33 Contoh Kalimat Konjungsi Subordinatif, Ciri, & Pengertian

33 Contoh Kalimat Konjungsi Subordinatif, Ciri, & Pengertian – Apakah yang dimaksud dengan kalimat konjungsi subordinatif? Kalimat Konjungsi subordinatif adalah kalimat-kalimat yang mengandung kata penghubung atau konjungsi subordinatif. Sementara itu, pengertian konjungsi subordinatif sendiri adalah kata penghubung yang fungsinya menghubungkan dua bauh kalimat atau klausa yang berkedudukan tidak setara atau sederajat.

Berdasarkan pengertian di atas, dapat kita ketahui bahwa kalimat konjungsi subordinatif merupakan salah satu dari beberapa jenis kalimat majemuk, yaitu kalimat majemuk bertingkat.

Ciri-Ciri Kalimat Konjungsi Subordinatif

1. Memiliki dua buah atau lebih unsur kalimat yang dihubungkan dengan konjungsi subordinatif.
2. Kedua unsur kalimat tersebut tidak setara atau tidak sederajat, dengan kata lain salah satu unsur kalimat berkedudukan sebagai inti kalimat.
3. Menggunakan konjungsi-konjungsi subordinatif.

Contoh-Contoh Konjungsi Subordinatif

1. Agar, supaya, untuk
2. Yang
3. Jika, kalau, apabila,
4. Sejak, semenjak, ketika, tatkala, selama, serta, sambil, setelah, sesudah, sebelum,
5. Andaikan, seumpama, sekiranya,
6. Walaupun, sekalipun
7. Seperti, seakan-akan, seolah-olah, laksana, ibarat
8. Sebab, karena, oleh karena,
9. Sehingga, sampai,
10. Dengan, tanpa,
11. Bahwa,
12. Sama …. dengan, lebih … dari.

Baca Juga:  Pengertian Jaringan Pelindung (Jaringan Gabus & Epidermis) dan Fungsinya

Perhatikan contoh berikut ini:

Ayah sedang menonton televisi dan ibu sedang membaca majalah di dapur.
Ayah bekerja siang dan malam untuk menghidupi keluarganya.

Jika kita perhatikan contoh di atas, kalimat no 1 bukanlah kalimat konjungsi subordinatif karena ada dua buah unsure kalimat yang memiliki hububngan setara, yaitu ayah menonton, dan ibu membaca.

Sementara itu, kalimat kedua merupakan kalimat konjungsi subordinatif karena kedua unsur kalimatntya tidak sederajat. Salah satu unsur kalimat berperan sebagai induk kalimat/inti kalimat yaitu Ayah bekerja siang dan malam, smeentara untuk menghidupi keluarganya merupakan anak kalimat. Selain itu, kalimat no dua juga ditandai dengan konjungsi subordinatif, yaitu untuk.

Contoh-Contoh Kalimat Konjungsi Subordinatif

Bagaimana sudah mengerti pengertian dari kalimat konjungsi subordinatif bukan? Nah, di bawah ini adalah contoh – contoh kalimat konjungsi subordinatif.

1. Budi mengejakan semua pekerjaan rumahnya agar tidak dimarahi oleh ibu.
2. Aku tidur lebih awal supaya tidak bangun kesiangan keesokan harinya.
3. Para nelayan pergi berlayar untuk mengais rejeki di laut.
4. aku bertemu dengan pria yang memakai baju hitam dan celana merah di pasar.
5. Wanita itu setia menunggui ibunya yang tengah dirawat di rumah sakit.
6. Ayah akan mengajakku pergi ke tempat nenek jika tidak jadi pergi ke Jakarta.
7. Para serigala melong-long apabaila melihat bulan purnama di langit.
8. Aku berjanji menemuinya kalau masih ingat dibenakku.
9. Budi telah pergi dari rumah sejak diusir oleh ibunya.
10. Aku sedang tertidur pulas ketika gempa terjadi.
11. Ayah senang sekali bercerita kepadaku tatkala aku masih kecil.
12. Pak Raden tidak pernah menyakiti binatang selama hidupnya.
13. Dia pergi ke Jakarta membawa uang serta baju seadanya.
14. Aku akan segera pergi menemuimu setelah lulus dari SMA.
15. Lusi belajar dengan giat sebelum mengerjakan semua ujiannya.
16. Gembala itu menggembalakan sapi-sapinya sambil membaca di bawah pohon.
17. Bumi dan seluruh isinya akan segera musnah andaikan tidak dirawat oleh kita.
18. Ayah selalu mempersiapkan masa depan kami seumpama meninggalkan kami.
19. Aku ingin pergi ke luar negeri sekiranya diijinkan oleh ayah.
20. Aku tetap akan kuliah walaupun tidak ada biaya.
21. Dia berani keluar pada malam hari walaupun sangat gelap.
22. Budi tetap nekat pergi ke Jakarta sekalipun sudah dilarang oleh ibunya.
23. Ani selalau berbuat baik dan jujur sekalipun hidup susah.
24. Tempat tidur andi sangat berantakan seperti tidak ada penghuninya.
25. Zubaidah berlagak sombong seolah-olah pemilik restoran ini.
26. Kami berdua sangat berbeda ibarat bumi dan langit.
27. Andi tidak bisa bermain bola lagi karena kakinya sakit.
28. Aku dimarahi oleh ayah sebab sering keluar malam.
29. Anjar memukul kucing itu sehingga kesakitan dan berlari.
30. Manusia akan terus lahir di dunia ini sampai hari akhir.
31. Ayah membersihkan semua sampah itu tanpa meminta bantuan dari orang lain.
32. Aku mendapatkan nilai yang sama dengan nilai Budi.
33. Gajah afrika lebih besar dan tinggi daripada Gajah Sumatera.

Baca Juga:  34 Contoh Kalimat Konjungsi Koordinatif, Definisi, & Ciri-Ciri