Contoh Majas Anafora dan Penjelasannya

Contoh Majas Anafora dan Penjelasannya – Majas anafora merupakan ungkapan gaya bahasa yang memiliki ciri khas pengulangan kata-kata yang terjadi pada awal kalimat di setiap baris atau ditandai dengan tanda koma sebelum kata-kata berikutnya dalam satu kalimat.

Dalam majas anafora pada sebuah kalimat, terjadinya pengulangan frasa bertujuan untuk memperjelas atau mempertegas suatu makna dari ide pokok yang ingin diutarakan / diungkapkan. Pengulangan-pengulangan frasa / kata ini dapat mempertegas makna dalam sebuah kalimat, maka dari utu majas anafora dapat dikelompokkan menjadi majas penegasan. Majas anafora juga termasuk ke dalam kelompok majas pararelisme, yang berarti majas perulangan.

Kalimat-kalimat majas anafora seringkali ditemukan pada puisi atau kalimat retoris. Kalimat retoris merupakan kalimat tanya yang pada hakikatnya tidak membutuhkan jawaban. Berikut beberapa contoh majas anafora dalam sebuah puisi:

Bunda oh bunda, engakau begitu mulia
Bunda oh bunda, sungguh takkan berarti hidup ini tanpamu
Bunda oh bunda, bahkan aku pun takkan lahir ke dunia ini tanpa adanya dirimu
Bunda oh bunda, engkau lah penentu akan jadi seperti apa anak-anakmu
Bunda oh bunda, engkau tak pedulikan sakit dan luka yang menganga di tubuhmu demi anak-anakmu
Bunda oh bunda, tak terhitung tetesan darah dan air mata dari mu demi memperjuangkan putra putrimu
Bunda oh bunda, sungguh apa yang aku lakukan tak pernah bisa membalas segala pengorbananmu
Bunda oh bunda, aku begitu menyanyangimu sebagai putramu

Baca Juga:  Sistem Pernapasan pada Manusia & Fungsinya Masing-Masing

Majas anafora juga terdapat dalam sebuah sajak yang berisi kritikan sebagai berikut:

Untukmu para wakil rakyat, sungguh kami mengenal siapa kalian, tapi kami tak banyak berharap untuk kalian kenali
Untukmu para wakil rakyat, sungguh kami tak ingin berharap banyak padamu, meskipun dulu engkau tebarkan beribu harapan dan janj-janj-
Untukmu wakil rakyat, kamilah yang memberi kepercayaan padamu untuk mengadukan nasib kami, meskipun kami seringkali kecewa atas dirimu
Untukmu wakil rakyat, kemana dirimu saat kami sedang kelaparan? Apakah benar engkau duduk berdiskusi di sana untuk memperjuangkan nasib kami? Atau engkau mangkir dari kursimu?
Untukmu wakil rakyat, apa engkau sedang berpikir keras untuk kami ataukah engkau terbuai dalam mimpi mu di atas kursi mu yang empuk?
Untukmu wakil rakyat, janganlah hanya sibuk memperkaya diri dengan lobi-lobi politik dan juga kepentingan golonganmu!
Untukmu wakil rakyat, sungguh kami begitu mencintaimu. Maka cintailah juga kami sebagai saudaramu.

Contoh majas anafora dalam kalimat:

Baca Juga:  Pengertian dan Proses Metabolisme Protein di Dalam Tubuh

1. Apakah engkau akan terus menyakitiku? Apakah engkau akan terus melukai hatiku? Apakah engkau tidak sudi melihatku bahagia?
2. Meski terasa sulit, meski terasa sakit, meski tubuh ini lemah, aku akan tetap berjuang untuk istri dan anak-anakku.
3. Dibalik kerlingan mata tersimpan maksud tersembunyi, dibalik sunggingan senyuman tersimpan makna yang dalam, dibalik gestur tubuh tersirat keinginan yang tersimpan.
4. Aku di sini untuk menjagamu, aku di sini untuk menyayangimu, aku di sini untuk mencintaimu, dan aku ada di sini untukmu kekasihku.
5. Di negeri ini aku berpijak, di negeri ini aku lahir dan dibesarkan, di negeri ini pula akan ku curahkan segala potensi yang ku miliki, untukmu negeri tercintaku Indonesia.
6. Dengan buku aku dapat belajar, dengan buku aku dapat mengahayati ilmu, dengan buku aku dapat melakukan sesuatu, dan dengan buku aku dapat bekerja dan berkarya.
7. Kutuliskan kata cinta untukmu, kutuliskan kata sayang padamu, kutuliskan kata mesra nan indah hanya untukkmu, kekasihku tercinta.
8. Aku bersaksi Allah Tuhanku, Aku bersaksi Islam agamu, Aku bersaksi Muhammad SAW nabiku dan aku bersaksi Al-Quran adalah pedoman hidupku.
9. Bundaku tercinta tak perna lelah mengasihi, tak pernah lelah memberi, dan tak pernah lelah menyayangiku.
10. Surga itu diperuntukkan bagi orang-orang beriman, surga itu diperuntukkan bagi orang-orang bertakwa, dan surga itu diperuntukkan bagi orang-orang yang bersyukur dan bersabar.

Baca Juga:  Pengertian dan 91 Contoh Kata Baku dan Tidak Baku

Demikian beberapa contoh majas anafora dalam puisi, sajak, dan kalimat. Semoga bermanfaat dan selamat belajar!