6 Ciri Khas Kawasan Asia Tenggara yang Harus Diketahui

Berbagai Ciri Khas Kawasan Asia Tenggara – Asia Tenggara merupakan sebuah daerah / kawasan benua Asia bagian Tenggara. Kawasan ini cakupannya meliputi Indochina dan semenanjung Malaya dan juga kepulauan di sekitarnya. Asia Tenggara memiliki batas wilayah dengan Republik Rakyat Tiongkok di bagian utara, Samudera Pasifik di bagian Timur, Samudera Hindia di bagian selatan, Samudera Hindia, Teluk Banggala, dan anak benua India di bagian barat. Negara-negara yang termasuk dalam kawasan Asia Tenggara meliputi Laos, Kamboja, Myanmar, Vietnam, Thailand, Brunei, Filipina, Indonesia, Malaysia, Timor Leste, dan Singapura.

A. Ciri Khas Kawasan Asia Tenggara

Berikut beberapa hal yang menjadi karakteristik atau ciri khas kawasan Asia Tenggara!

1. Lokasi Kawasan Asia Tenggara

Asia Tenggara terletak pada 21°LU yang berbatasan dengan negara Myanmar dan Indonesia dari ujung selatan (11°LS). Pada wilayah barat dibatasi oleh negara Indonesia, Malaysia, dan juga Myanmar (95°BT). Pada ujung sebelah timurnya berbatasan dengan negara Papua New Guinea. Hal ini menyatakan bahwa negara Papua New Guinea tidak termasuk ke dalam wilayah Asia Tenggara. Secara geografis, letak kawasan Asia Tenggara diapit oleh Samudra Hindia dan Samudra Pasifik. Asia Tenggara juga berada di antara Benua Asia dari sebelah utara, Benua Australia di sebelah selatan, dan di sebelah timurnya adalah Benua Amerika.

2. Bentang Alam

Alam Asia Tenggara adalah daerah yang berupa pertemuan dua pegunungan muda yakni Sirkum Pasifik, Sirkum, Mediterania dan selanjutnya bertemu di Indonesia jika ditinjau dari segi geologisnya. Tepatnya berada pada perairan Sibolga, arah barat laut Palung Banda. Rangkaian pegunungan (lipatan) muda di sebelah atas menggabarkan suatu busur kurva yang linear. Pada beberapa bagiannya terdapat di bawah permukaan laut. Selain daerah pegunungan tersebut, jika diperhatikan pada bentang alamnya, Asia Tenggara terdiri atas daerah batuan tua dan daerah lembah. Daerah batuan tua terletak pada bagian tengah, yang meliputi Plato Tua Yunan dan Indo Cina yang terbentuk semasa pra – kambium, dan rangkaian Pegunungan Indo-Malaysia. Bijih Timah banyak terkandung dalam batuan tersebut, sehingga dapat menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat setempat.

Baca Juga:  Pengertian & 35 Contoh Slogan Pendidikan

Terdapat juga aliran sungai-sungai yang cukup besar di sela-sela rangkaian pegunungan itu. Selain itu juga terdapat hamparan dataran rendah yang terletak pada lajur aliran dan delta sungai-sungai besar di kawasan itu. Misalnya Sungai Mekong, Sungai Irawadi, Sungai Salween, Sungai Chao Phraya, dan Sungai Kapuas.

3. Aspek Sejarah

Masyarakat di negara-negara Asia Tenggara merupakan bagian dari bangsa yang termasuk ke dalam ras Malayan Mongoloid. Ras Malayan Mongoloid yang dalam perkembangannya banyak menerima pengaruh kebudayaan dari bangsa India, Arab (Gujarat), dan juga Cina. Selain mempunyai kesamaan dalam hal nasab atau keturunan, bangsa-bangsa Asia Tenggara mempunyai sejarah yang tak jauh berbeda. Kesamaan tersebut salah satunya yakni bangsa Indonesia, Malaysia, Myanmar (Birma), Singapura, Brunei, Filipina, Vietnam, Laos, dan Kamboja, kecuali Thailand, sama-sama pernah dijajah oleh bangsa- bangsa Eropa seperti Portugal, Belanda, Spanyol, Inggris, dan Perancis.

4. Penduduk dan Kegiatan Perekonomiannya

Penduduk Asia Tenggara mencakup seluruh penduduk negara-negara yang berada dalam cakupannya. Penduduk Asia Tenggara sampai pada tahun 1991 tercatat hingga sekitar 445 juta jiwa.

