Contoh Naskah Pidato Halal Bi Halal Idul Fitri di Sekolah

Contoh Naskah Pidato Halal Bi Halal Idul Fitri di Sekolah –

Assalamualaikum wr. wb

Selamat pagi dan salam sejahtera bagi kita semua

Kepada yang terhormat Bapak Defry Anthony, M. Pd selaku kepala SMAN 1 Kota Air Kubang
Yang terhormat Ibu Meutia Saputri, M. Pd selaku wakil kepala SMAN 1 Kota Air Kubang
Yang terhormat bapak dan ibu dewan guru beserta seluruh staff
Dan anak – anakku sekalian yang berbahagia,

Marilah bersama – sama kita menyampaikan rasa puji dan syukur kita kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa yang telah memberikan kita nikmat sehat sehingga kita semua kembali dapat berkumpul di dalam ruangan ini dalam rangka Halal Bi Halal SMAN 1 Kota Air Kubang dalam keadaan sehat dan tanpa ada kendala sedikit pun.

Shalawat serta salam tidak lupa senantiasa kita sanjungkan kepada Nabi Muhammad SAW yang telah berjasa mengantarkan kita ke Agama Islam yang selalu diliputi oleh cahaya ini. Semoga kita semua akan mendapatkan syafaat dari nya dan juga dipersatukan di dalam Syurga Allah SWT, Amin Ya Rabbal Alamin.

Baca Juga:  Contoh Pidato Tentang Kejujuran dalam Kehidupan

Pada kesempatan yang berbahagia ini, Saya akan menyampaikan sebuah pidato tentang pentingnya menjaga tali silahturahmi antar sesama, agar ukhuwah kita menjadi semakin erat. Semoga apa yang akan saya sampaikan ini dapat menjadi motivasi untuk mempererat tali persaudaraan kita yang telah terjalin selama ini.

Hadirin yang berbahagia,

Silaturahim berasal dari bahasa Arab, yaitu Shilah yang artinya hubungan dan ar-rahim yang berarti kerabat atau saudara. Jadi, pengertian dari silahturahmi adalah suatu hubungan yang timbul karena rahim atau suatu hubungan kekerabatan yang terhubung melalui rahim.

Meskipun begitu, makna tali silahturahmi sangatlah luas, tidak hanya hubungan antar saudara yang memiliki hubungan pertalian darah saja, tetapi setiap muslim di dunia ini juga merupakan saudara, seperti apa yang dijelaskan di dalam Al-quran surah Al-Hujurat ayat 10 yang artinya adalah sesungguhnya orang – orang mukmin itu adalah saudara. Oleh karena itu, kita harus menjaga tali persaudaraan antar sesama umat muslim ini.

silaturahim merupakan salah satu sunnah yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW karena di dalamnya banyak sekali terkandung berbagai macam hikmah dan keutamaan silaturahim itu sendiri. Selain itu, sebagai makhluk sosial, manusia tidak pernah lepas dalam berhubungan dengan manusia lainnya dalam kehidupan sehari-hari. Kita tidak akan mungkin hidup sendiri tanpa ada bantuan dari orang lain, karena kita selalu membutuhkan pertolongan – pertolongan yang diberikan oleh orang lain.

Baca Juga:  Pengertian, Ciri, & 24 Contoh Kalimat Langsung dalam Bahasa Indonesia

Bersilaturahim merupakan salah satu dari akhlak baik seorang muslim. Allah SWT menyeru kita, hambanya untuk menyambung tali silaturahim di dalam Al-Quran, yang berbunyi:”Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) namaNya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.” (QS An Nisaa’ 4:1).

silaturahim adalah ibadah yang sangat baik, mudah dilakukan dan penuh akan berkah. Oleh karena itu, hendaknya kita tidak melalaikan atau melupakan ibadah yang satu ini. Ibadah ini adalah ibadah yang paling indah, karena berkaitan dengan hubungan antar manusia, sehingga kita harus meluangkan waktu kita untuk melaksanakan amal perbuatan baik ini.

Oleh karena pentingnya menjalin tali silahturahmi ini, Allah Ta’ala menyeru untuk bersilahturahmi hingga 18 kali di dalam Al-Quran. Allah SWT juga memperingatkan orang – orang yang memutuskan tali silahturahmi dengan laknat dan adzab yang amat sangat pedih.

Baca Juga:  Contoh Kalimat Tidak Efektif dan Penjelasan Lengkap

Hadirin yang berbahagia,

Selain memiliki pahala yang sangat besar, menjalin tali silahturahmi memiliki manfaat yang sangat banyak dalam kehidupan sehari – hari, di antaranya adalah:

Diluaskan rezekinya, Dipanjangkan umurnya, dan dekat dengan khusnul khotimah. Hal ini dijelaskan di dalam hadits yang berbunyi, “Barang siapa yang senang dipanjangkan umurnya, diluaskan rezekinya, dan dijauhkan dari kematian yang buruk, maka hendaklah bertakwa kepada Allah dan menyambung silaturahim.” (HR Imam Bazar, Imam Hakim).

Hadirin yang berbahagia,

Oleh karena itu, marilah kita jadikan acara hala bi halal ini sebagai momentum mempererat tali silahturahmi, agar kita mendapat ridho dari Allah SWT dan juga mendapat keutamaan dari silahturahmi ini.

Saya kira cukup sampai di sini apa yang dapat saya sampaikan kali ini. Terimakasih atas perhatiannya dan saya akhri.

Wabilahitaufik walhidayah wassalamualaikum, wr. wb.