Berbagai Contoh Kalimat Perintah Ajakan, Larangan, dan Permohonan

Berbagai Contoh Kalimat Perintah Ajakan, Larangan, dan Permohonan – Kalimat perintah ajakan, larangan dan permohonan adalah kalimat perintah yang sering kita temui dalam percakapan seheari – hari. Apakah pengertian dan bagaimanakan contoh – contoh kalimat – kalimat perintah tersebut ? Berikut adalah penjelasan lengkapnya.

Namun, sebelum masuk ke pembahasan kalimat perintah ajakan, larangan, dan permohonan ada baiknya kita mengetahui apa pengertian kalimat perintah terlebih dahulu.

Kalimat perintah adalah kalimat yang gagasan, atau maksud utamanya adalah untuk menghendaki orang lain melakukan sesuatu seperti apa yang diutarakan oleh penuturnya. Kalimat perintah ini sering sekali kita temui dalam percakapan sehari – hari karena pada dasarnya kalimat ini adalah salah satu jenis kalmat yang sering digunakan baik oleh diri kita sendiri maupun orang lain.

Ciri – Ciri Kalimat Perintah

Suatu kalimat dapat dikatakan sebagai kalimat perintah apabila memiliki ciri – ciri kalimat perintah. Ciri – ciri tersebut, antara lain:

1. Kalimat perintah selalu diakhiri dengan tanda baca seru (!)
2. Kalimat perintah memiliki intonasi yang naik pada bagian akhir kalimat.
3. Menggunakan pola kalimat inversi, predikat mendahului subjek.
4. Kalimat perintah biasanya menggunakan artike –lah.

Baca Juga:  Pengertian, Jenis Pembuluh Darah, dan Fungsinya Masing-Masing

Berdasarkan cara penyampaiannya, kalimat perintah sendiri dibedakan menjadi dua, yaitu kalimat perintah langsung dan kalimat perintah tidak langsung. Kalimat perintah langsung adalah kalimat perintah yang disampaikan secara langsung oleh seseorang kepada orang yang dikenai perintah.

Sedangkan kalimat perintah tidak langsung adalah kalimat perintah yang tersirat dalam bentuk informasi yang disampaikan oleh orang lain. Dengan kata lain, kalimat perintah tidak langsung adalah kalimat perintah yang disampaikan melalui orang lain.

Perhatikan kalimat di bawah ini!

1. Sapu lantai ini segera!
2. Ibu menyuruhku untuk menyapu lantai ini segera.

Kalimat perintah langsung ada pada kalimat nomor 1, sedangkan kalimat nomor 2 merupakan kalimat perintah tidak langsung.

Kalimat Perintah Ajakan, Larangan, dan Permohonan

Ada beberapa jenis kalimat perintah, di antaranya adalah kalimat perintah ajakan, larangan dan permohonan. Sebenarnya masih ada beberapa jenis kalimat perintah lainnya, tetapi ketiga jenis kalimat perintah ini sering sekali kita gunakan dan jumpai dalam kehidupan sehari – hari. Berikut ini adalah pembahasannya!

Baca Juga:  Batas-Batas, Bentang Alam Kawasan Jepang, dan Ciri-Cirinya

1. Kalimat Perintah Ajakan

Kalimat perintah ajakan disebut juga dengan kalimat perintah persuasi. Kalimat perintah ini memiliki sifat persuasif, yaitu meminta orang lain untuk melakukan sesuatu dengan cara mengajak.

Contoh:

Ayo kita belajar bersama!
Marilah kita menolong teman yang sedang dalam kesusahan!
Jagalah kebersihan diri kita sendiri dan lingkungan sekitar kita!
Ayo hidup sehat!
Marilah kita santuni anak – anak yaitim!
Belajarlah dengan giat agar menjadi sukses di masa depan!
Ayo buang sampah pada tempat yang telah disediakan!
Ayo sumbangkan botol – botol bekasmu kepada kami!

2. Kalimat Perintah Larangan

Kalimat perintah larangan adalah kalimat perintah yang digunakan untuk melarang seseorang agar orang tersebut tidak melakukan seperti apa yang dilarang oleh si penutur kalimat tersebut.

Kalimat perintah larangan biasanya berupa himbauan – himbauan dan dicirkan dengan kata jangan di depan kalimat.

Contoh:

Jangan membuang sampah di tempat ini!
Jangan datang terlambat !
Jangan sia – saiakan waktu mudamu!
Jangan pernah kamu mendatangi tempat maksiat itu!
Jangan lupa belajar untuk ulangan besok!
Jangan pedulikan apa kata orang lain, turuti saja apa kata hatimu!

Baca Juga:  Definisi, Ciri, & Contoh Kalimat Tanya (Lengkap)

3. Kalimat perintah permohonan

Kalimat perintah permohonan adalah kalimat perintah yang juga menghedaki seseorang untuk melakukan sesuatu, tetapi disampaikan dengan cara memohon kepada orang tersebut. Kalimat perintah ini sangatlah sopan sehingga sering digunakan untuk orang – orang yang kita hormati, misalnya orang tua, guru, kakak, dan lain – lain.
Kalimat perintah permohonan dicirikan dengan kata – kata permohonan seperti tolong, mohon, dan lain – lain.

Contoh:

Tolong antarkan aku ke pasar!
Tolong buatkan aku surat permohonan barang ke PT Anugrah!
Tolong antarkan barang ini ke rumah Pak Usman!
Tolong hidupkan lampu ruangan ini!
Mohon untuk mengambil tempat duduk yang telah disediakan!
Mohon dipertimbangkan kembali surat yang aku kirim kemarin!
Mohon perhatikan rumahku selagi aku dan keluarga pergi ke luar kota!