Contoh – Contoh Surat Pribadi untuk Sahabat

Contoh – Contoh Surat Pribadi untuk Sahabat – Dalam hubungan jarak jauh kita memerlukan media untuk berkomunikasi. Media komunikasi yang sering digunakan sebelum berkembangnya teknologi komunikasi adalah surat. Pada artikel ini secara khusus kita akan memelajari tentang surat pribadi. Surat pribadi adalah surat yang ditujukan secara pribadi kepada teman, sahabat, keluarga, kekasih, yang bersifat pribadi dan tidak mengikat aturan-aturan tertentu dalam penulisannya. Dalam menulis surat pribadi ada hal-hal yang perlu diperhatikan antara lain etika dan sopan-santun dalam isi surat. Misalnya menulis surat pada guru tentu berbeda dengan menulis surat kepada orang tua, teman, atau kekasih.

Pada dasarnya menulis surat pribadi tidaklah serumit menulis surat-surat resmi. Hal yang dibutuhkan hanyalah keteraturan dan etika penulisan. Berikut merupakan contoh surat pribadi kepada sahabat!

Contoh 1 :

Bandar Lampung, 02 November 2015

Sahabatku,
Ahmad Cahyano
Di Banjarmargo, Tulang Bawang

Asalamualaikum wr. wb

Baca Juga:  Definisi & 3 Contoh Surat Pernyataan Kesalahan

Halo cahyano, Bagaimana kabarmu? Sehat dan bahagia selalu bukan? Sudah lama sekali ya kita tidak bertemu. Kira-kira Sejak empat tahun lalu tepatnya saat kita wisuda di Unila dan kamu memutuskan untuk pulang dan bekerja di tempat asalmu di Tulang Bawang. Sejak saat itu, kita hanya saling sms dan telfon, itu pun hanya sesekali. Aku kangen kamu Bud, kapan ya kita bisa ketemu lagi? Kapan kamu main-main ke Bandar lampung? Jangan lupa mampir ya!

Oh ya, aku mau kasih kabar ke kamu. Insya Allah minggu depan tanggal 08 November Insya Allah aku menikah. Kamu jangan sampai tidak hadir ya! Aku kirim undangan juga buat kamu di balik surat ini. Orang tua dan adik-adikmu juga harus hadir ya. Sehari sebelum akad, keluargaku sudah menyiapkan tempat menginap untuk kamu dan keluargamu. Jangan sungkan ya No, kamu sudah seperti saudara buat kami.

Baca Juga:  Ciri-Ciri Kalimat Efektif Lengkap

Aku berharap kamu datang. Nanti kita ngobrol-ngobrol ya, banyak hal yang ingin aku ceritakan tentang kehidupanku empat tahun terakhir ini. Semua berbeda semenjak kamu pergi.

No, cukup sekian dulu, ya! Sampaikan salamku untuk keluargamu ya!. Semoga di hari bahagiaku, kita bisa bertemu.

Sahabatmu,

Tomi kurniawan

Contoh 2 :

Kalirejo, 02 November 2015

Sahabatku,
Ihda lailatul Barokah
Di Bandar Lampung

Assalamualaikum. Wr. Wb.

Ihda, apa kabar? Kamu sehat-sehat kan? Kamu masih suka pelihara kelinci? Kelinciku di sini berkembang biak terus loh, jadi banyak. Aku ingin kasih kamu satu ekor, kamu bebas memilih kelinci mana yang kamu suka. Kamu pasti tambah anggun dan tambah tinggi, ya?

Ihda yang cantik, Sejak kamu teakhir ke sini, aku banyak bertanya tentang kota Bandar lampung ke orang tuaku. Di sana seperti apa? Apa di sana juga banyak kelinci? Ehe…he. Banyak orang yang bilang, kalau mau maju, harus berani tinggalkan kampung halaman. Dari situ aku mulai berpikir untuk pergi merantau ke tempatmu.

Baca Juga:  Faktor yang Mempengaruhi Frekuensi Pernapasan pada Manusia

Di Bandar Lampung aku ingin belajar di sana setelah menamatkan pendidikan SMP ku. Aku ingin sekolah dan belajar bersamamu di sana. Aku ingin menggapai cita-citaku di kota itu. Sebulan lagi liburan semester, aku berencana ke Bandar Lampung untuk melihat-lihat kota yang indah itu. Kalau boleh, aku mau menginap di rumahmu ya? Aku bawakan kelinci hias yang paling bagus buatmu, sudah ku siapkan yang paling lucu. Semoga kamu suka.

Da, sekian dulu, ya! Aku tunggu balasan suratmu. Salam buat ibu dan bapakmu. Semoga mereka sehat selalu. Terima kasih ya Da, sampai jumpa di liburan semester ya. Wassalamualaikum. Wr. Wb.

Sahabatmu,

Sarina Dewi

Penjelasan di atas merupakan contoh dari surat pribadi untuk sahabat atau teman. Semoga bermanfaat dan selamat belajar!