Ciri-Ciri Paragraf Persuasi, Contoh, dan Jenis-Jenisnya

Ciri-Ciri Paragraf Persuasi, Contoh, dan Jenis-Jenisnya – Paragraf persuasi adalah jenis paragraf yang berisikan ajakan atau bujukan bagi pembacanya agar melakukan atau mengikuti apa yang disampaikan penulis.

Paragraf persuasi dibuat berdasarkan pendapat atau asumsi bahwa sudut pandang atau pegangan umat manusia bisa berubah-ubah. Di dalam paragraf persuasi kita bisa menemukan banyak kata-kata yang bersifat mengajak seperti “ayo” dan “mari”.

Ciri-Ciri Paragraf Persuasi

Berdasarkan pengertian di atas, dapat disimpulkan bahwa paragraf persuasi memiliki beberapa ciri-ciri sebagai berikut ini:

1. Paragraf persuasi meyakinkan pembacanya untuk melakukan atau mempercayai yang ditulis oleh penulis, berusaha mengajak dan membujuk.
2. Paragraf persuasi banyak menggunakan kata-kata ajakan seperti ayo, mari, lakukanlah, dan lain-lain.
3. Paragraf persuasi biasanya menghindari masalah atay\ukonflik agar kepercayaan pembacanya.
4. Penulis paragraf persuasi akan memahami bahwa pegangan dan pengertian pembaca dapat diubah.
5. Berusaha menjelaskan dan menarik perhatian serta kepercayaan pembaca.
6. Paragraf persuasi harus memiliki alasan-alasan yang kuat disertai dengan data dan fakta.

Baca Juga:  Contoh Resensi Buku Ilmu Pengetahuan Ensiklopedia Tarikh Al-Khulafa

Contoh Paragraf Persuasi

1. Menjaga kebersihan lingkungan adalah sangat penting. Kebersihan bisa mempengaruhi kesehatan, kenyamanan, dan keindahan lingkungan kita. Kita harus perduli terhadap kebersihan lingkungan, baik tempat kita tinggal maupun lingkungan dimana kita berada. Terkadang, kita masih mendapati orang-orang yang dengan mudahnya membuang sampah sembarangan. Hal tersebut bisa menimbulkan dampak yang besar, diantaranya yaitu banjir dan wabah penyakit. Selain sampah, putung rokok yang dibuang sembarang juga dapat membahayakan lingkungan kita. Putung rokok tersebut bisa saja menimbulkan kebakaran atau ledakan. Oleh karena itu, marilah kita semua menjaga kebersihan lingkungan kita. Marilah kita membuang sampah dan kotoran lain pada tempatnya. Mari kita menjaga kebersihan diri dan lingkungan.

2. Rajin pangkal pandai. Kerjakan tugas tepat ketika waktu tersedia. Itulah pribahasa yang perlu ditanamkan dalam diri kita. Apabila kita ingin sukses, maka rajinlah. Jangan memelihara kebiasaan malas. Mari kita kerjakan dan mengumpukan tugas tepat waktu.

Baca Juga:  Pengertian Kerangka Karangan dan Manfaatnya

Jenis-Jenis Paragraf Persuasi

Paragaf persuasi dapat dibedakan ke dalam 4 jenis paragraf yaitu persuasi politik, pendidikan, advertensi dan propaganda.

1. Paragraf Persuasi Politik

Paragraf ini adalah bentuk ajakan atau usaha dalam mempengaruhi pembaca untuk melakukan sesuatu atau berkecimpung di dunia politik. Paragraf jenis ini banyak digunakan oleh orang-orang politik untuk kepentingan partai/kampanye atau juga bisa untuk kepentingan Negara.

2. Paragraf Persuasi Pendidikan

Paragraf persuasi ini digunakan oleh lembaga atau orang-orang yang bergelut di dunia pendidikan untuk membantu tujuan pendidikan. Paragraf ini biasanya berupa himbauan, anjuran, motivasi atau panduan. Selain oleh lembaga, paragraf ini juga digunakan oleh guru untuk mempengaruhi siswanya untuk lebih rajin belajar dan menggapai cita-citanya.

3. Paragraf Persuasi Advertensi

Paragraf ini dibuat untuk tujuan periklanan yang digunakan oleh produsen-produsen produk tertentu untuk memperkenalkan barang atau jasa kepada para konsumen. Persuasi advertensi bertujuan untuk memasarkan atau mempromosikan barang atau jasa sehingga konsumen berminat untuk membeli barang atau menggunakan jasa yang dipromosikan. Paragraf persuasi jenis ini kerap kali disebut iklan.

Baca Juga:  Pengertian & Contoh Kalimat Homonim Terbaru

4. Paragraf Persuasi Propaganda

Persuasi propaganda biasanya digunakan untuk menyampaikan informasi dengan tujuan agar pembacanya mau melakukan atau mempercayai apa yang disampaikan oleh penulis. Terkadang, paragraf persuasi propaganda digunakan untuk memprovokasi pihak tertentu atas sudutu pandang orang terhadap sesuatu. Paragraf persuasi propaganda serin kita temukan media cetak maupun elektronik, seperti blog, majalah, surta kabar dan lain-lain.