Contoh Kalimat Aktif dan Pasif beserta Pengertian

Contoh Kalimat Aktif dan Pasif beserta Pengertian – Kalimat adalah rangkaian beberapa kata yang memebentuk suatu makna. Bahasa Indonesia memiliki dua jenis kalimat jika dilihat dari objeknya, diantaranya adalah kalimat aktif dan kalimat pasif.

Apakah yang dimaksud kalimat aktif dan pasif tersebut dan bagaimanakah contoh-contoh kalimat aktif dan pasif? Nah, artikel kali ini akan membahasa semua tentang kalimat aktif dan pasif beserta contoh-contohnya.

Kalimat Aktif

Apa yang dimaksud dengan kalimat aktif adalah kalimat-kalimat yang objeknya dikenai tindakan oleh subjek kalimat tersebut. Objek (O) dalam kalimat ini dikenai tindakan aktif yang merupakan predikat (P) yang dilakukan oleh pelaku yang merupakan subjek (S).

Ciri-Ciri Kalimat Aktif

1. Objek pada kalimat aktif dikenai tindakan langsung oleh subjeknya.
2. Kalimat aktif memiliki objek, tetapi ada juga kalimat aktif yang tidak memerlukan objek yang disebut dengan kalimat aktif intransitif.
3. Kalimat aktif memiliki predikat yang selalu diawali dengan awalan me-, atau ber-.
4. Kalimat aktif memiliki pola kalimat S P O K atau hanya S P K saja.

Perhatikan contoh kalimat di bawah ini!

Budi memukul anjing hingga kesakitan.
S              P               O                  K

Baca Juga:  Contoh Karangan Fiksi Bahasa Indonesia Terbaru

Kalimat di atas merupakan kalimat aktif karena objek anjing dikenai tindakan langsung oleh Budi yang merupakan objek. Oleh karena itu, kalimat di atas disebut dengan kalimat aktif.

Jenis-Jenis Kalimat Aktif

Seperti yang sudah disebutkan di atas bahwa kalimat aktif memiliki dua jenis, yaitu kalimat aktif transitif dan kalimat aktif intransitif. Berikut ini adalah penjelasan mengenai kedua bentuk kalimat aktif ini.

  1. Kalimat Aktif Transitif

Kalimat aktif transitif adalah kalimat aktif yang memerlukan objek.

Contoh:
Ibu memasak sayuran di dapur
S              P              O           K

Sayuran merupakan objek yang dikenai tindakan oleh subjek ibu.

2. Kalimat Aktif Intransitif

Kalimat aktif intransitif adalah kalimat aktif yang tidak memerlukan objek. Dengan kata lain, kalmat ini tetap bis menjadi suatu kalimat yang utuh tanpa menggunakan objek. Pada umumnya, predikat kalimat aktif intransitif selalu diawli dengan awalan me-, dan ber-. Dan juga dapat diikuti oleh pelengkap atau keterangan.

Contoh:
Ayah bekerja di kantor
S              P            K

Baca Juga:  Fungsi Akar dan Jaringan Penyusun Akar Tumbuhan

Kalimat di atas tidak memiliki objek, sehingga disebut dengan kalimat aktif intransitif.

Contoh-Contoh Kalimat Aktif

Transitif:
1. Aku mengerjakan pr bahasa Indonesia di rumah Andi.
2. Paman memberikan aku uang.
3. Andi mengajak Shinta untuk pergi bersama.
4. Kancil mencuri semua mentimun petani.
5. Dika mengambil buku yang jatuh di tanah.
6. Shinta selalu menyirami tanamannya di sore hari.
7. Ayah mengecat tembok rumah dengan warna kuning emas.
8. Petani membajak sawah dengan menggunakan kerbau.
9. Ayah menasehati adikku yang sering tidak mau pergi ke sekolah.

Intransitif:
1. Adik merengek karena ditinggal oleh ibu.
2. Doni bekerja dengan sangat giat.
3. Si kancil berlari dengan sanga kencang.
4. Aku datang terlamabat ke acara tersebut.
5. Ibu guru mengajar di depan kelas.
6. Dian sedang memasak di dapur ketika aku pulang dari sekolah.
7. Pohon itu roboh akibat terjangan angina kuat.
8. Hotel Marco meledak pada hari rabu dini hari tadi.
9. Dia melangkah dengan sangat hati-hati.
10. Aku bersandar di tembok yang berwarna putih.

Baca Juga:  Proses Pencernaan Makanan Pada Mulut

Kalimat Pasif

Berbeda dengan kalimat aktif, objek pada kalimat pasif yang melakukan tindakan terhadap objeknya.

Ciri-Ciri Kalimat Pasif

1. Subjek pada kalimat aktif dikenai tindakan oleh objeknya secara tidak langsung.
2. Kalimat pasif selalu diikuti dengan objek.
3. Kalimat pasif memiliki predikat yang selalu di awali dengan imbuhan di-, atau ter-.

Perhatikan contoh kalmat berikut ini!

Anjing dipukul oleh Budi hingga kesakitan.

Objek anjing pada kalimat diatas bergeser menjadi sang pelaku yang secara tak langsung melakukan tindakan kepada subjeknya, yaitu Budi. Oleh karena objeknya yang berubah dan melakukan tindakan, maka kalimat di atas disebut dengan kalimat pasif.

Contoh – Contoh Kalimat Pasif

1. Pr bahasa Indonesia dikerjakan oleh aku di rumah Andi.
2. Aku diberikan uang oleh paman.
3. Shinta diajak oleh Andi untuk pergi bersama.
4. Sayuran dimasak oleh ibu di dapur.
5. Sang kancil ditangkap oleh petani.
6. Baju itu jatuh diterbangkan oleh angina.
7. Buku Andi terinjak oleh Shinta.
8. Rumah Dani habis terbakar oleh api.
9. Sepeda motorku sedang diperbaiki oleh montir di bengkel.