36 Contoh Kalimat Majemuk Bertingkat, Jenis, & Pengertian

36 Contoh Kalimat Majemuk Bertingkat, Jenis, & Pengertian – Kalimat majemuk bertingkat adalah salah satu jenis kalimat majemuk yang kedudukan antara klauasnya tidak sederajat dimana salah satu klausa berfungsi sebagai induk kalimat dan klausa yang lain berfungsi sebagai anak kalimat.

Kedudukan antara klausa ini dikatakan tidak sejajar karena induk kalimat memiliki kedudukan yang lebih tinggi daripada anak kalimat, dan juga berfungsi sebagai inti kalimat. Sebalikinya, anak kalimat kedudukannya lebih rendah dabn befungsi sebagai pelengkap atau keterangan pada kalimat majemuk itu sendiri.

Jenis & Contoh Kalimat Majemuk Bertingkat

Berikut ini adalah contoh-contoh kalimat majemuk bertingkat.

a. Kalimat Majemuk Bertingkat Hubungan Waktu

Kalimat majemuk bertingkat hubungan waktu biasanya memakai konjungsi antara lain: sejak, ketika, sewaktu, setelah, manakala, dan sebagainya.

Contoh:

1. Ayah telah bekerja di perusahaan itu sejak aku belum dilahirkan di muka bumi ini.
2. Aku sedang tertidur pulas ketika pamanku mengajakku pergi.
3. Tidak ada yang boleh keluar ruagan sebelum diperbolehkan oleh ketua.
4. Permaisuri terlihat sangat sedih manakala mendengar berita tentang kematian putranya.
5. Dika memberiku sebuah jam tangan sewaktu pergi ke rumahku.

Baca Juga:  Definisi Singular dan Plural Noun Beserta Penjelasan Lengkap

b. Kalimat Majemuk Bertingkat Hubungan Tujuan

Kalimat ini menggunakan konjungsi seperti, agar, dan supaya.

Contoh:

1. Diana berlatih sangat keras agar bisa diterima di Universitas terbaik.
2. Semua makhluk hidup di dunia ini berkembang biak supaya bisa tetap hidup di dunia ini.
3. Paman berkunjung ke rumahku untuk memberikan oleh-oleh dari India.
4. Ramli berbohong kepada ayahnya agar tidak dimarahi.
5. Tanaman itu harus selalu disiram supaya tidak layu.

c. Kalimat Majemuk Bertingkat Hubungan Syarat

Kalimat majemuk ini memakai konjungsi seperti andaikan, apabila, jika, seandainya, dan sebagainya.

Contoh:

1. Aku akan memberimu hadiah apabila masuk di Universitas Indonesia.
2. Kami tidak bisa pergi ke sekolah jika hujan tidak berhenti turun.
3. Seandainya hari ini hujan, aku pasti akan tidak masuk ke sekolah.
4. Jika dia datang ke rumah, aku pergi.

d. Kalimat Majemuk Bertingkat Hubungan Perbandingan

Kalimat majemuk ini menggunakan konjungs sebagai berikut: daripada, ibarat, seperti, lakasna, dan sebagainya.

Contoh:

1. Senyuman gadis itu sangat indah laksana bunga mawar yang mekar.
2. Kelakuannya sangat patut dicontoh seperti contoh yang sangat baik.
3. Membaca sangat menyenangkan daripada tidak melakukan apa-apa.
4. Andi sangat baik tidak seperti kakanya.

Baca Juga:  10 Malaikat dan Tugasnya Masing-Masing

e. Kalimat Majemuk Bertingkat Sebab-Akibat

Kalimat ini menggunakan konjungsi seperti oleh karena itu, sehingga.

Contoh:

1. Budi sangat suka membantu oleh karena itu dia sangat dikagumi oleh teman-temannya.
2. Kemaru terjadi sangat panjang sehingga sumber air menghilang.
3. Ririn rajin belajar sehingga menjadi pintar.
4. Susan tidak mengerjakan Pr sehingga dihukum oleh gurunya.

f. Kalimat Majemuk Hubungan Pertentangan

Kalimat majemuk ini menggunakan konjungsi seperti padahal, faktanya, dan sebagainya.

Contoh:

1. Dia bergaya seperti orang kaya padahal dia sangat kekurangan.
2. Begadang sangat tidak bagus untuk kesehatan, faktanya masih banyak orang yang melakukannya.
3. Pak Raden hidup sederhana padahal dia sangat kaya.

g. Kalimat Majemuk Hubungan Cara

Kalimat majemuk bertingkat ini memiliki konjungsi seperti dengan, dan sebagainya.

Contoh:

1. Ayah mengantarkan adik dengan mobil yang baru dibeli.
2. Beni belajar matematika dengan sangat serius.
3. Ibu measak sayur dengan merebusnya di panci.
4. Pak petani membajak sawah dengan traktor canggih.
5. Si kancil mencari makan dengan cara mengendap-endap.

Baca Juga:  11 Faktor Pendorong Perubahan Sosial Budaya

h. Kalimat Majemuk Hubungan Penjelas

Kalimat majemuk ini memiliki konjungsi seperti bahkan.

Contoh:

1. Budi sangat kaya raya bahkan melebihi para pengusaha.
2. Shinat anak yang baik, terlebih lagi tidak sombong.
3. Joni sangat senang membaca bahkan dijuluki kutu buku oleh teman-temannya.
4. Kemarau tahun ini sangat panjang bahkan paling panjnag dari yang pernah ada.
5. Ayah sangat menyayangi diriku bahkan lebih dari apapun.

i. Kalimat Majemuk Hubungan Atributif

Kalimat majemuk bertingkat ini memiliki konjungsi seperti: yang.

Contoh:

1. Pemerintah akan memberikan hadiah kepada orang yang menemukan pelaku pencurian itu.
2. Aku sangat menyukai baju yang berwarna merah itu.
3. Kemarin aku melihat gadis yang memakai kerudung berwarna hitam.
4. Ayah membelikan aku hadiah yang selama ini aku impi-impikan.
5. Dia tetap menunggu orang yang selama ini ia nanti-nantikan datang.

Demikianlah contoh-contoh dari jenis-jenis kalimat majemuk bertingkat yang ada. Kunci penting dari kalimat majemuk bertingkat ini adalah kedua klausanya memiliki kedudukan yang tidak sejajar ataui sederajat.