhan ini dengan mencari pahala sebanyak – banyaknya karena pada bulan ini semua perbuatan baik akan dilipat gandakan pahalanya. Perbanyaklah membaca al quran dan sholat lima waktu dengan tepat waktu serta melakukan perbuatan – perbuatan baik dan menghindari perbuatan yang dimurkai oleh Allah SWT akan membuat kita mendapatkan pahala yang amat sangat banyak dari Allah SWT.

Selain itu, pada bulan ramadhan ini terdapat satu malam yang lebih baik daripada malam seribu bulan yaitu malam Nuzul Quran, hari dimana diturunkanny Al – Qur’an sebagai pedoman hidup bagi kita semua. Perbanyaklah ibadah pada malam agar kita mendapatkan malam lailatul qadar.

Hadirin yang berbahagia,

Demikianlah pidato yang dapat saya sampaikan kali ini. Apabila ada kesalahan – kesalahan dalam pengucapan kata saya mohon maaf dan terimakasih atas perhatiannya.

Wabilaitaufik walhidayah wassalamualaikum wr. wb.