20 Contoh Majas Asosiasi dan Penjelasannya

20 Contoh Majas Asosiasi dan Penjelasannya – Majas Asosiasi merupakan ungkapan gaya bahasa yang melakukan perbandingan antara tujuan / ide / gagasan dengan suatu hal yang lain dalam sebuah kalimat. Ide / gagasan / tujuan tersebut diumpamakan atau disetarakan dengan sesuatu hal yang lain berdasarkan kesamaan fisik, karakter, dan sifat kedua hal tersebut. Majas ini digolongkan ke dalam majas perbandingan.

Majas Asosiasi dalam kalimat ditandai dengan penggunaan kata penghubung perbandingan berupa : seperti, ibarat, bagai, bagaikan, bak dan lain-lain.

Berikut beberapa contoh majas asosiasi dalam kalimat!

Contoh:

  1. Kata-kata kritikus itu begitu tajam bak pedang samurai, ketika ia mengkritisi sebuah film pada saat peluncuran film terbaru karya Sudiro Husodo malam tadi.

Penjelasan :

Pada contoh kalimat pertama kata-kata kritikus yang tajam dibandingkan dan diumpamakan dengan suatu hal yang lain berupa pedang samurai. Dua hal tersebut merupakan sesuatu yang berbeda, namun dalam kalimat majas asosiasi di atas, kata-kata kritikus yang mengkritik sebuah film tersebut digambarkan bagaikan pedang samurai sehingga terdapat kesan tersendiri dalam hal rasa dalam kalimat.

  1. Murid-murid TK Al Hasanah berbaris rapi seperti kawanan semut yang berjalan di dinding.
Baca Juga:  Susunan Sistem Saraf Pusat pada Manusia dan Fungsinya

Karakteristik majas Asosiasi terletak pada perbandingan antara maksud / tujuan atau gagasan dengan perumpamaan kata yang lain dalam hal karakter, sifat, bentuk, dan lain-lain. Misalnya, perhatikan contoh 2!

Sebuah deretan berbaris murid-murid TK Al Hasanah dibandingkan dan diumpamakan bagaikan kawanan semut yang berjalan di dinding. Perbandingan ini dilakukan dengan tujuan memadankan karakter semut yang berjalan dan berbaris rapi dengan murid-murid TK yang juga sedang berbaris. Dari kedua hal tersebut memiliki kesamaan sifat dan karakter, yakni kedua hal tersebut yang dapat berbaris dengan rapi.

Selanjutnya perhatikan contoh majas asosiasi dalam kalimat pada contoh 3 – 20 berikut!

  1. Sekolah Madrasah Tsanawiyah ini akan ditutub dan nasibnya seperti berada di ujung tanduk, karena kekurangan murid yang bersekolah di bangunan tua itu.
  2. Kedua saudara kembar itu begitu mirip bak pinang di belah dua.
  3. Meskipun Ardi tidak berpendidikan tinggi, namun ia memiliki tekad seperti bara api dalam hal berjuang demi keluarganya.
  4. Kamu begitu kurus sekali, bagaikan ranting kering di musim kemarau.
  5. Sepeda motor itu melaju kencang bagaikan kucing hutan.
  6. Masa lalu itu adalah pelajaran yang berharga bagaikan catatan buku sejarah yang sangat baik jika diambil hikmahnya.
  7. Teknologi informasi saat ini sangat mudah untuk didapatkan ibarat sarapan di pagi hari, informasi disajikan dalam bentuk yang ringkas dan mudah dicerna.
  8. Kekayaan alam Indonesia bagaikan kue berukuran besar yang menjadi rebutan bangsa lain sejak dahulu hingga sekarang.
  9. Warga negara Indonesia bagaikan anak ayam yang kelaparan di lumbung padi, miskin di negara yang kaya akan sumber daya alam.
  10. Naiknya harga sembako dan kebutuhan pokok lainnya berimbas pada naiknya biaya produksi industri kecil dan menengah, keadaan ini semakin sulit bagaikan bernafas di dalam air.
  11. Menyatukan mereka yang selalu saja tidak akur bagaikan menegakkan benang basah.
  12. Suami istri itu selalu saja bertengkar, mereka bagaikan kucing dan anjing.
  13. Kedua stasiun berita TV itu selalu saja saling kritik dan menjelekkan, mereka bagaikan air dan minyak.
  14. Rumput halaman rumah itu begitu bagus dan asri bak permadani hijau yang sangat indah.
  15. Semua yang engkau ceritakan hanyalah omong kosong seperti bagian dalam beduk masjid.
  16. Sekujur tubuhku seketika membeku seperti es batu ketika mendengar berita mengejutklan tentang kematian Bu Hastinah.
  17. Wajahnya begitu bersih dan meneduhkan bagaikan mata air pegunungan.
  18. Tulisanmu sangat tidak rapi seperti coretan-coretan tak bermakna.
Baca Juga:  Pengertian, Jenis, & Contoh Paragraf Induktif Lengkap