30 Contoh Kalimat Majemuk Setara & Pengertian

Contoh Kalimat Majemuk Setara Sejalan, Sebab Akibat, Berlawanan, & Pengertian – Kalimat majemuk setara adalah salah satu jenis dari beberapa jenis kalimat majemuk. Pengertian dari kalimat majemuk sendiri adalah kalimat yang memiliki dua atau lebih klausa yang berfungsi sebagai anak kalimat dan induk kalimat.

Lalu apakah yang dimaksud dengan kalimat majemuk setara itu? Kalimat majemuk setara adalah kalimat majemuk yang hubungan antara kedua klausanya setara atau sejajar. Oleh karena hubungan yang sejajar/koordinatif itulah kedua klausanya, baik yang berfungsi sebagai induk kalimat maupun anak kalimat dapat berdiri sendiri.

Kalimat majemuk setara biasanya diikuti atau memiliki kata-kata sambung. Konjungsi-konjungsi kalimat majemuk setara diantaranya adalah,

1. Dan
2. Lalu,
3. Kemudian,
4. Bahkan,
5. Setelah,
6. Sebelum, dan
7. Ketika

Jenis-Jenis Kalimat Majemuk Setara

Ada beberapa contoh kalimat mejemuk setara, diantaranya adalah kalimat mejemuk setara sejalan, kalimat mejemuk setara berlawanan, dan kalimat majemuk setara sebab-akibat. Berikut ini adalah beberapa contoh kalimat majemuk:

a. Kalimat Majemuk Setara Sejalan

Kalimat majemuk ini dicirikan dengan kedua klausa yang memiliki situasi yang sama. Di bawah ini adalah contoh-contoh kalimat majemuk setara sejalan.

Baca Juga:  Definisi Stratifikasi Sosial Dan Proses Terbentuknya

Contoh:

1. Ayah membaca Koran di ruang tamu, sedangkan Ibu membaca majalah di dapur.
2. Aku mennyapu halaman rumah dan kakakku membersihkan selokan yang mampet.
3. Andika mendapatkan hadiah buku baru dan Siska mendapatkan hadiah sepeda baru.
4. Anton membuat kerajinan tangan dari Koran bekas, Dwi membuat dari kain bekas, sedangkan Desi membuat dari barang bekas.
5. Aku pergi ke sekolah setelah Ayah pergi ke kantor.
6. Ibu menyapu lantai rumah sebelum aku mengepel lantai.
7. Sari merupakan anak yang pandai bahkan dia juga merupakan bintang kelas.
8. Jimmy membereskan tempat tidurnya, kemudian dia menyapu halaman di pagi hari.
9. Petani membajak sawahnya lalu mereka menanan padi di atasnya.
10. Aku tertidur pulas di kamar ketika seseorang mengetuk pintu rumahku.

b. Kalimat Majemuk Setara Berlawanan

Kalimat majemuk setara berlawanan memiliki dua atau lebih klauas yang hubungan antara keduanya atau lebih memiliki situasi yang berlawanan.

Contoh:

1. Shinta adalah anak yang pandai tetapi dia berasal dari keluarga yang tidak mampu.
2. Aku sangat ingin membeli sepeda motor, tetapi aku tidak memiliki uang yang cukup.
3. Rika mengerjakan tugas kimia dengan sangat rajin, sedangkan teman-teman yang lain tidak mengerjakannya.
4. Bukan Riko yang membersihkan tempat itu, melainkan Antolah yang melakukannya.
5. Kemarin aku tidak pergi ke rumah kakek, tetapi aku pergi ke rumah bibiku.
6. Dia sangat buruk dalam hal berhitung, tetapi dia baik dalam hal mengingat.
7. Joni sangat senang membantu orang lain, sedangkan Johan tidak suka membantu orang lain.
8. Aku sama sekali tidak menangis saat itu, melainkan aku hanya sedih melihatnya.
9. Ibu sedang memasak di dapur, sedangkan ayah makan malam di lura.
10. Hewan itu mati bukan karena penyakit, tetapi dia mati karena perburuan liar.

Baca Juga:  Contoh Majas Perulangan dan Penjelasannya

c. Kalimat Majemuk Setara Sebab-Akibat

Kalimat majemuk setara sebab-akibat memiliki cirri-ciri yaitu antara klausa yang satu dengan yang lain memiliki hubungan sebab-akibat.

Contoh:

1. Arsyad rajin berlatih olahraga renang, sehingga dia menjadi atlet renang terbaik Indonesia.
2. Budi suka sekali menjahili teman-temannya di sekolah, akibatnya dia tidak memiliki teman.
3. Kemarau yang terjadi musim ini sangat panjang, akibatnya sumur-sumur ikut mongering.
4. Pinoko gemar sekali berbohong, karenanya dia memiliki hidung yang sangat panjang.
5. Si kancil lengah ketika sedang makan, akibatntya dia diterkam oleh harimau.
6. Anjing itu terus menerus menggongong, sehingga semua orang menjadi kesal.
7. Dimas tidak mau mengerjakan Pr, Bu Mira sangat marah kareananya.
8. Dono tidak pernah berdoa sebelum tidur, sehingga dia tidak pernah mengalami mimpi buruk.
9. Semua sungai menjadi kering kerontang, akibatnya para petani mengalami gagal panen.
10. Lukisan itu dibuat dengan sangat hati-hati, akibatnya lukisan itu menjadi lukisan terkenal.

Baca Juga:  Contoh Teks Pembawa Acara (MC) dalam Acara Perpisahan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata

Demikianlah contoh-contoh kalimat majemuk setara. Satu hal yang harus diingat adalah kalimat majemuk setara ini memiliki dua buah atau lebih klausa yang memiliki hubungan koordinatif atau disebut juga dengan setara, sehingga jika pun di pisah, klausa-klausa tersebut bisa berdiri sendiri. Dengan kata lain, klausa-klausa tersebut tidak kehilangan makna.