Baca Juga:  Proses Pencernaan Makanan di Usus Halus dan Usus Besar

5. Faktor-faktor yang Memengaruhi Kehidupan Ekonomi Penduduk di Asia Tenggara

Kawasan daerah Asia Tenggara mempunyai nilai yang strategis bagi negara-negara lain di luar kawasan Asia Tenggara. Jika ditinjau dari potensi alam serta kondisi geografisnya, Asia Tenggara memiliki nilai strategis dari segi potensi alamnya. Berikut penjelasannya!

a. Asia Tenggara menghasilkan hampir mencapai 2/3 produksi timah dunia, yang dihasilkan oleh negara Indonesia, Malaysia, dan Thailand.
b. Asia Tenggara menghasilkan karet alam terbesar di dunia. Produksi karet alam ini dihasilkan oleh negara Indonesia dan Malaysia.
c. Asia Tenggara menghasilkan kopra terbanyak di dunia. Negara yang menghasilkan kopra yakni Filipina, Malaysia, dan Indonesia.
d. Asia Tenggara menghasilkan kayu lapis hasil hutan tropis, dan komoditi pertanian lainnya.
e. Asia Tenggara menghasilkan beras terbesar di Asia.

Jika ditinjau dari kondisi geografisnya, Asia Tenggara memiliki nilai strategis karena:

a. Kawasan Asia Tenggara memiliki funsi sebagai penghubung antar kawasan Asia dengan Australia, Samudra Pasifik dengan Samudra Indonesia, juga dunia bagian barat dengan dunia bagian timur.
b. Bangkok (Thailand) terdapat pelabuhan internasional.
c. Singapura merupakan pelabuhan dan juga banda udara transit internasional.

Besarnya potensi perkembangan ekonomi yang dimiliki oleh negara-negara Asia tenggara, memicu munculnya negara-negara industri baru di kawasan tersebut. Negara-negara yang mulai mengembangkan dirinya pada aspek industri yakni Indonesia, Thailand, dan Malaysia.

Baca Juga:  Pembagian Benua Asia Berdasarkan Struktur dan Hubungan Bangsa

6. Posisi Kawasan Asia Tenggara di Dunia

a. Ditinjau dari Aspek Politis

Asia Tenggara jika didasarkan pada kedudukannya, terletak antara tiga benua yakni Asia, Amerika, dan Australia yang membuatnya sebagai kawasan yang begitu terbuka bagi pengaruh politik dari negara-negara yang ada pada ketiga benua itu. Contonya seluruh kawasan Asia Tenggara telah mengalami penjajahan oleh bangsa barat kecuali Thailand.

b. Ditinjau dari Aspek Ekonomi

Asia Tenggara merupakan jalur yang sangat strategis bagi lalu lintas perdagangan antar benua yakni Asia, Australia, dan Amerika. Hal tersebut yang menyebabkan kawasan atau daerah ini memiliki letak gegrafis yang sangat ekonomis. Dalam kerja sama ekonomi dan lain-lain negara-negara Asia Tenggara membentuk ASEAN (Association of South East Asia
Nations).

c. Ditinjau dari Aspek Sosial Budaya

Kawasan Asia tenggara merupakan daerah yang tidak terlepas dari pertemuan serta pengaruh budaya-budaya dari bangsa lain. Hal ini disebabkan karena letaknya yang strategis untuk berdagang dan juga aktivitas penyebaran agama-agama dari bangsa lain. Selama berabad-abad kebudayaan India dan Cina mempengaruhi kebudayaan kawasan ini. Banyak kebudayaan serta adat kebiasaan bangsa-bangsa Asia Tenggara yang terpengaruh oleh budaya-budaya bangsa Timur Tengah, Arab, dan Eropa. Pengaruh kebudayaan negara Jepang
juga pernah memasuki kawasan ini karena sebagian besar kawasannya merupakan bekas jajahan pemerintahan militer Jepang selama beberapa tahun lamanya. Hal-hal tersebut turut memengaruhi adat dan kebiasaan bangsa-bangsa Asia Tenggara.

Sumber :
Dewi, Nurmala, 2009, Geografi Untuk SMA dan MA kelas XII, Jakarta, CV Epsilon Grup.
https://id.m.wikipedia.org./wiki/Asia_Tenggara