Contoh Karangan Persuasi tentang Lingkungan Hidup (Terbaru)

Contoh Karangan Persuasi tentang Lingkungan Hidup (Terbaru) – Karangan persuasi adalah karangan yang ditulis untuk mempengaruhi pembaca untuk melakukan suatu hal atau kegiatan seperti apa yang dibicarakan oleh penulis di dalam tulisannya. Nah, pada artikel kali ini, kami akan menampilkan sebuah contoh karangan persuasi tentang lingkungan yang berjudul mari menjaga kebersian lingkungan. Karangan ini dibuat untuk mengajak para pembacanya menjaga kebersihan lingkungan.

Marilah Menajaga Kebersihan Lingkungan

Perlu kita sadari bahwa lingkungan adalah tempat tinggal bagi semua makhluk hidup di dunia ini. Selain itu peran lingkungan sangatlah penting bagi kehidupan manusia karena keadaan lingkungan akan ikut mempengaruhi keadaan makhluk hidup yang tinggal di dalamnya. Apabila kondisi suatu lingkungab baik, maka makhluk hidup di dalamnya pula akan menjad baik, dan begitu pula sebaliknya. Oleh karena itu, sebagai makhluk hidup yang tinggal di dalamnya, kita harus menjaga kebersihan lingkungan supaya lingkungan kita menjadi bersih sehingga kita bisa hidup nyaman dan aman di dalamnya. Ada banyak cara yang dapat ditempuh untuk menjaga kelestaraian hutan kita.

Baca Juga:  Contoh Karangan Persuasi Tentang Sampah dan Lingkungan Hidup

Salah satunya adalah dengan menjaga kebersihan. Dalam menjaga kebersihan lingkungan dapat dilakukan dengan berbagai hal, tetapi ada baiknya kita memulainya dari dalam diri kita sendiri dengan menanamkan perilaku hidup bersih di dalam diri kita. Dengan menanamkan perilaku hidup bersih, maka akan mendorong diri kita untuk selalu menjaga kebersihan.

Contohnya adalah membiasakan diri untuk membuang sampah pada tempatnya. Jika kita telah tebiasa untuk membuang sampah pada tempatnya, pasti lingkungan sekitar kita akan menajadi bersih. Setelah itu, barulah kita bisa menularkannya kepda orang lain untuk menjaga kebersian. Dengan kata lain, kita bisa menjadi contoh yang baik bagi masyarakat sekitar kita.

Mengapa hal ini perlu dilakukan ? Hal ini dikarenakan kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungannya masih sangat kurang. Ini bisa dilihat dari kotornya lingkungan sekitar kita. Banyak terdapat sampah yang berserakan di mana – mana seperti sampah – sampah sisa makanan, minuman, sampah kertas, sampah daun, sampah plastik dan lain – lain. Mereka tidak mennyadari bahwa sampah yang menumpuk itu bisa menjadi sumber penyakit. Hal ini bisa kita lihat di tempat – tempat umum, seperti taman kota, pasar, terminal, lingkungan rumah, bahkan sekolah. Padahal, di tempat – tempat umum itu telah disediakan tempat sampah yang sudah cukup memadai.

Baca Juga:  Ini Dia Pentingnya Belajar Bahasa Indonesia!

Tempat sampah itu bahkan telah dipisah menjadi tempat sampah non-organik dan organik. Selain itu, tempat tempat sampah tersebut diletakkan hampir di setiap pojok tempat dan saling berdekatan. Namun hal itu sangat sia – sia dikarenakan tidak adanya kesadaran bagi masyarakat untuk membuang sampah di tempat yang telah disediakan sebagai bentuk kepedulian dalam menjaga kebersihan lingkungan mereka.

Selain membiasakan diri membuang sampah pada tempatnya, cara selanjutnya adalah mengolah sampah – sampah tersebut dengan cara memilahnya sesuai dengan jenisnya sebelum memasukannya ke tempat sampah.

Sampah dibedakan menjadi tiga jenis sampah, yaitu sampah organik, sampah non-organik, dan sampah kimia. Sampah – sampah organik adalah sampah yang mudah membusuk dan terurai. Contohnya adalah sisa – sisa makanan, buah-buahan, daging, sampah dedaunan dan sebagainya. Dengan memilah sampah organik ini kita bisa memnafatakan untuk menjadi pupuk bagi tanaman.

Baca Juga:  Pengertian Valuta Asing, Fungsi, & Sistem Kurs

Sementara itu, sampah non-organik adalah sampah yang tidak bisa terurai. Contohnya adalah sampah kertas, sampah plastik, sampah tekstil, sampah karet, kaleng, pecahan kaca dan sebagianya. Jenis sampah yang terakhir adalah sampah kimia. Sampah ini sangat berbahaya dan dapat menyebabkan pencemaran lingkungan apabila dibuang sembarangan. Pemilihan sampah ini dilakukan dengan bermaksud pemanfaatan kembali sehingga tidak terjadi penumpukan sampah dan pencemaran lingkungan.

Apabila kita telah menerapkan beberapa cara di atas, maka lingkungan kita akan menjadi bersih dan nyaman untuk ditempati. Selain itu, kita pula bisa terhidar dari penyakit. Oleh karena itu. mulai dar hari ini, marilah kita tanamkan kesadaran diri untuk membuang sampah pada tempatnya dan mengolah sampah – sampah kita. Seperti hadits nabi yang mengatakan ”Kebersihan adalah sebagian dari iman”, dengan menjaga kebersihan berarti kita juga menjaga keimanan kita.

    1. Defaya October 6, 2016

    Add Your Comment