27 Contoh Kalimat Kompleks, Pengertian, & Ciri-Ciri

27 Contoh Kalimat Kompleks, Pengertian, & Ciri-Ciri – Pada dasarnya kalimat tersusun dari satu struktur kalimat yang terdir atas beberapa unsur kalimat, diantaranya adalah subjek (S), Predikat (P), Objek (O), Keterangan (K), dan Pelengkap (P). Namun, ada satu jenis kalimat yang memiliki dua buah unsur kalimat yaitu kalimat komplek. Apakah yang dimaksud dengan kalimat komplek?

Kalimat komplek adalah suatu kalimat yang memiliki dua buah struktur kalimat, peristiwa, aksi atau lebih di dalam satu kalimat utuh. Dengan kata lain, kalimat komplek adalah kalimat yang memiliki dua subjek dan predikat.

Kedua struktur tersebut dipisahkan oleh tanda baca koma, konjungsi atau kata sambung atau bahkan tidak dipisahkan oleh konjungsi sama sekali.

Perhatikan contoh kalimat berikut ini!

Pak Raden mengkoleksi ratusan perangko karena dia sangat menyukai benda tersebut.
S                           P                          O                      C            S                     P                 O

Baca Juga:  Pengertian Tektonisme, Jenis Tektonisme, dan Dampaknya

Contoh di atas merupakan contoh kalimat komplek karena terdiri dari dua buah struktur kalimat, yaitu S P O, dan S P O.

Struktur pertama:

Pak Raden mengkoleksi ratusan perangko
S                       P                       O

Struktur kedua:

Dia sangat menyukai benda tersebut
S                      P                       O

Ciri-Ciri Kalimat Kompleks

Berdasarkan pengertian di atasa dapat disimpulkan bahwa kalimat komplek memiliki cirri-ciri sebagai berikut:

1. Kalimat komplek memiliki dua buah peristiwa atau lebih.
2. Kalimat komplek memiliki dua buah subjek dan predikat
3. Kedua struktur pada kalimat komplek dipisahkan dengan konjungsi atau tanda baca koma.

27 Contoh Kalimat Kompleks

Setelah mempelajari pengertian dan ciri-ciri kalimat komplek berikut ini adalah contoh-contoh kalimat kompleks.

1. Adi menyiram bunga sedangkan dani menyapu lantai rumah.
2. Ayah bekerja sebagai karyawan di kantor sedangkan Ibu bekerja sebagai guru di sekolah dasar.
3. Nenek memberikan aku uang dan Kakek memberikan aku sepeda baru.
4. Dani mendapatkan nila yang baik di pelajaran MTK dan Shinta mendapatkan nilai yang baik di pelajaran Bahasa Indonesia.
5. Agus membuat makanan olahan dari kulit pisang sedangkan Dita membuat kerajinan tangan dari Koran bekas.
6. Aku tidak masuk ke sekolah sedangkan hari ini Budi ingin menemuiku.
7. Kakak tidak menyelesaikan pekerjaan rumahnya sedangkan Pr itu harus dikumpul besok.
8. Air di sumur Reza masih sangat banyak sedangkan air di sumur milikku kering di musim kemarau ini.
9. Aku masih mengingat kejadian ketika aku masih kecil dahulu.
10. Aku sedang pergi bersama temanku ketika paman berkunjung ke rumah aku.
11. Kakek turut berjuang untuk Indonesia ketika Indonesia masih dijajah oleh Belanda.
12. Burung Hantu akan aktif mencari makan ketika malam hari telah tiba.
13. Hary tidak masuk ke sekolah hari ini karena dia sedang dirawat di rumah sakit.
14. Shinta tidak diijinkan pergi oleh ibunya karena dia harus menyelesaikan tugsa rumah.
15. Semua pedagang menaikan harga jualnya karena harga bahan bakar minyak dinaikan oleh pemerintah.
16. Hari ini aku sangat bahagia karena aku bertemu dengan orang yang aku sayangi.
17. Agus tetap saja suka membolos padahal orang tuanya telah menghukum dirinya.
18. Pak guru tidak datang ke sekolah padahal dia telah berjanji untuk mengadakan ulangan hari ini.
19. Dewi sangat tidak menyukai buah durian padahal buah durian sangat enak rasanya.
20. Dedi hidup dengan penuh kesederhanaan padahal Dedi termasuk golongan orang kaya.
21. Para preman itu sangat mensia—siakan hidupnya padahal hidup hanya sekali.
22. Harimau sangat kuat dan berbahaya bahkan dia bisa menangkap musuhnya dalam gelap.
23. Anjar anak yang sangat pintar bahkan dia pernah mewakili Indonesia di olimpiade MTK.
24. Dwi anak yang rajin tetapi dia sangat nakal.
25. Hari ini ibu tidak memasak tetapi dia memberikan kita uang jajan lebih.
26. Paman memberikan aku uang yang banyak tetapi ibuku melarangnya.
27. Agus mengajak aku pergi ke pantai tetapi hari ini aku sibuk.

Baca Juga:  Contoh Karangan Eksposisi tentang Lingkungan

Demikianlah pengertian, ciri, dan contoh kalimat komplek. Nah, sudah jelas kan? Kalimat komplek adalah kalimat yang memiliki dua buah struktur kalimat yang dipisahkan oleh konjungsi. Oleh karena itu, kalimat komplek ini bisa disebut juga dengan kalimat majemu setara karena kedua buah struktur kalimat tersebut berkedudukan sederajat atau setara.